Anda di halaman 1dari 6

KIMIA ANALISA INSTRUMEN

KELOMPOK 3
Nama Kelompok :
1. Citriya Nada
2. Dian Ayu Prastika
3. Ekye Nurlaylati M.
4. Ima Maslahatul U.
5. Keke Aninadah
6. Regita Anggia Ning T.
ELEKTRODA PEMBANDING

Di dalam beberapa penggunaan analisis elektrokimia,


diperlukan suatu elektroda dengan harga potensial setengah sel yang
diketahui, konstan, dan sama sekali tidak peka terhadap komposisi
larutan yang sedang diselidiki. Suatu elektroda yang memenuhi
persyaratan diatas disebut elektroda pembanding (Refference
electrode). Ada 2 jenis elektroda pembanding yang akan diuraikan
sebagai berikut :

a. Elektroda Pembanding Primer


Contoh dari elektroda jenis ini adalah elektroda hidrogen
standar. Elekltroda ini terbuat dari platina hitam agar penyerapan gas
hidrogen pada permukaan elektroda dapat terjadi secara maksimal,
sehingga reaksi
H2 <====> 2 H+ + 2 e
Dapat berlangsung dengan cepat dan reversible. Potensial
setengah sel dari elektroda pembanding primer adalah nol volt.
Elektroda standar hidrogen jarang digunakan dalam proses
analisis, tetapi hal ini penting karena elektroda standart yang
digunakan untuk menentukan standart potensial sel pada
standart setengah sel elektrokimia.

b. Elektroda Pembanding Sekunder


Elektroda standart sekunder adalal elektroda yang sering
digunakan dan banyak terdapat di pasar,karena penggunaannya
yang lebih praktis. Ada dua macam elektroda standart sekunder
yaitu elektroda kalomel dan elektroda perak / perak klorida.
1). Elektroda Kalomel
elektroda pembanding ini banyak digunakan. Elektroda
ini terdiri dari logam raksa yang dicampur dengan kalomel dan
dilindungi terhadap larutan kalium klorida.
pada lapisan raksa tertanam kawat platina untuk mengalirkan
arus. Larutaan kalium klorida dihubungkan dengan larutan
yang hendak dianalisis melalui gelas berpori.
Potensial proses elektroda :

Hg₂Cl₂ + 2e 2Hg⁺ + 2Cl⁻


2). Elektroda Perak – perak Klorida

Elektroda pembanding yang mirip dengan elektroda


calomel,terdiri dari suatu elektroda perak yang dicelupkan kedalam
larutan KCI yang dijenuhkan dengan AgCI. Jika dibandingkan
dengan elektroda kalomel, elektroda perak lebih unggul dalam
temperatur yang tinggi. Namun, elektroda perak/perak klorida
mempunyai kecenderungan untuk bereaksi dengan larutan
membentuk kompleks perak yang tidak larut yang memungkinkan
menyumbat jembatan garam yang menghubungkan larutan dan
elektroda. Potensial elektroda pembanding ini terjadi melalui proses
elektroda :

AgCl Ag⁺ + Cl⁻


TERIMAKASIH