Anda di halaman 1dari 17

HARMONI KEWAJIBAN DAN HAK NEGARA DAN WARGA NEGARA

DALAM DEMOKRASI YANG BERSUMBU PADA KEDAULATAN


RAKYAT DAN MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT

Disusun oleh :
Dea Nur Amalia Secartini
Gusti Ayu Made Dwi Manggaraeni
Latar Belakang

 Bentuk keterikatan Negara dan Warga Negara :


Warga Negara memiliki hak dan kewajiban terhadap negara begitupun
sebaliknya
 Persoalan yang mendasar : Hak dan Kewajiban
Hak warga negara Kewajiban Negara

 Kesadaran akan hak dan kewajiban : Penting


 X Hak  Pihak lain untuk menyimpangkannya
 X Kewajiban Hak yang semestinya orang lain dapatkan dilanggar atau diabaikan
■ Argumen Tentang Dinamika Dan Tantangan Harmoni
Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara
Aturan Dasar Ihwal Pendidikan dan Kebudayaan, Serta Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi
1. 31 Ayat (1) UUD NRI 1945 Hak warga negara
– Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan

2. Pasal 32 UUD NRI 1945 tanpa ayat Kebudayaan nasional


- “Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia

Pasal 32, (1) “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia
dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai
budayanya”. (2) “Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya
nasional” (2 ayat)
Aturan Dasar Ihwal Perekonomian Nasional dan
Kesejahteraan Sosial

■ Bab XIV dengan judul Kesejahteraan Sosial dan terdiri atas 2 pasal, yaitu Pasal 33
dengan 3 ayat dan Pasal 34 tanpa ayat  Perekonomian Nasional

■ Judul bab menjadi Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Sosial, terdiri atas
dua pasal, yaitu Pasal 33 dengan 5 ayat dan Pasal 34 dengan 4 ayat. Adapun
ketentuan baru yang tercantum dalam Pasal 33 Ayat (4) UUD NRI 1945
menegaskan tentang prinsip-prinsip perekonomian nasional yang perlu
dicantumkan guna melengkapi ketentuan dalam Pasal 33 Ayat (1), (2), dan (3) UUD
NRI 1945, 34 memiliki 4 ayat
Aturan Dasar Ihwal Usaha Pertahanan dan Keamanan
Negara

– [Pasal 30 Ayat (1) UUD NRI 1945 ketentuan tentang pertahanan negara
menggunakan konsep pembelaan terhadap negara

Pasal 27 Ayat (3)


- Membela negara (Pengertian umum) – (27 Ayat 3)

- Penerapannya ( 30 ayat 1) : ‘memberikan hak dan kewajiban kepada warga


negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.  30 ayat 2
Aturan Dasar Ihwal Hak dan Kewajiban Asasi Manusia

■ UUD NRI 1945 hanya berkutat pada pasal 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, dan 34 Hak
dasar warga negara
– Setelah amandemen Ke -4

■ judul Hak Asasi Manusia (HAM) , selain itu : kewajiban asasi manusia.
■ Mendeskripsikan Esensi dan Urgensi Harmoni Kewajiban
dan Hak Negara dan Warga Negara
■ Mendeskripsikan Esensi dan Urgensi Harmoni Kewajiban
dan Hak Negara dan Warga Negara

Pendidikan
Agama dan
Kebudayaan

Perekonomian
Pertahanan
Nasional dan
dan
Kesejahteraan
Keamanan
Rakyat
(1) Negara berdasar
Agama atas Ketuhanan
Yang Maha Esa.
(2) Negara
menjamin
Indonesia percaya
Zaman kemerdekaan
kepada Tuhan Yang tiap-tiap
Prasejarah
Maha Esa penduduk untuk
memeluk
agamanya
Ketentuan mengenai masing-masing
Zaman Modern agama diatur dalam UUD dan untuk
beribadat
NRI 1945 Pasal 29
menurut
agamanya dan
kepercayaannya
Dipertegas dalam itu.
UUD NRI 1945 Pasal
“Setiap orang bebas memeluk agama dan
28 beribadat menurut agamanya, memilih
pendidikan dan pengajaran, memilih
kewarganegaraan, memilih tempat tinggal
di wilayah negara dan meninggalkannya,
serta berhak kembali.”
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai basis dari
sila-sila Pancasila yang bersifat primer.
Pendidikan dan Kebudayaan

Pendidikan Kebudayaan

Saling berkolerasi

Tujuan Pendidikan Nasional

UU NRI 1945 Pasal 31 Ayat (3)

“Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan


nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan
undang-undang”
Perekonomian Nasional dan
Kesejahteraan Rakyat

Pasal 33 Ayat (1) UUD NRI 1945 tentang Asas kekeluargaan


Asas Perekonomian Nasional

Kerjasama yang dilakukan


lebih dari seorang dalam
menyelesaikan pekerjaan,
baik untuk kepentingan
pribadi maupun umum.

Tujuan: agar pekerjaan cepat selesai dan hasil


memuaskan
Penerapan asas kekeluargaan 
sistem ekonomi kerakyatan

Hak dan Kewajiban warga negara


melalui pembayaran pajak dan
manfaat yang diterima
Pertahanan dan Keamanan

Pasal 30 Ayat (2) UUD NRI 1945

Tugas pokok dan fungsi TNI diatur dalam


UU No. 34 Tahun 2004

Usaha pertahanan dan keamanan rakyat


semesta (Sishankamrata) oleh TNI dan
Polri, sebagai komponen utama, dan rakyat
sebagai kekuatan pendukung

Tugas pokok dan fungsi Polri diatur dalam


UU No. 2 Tahun 2002
KESIMPULAN
TERIMA KASIH