Anda di halaman 1dari 19

Pengujian Signal Strength

Pada Area Outdoor dan


Indoor
Suherman
(1452500125)
Pengukuran RF Signal Strength

Pengukuran Radio Frequency (RF) pada LTE ditentukan oleh 3GPP yaitu RSRP
(Reference Signal Received Power) dan RSRQ (Reference Signal Received
Quality).
RSRP adalah power rata-rata pada resource element yang membawa reference
signal dalam subcarrier. UE (User Equipment) mengukur power dari banyak
resource element yang digunakan untuk membawa reference signal kemudian
dihitung rata-rata-nya dalam satu bandwidth
RSRQ didefinisikan sebagai rasio antara jumlah N RSRP terhadap RSSI
(Received Signal Strength Indication). Atau biasa ditulis RSRQ = N x RSRP /
RSSI. RSSI mengukur power bandwidth termasuk serving cell power, noise, dan
interference power
Pengujian Jaringan Outdoor

Pengujian Jaringan Outdoor dilakukan pada 5 tempat yang berbeda dengan


mempergunakan jaringan operator 3 (three).
 Taman Kota 1, BSD
 Living World, Alam Sutera
 Graha Raya, Bintaro
 Area Parkir Bintaro Exchange
 Area Parkir Carrefour Ciputat
Taman Kota 1, BSD

Berdasarkan hasil pengujian


dapat terlihat bahwa signal
strength yang diterima bernilai -
101 dBm.
Lingkungan pada kondisi
pengujian adalah berada pada
wilayah dengan cukup banyak
pohon tinggi yang menutupi.
Living World, Alam Sutera

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength
yang diterima bernilai -104 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah
dengan konsentrasi bangunan
cukup banyak dibagian kanan dan
kiri lokasi pengujian. Keberadaan
bangunan diduga menghalangi line
of sight pada proses pengujian.
Graha Raya, Bintaro

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -96 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah
terbuka dengan minim penghalang,
baik berupa bangunan maupun
pepohonan.
Area Parkir Bintaro Exchange

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -97 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah terbuka
dengan minim penghalang, tetapi
memiliki area dengan pohon yang
tidak terlalu tinggi.
Area Parkir Carrefour Ciputat

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -86 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah terbuka
dengan minim penghalang, baik
berupa gedung maupun pepohonan
Pengujian Jaringan Indoor

Pengujian Jaringan Indoor dilakukan pada 5 tempat dengan ketinggian yang


berbeda dengan mempergunakan jaringan operator 3 (three).
 Bintaro Exchange LG
 Bintaro Exchange G
 Bintaro Exchange 1F
 Bintaro Exchange 2F
 Bintaro Exchange 3F
Bintaro Exchange LG

Berdasarkan hasil pengujian


dapat terlihat bahwa signal
strength yang diterima bernilai -
119 dBm.
Lingkungan pada kondisi
pengujian adalah berada pada
wilayah underground atau berada
dibawah gedung.
Bintaro Exchange G

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -114 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah
ground atau sama dengan
permukaan tanah pengujian
outdoor.
Bintaro Exchange 1F

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -112 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah 1
tingkat diatas ground atau
berketinggian diatas permukaan
tanah.
Bintaro Exchange 2F

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -110 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah 2
tingkat diatas ground atau
berketinggian diatas permukaan
tanah.
Bintaro Exchange 3F

Berdasarkan hasil pengujian dapat


terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -100 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah 3 tingkat
diatas ground atau berketinggian
diatas permukaan tanah.
Analisis Signal Outdoor

Berdasarkan Pengujian Outdoor didapatkan data sebagai berikut :

No. Kuat Karakteristik Lokasi Pengujian


Sinyal
(dBm)
1 -101 Terdapat pepohonan tinggi
2 -104 Terdapat bangunan tinggi
3 -96 Wilayah terbuka
4 -97 Wilayah terbuka dengan sedikit pepohonan
5 -86 Wilayah Terbuka
Dengan mengabaikan faktor jarak dari tower cell ke user equipment
dapat terlihat perubahan yang terjadi karena dipengaruhi factor
lingkungan semata.
Ketika pengukuran dilakukan pada wilayah dengan kondisi ruang terbuka
yang maka dapat dianggap user equipment mendapat LOS dari tower cell
sehingga kuat sinyal yang diterima menjadi lebih kuat dibandingkan
dengan wilayah yang terganggu LOS antara tower cell dengan user
equipment.
Analisis Signal Indoor

Berdasarkan Pengujian Indoor didapatkan data sebagai berikut :

No. Kuat Sinyal Tingkat Ketinggian


(dBm)
1 -119 Dibawah permukaan tanah
2 -114 Pada permukaan tanah
3 -112 Diatas permukaan tanah
4 -110 Diatas permukaan tanah dengan ketinggian
2x
5 -100 Diatas permukaan tanah dengan ketinggian
3x
Dengan mengabaikan faktor lingkungan user equipment dapat terlihat
perubahan yang terjadi karena dipengaruhi factor ketinggian user equipment
terhadap tower cell.
Ketika pengukuran dilakukan dengan ketinggian yang semakin tinggi maka
sinyal yang diterima semakin baik ( ketinggian pengukuran belum melebihi
ketinggian tower cell ). Pada pengukuran dapat dianggap bahwa ketinggian
pada pengujian user equipment belum melebihi ketinggian dari tower cell.
Hal ini dapat terlihat dari perubahan kekuatan sinyal dimana belum terjadi
penurunan nilai kekuatan sinyal kembali. Dengan menganggap pola radiasi
dari tower cell adalah bola sempurna maka ketika ketinggian dari user
equipment telah melebihi ketinggian dari tower cell kekuatan dari sinyal
akan kembali turun.