Anda di halaman 1dari 18

Eko Bastianto

1152510341
Universitas Budi Luhur
Pengukuran Radio Frequency (RF) pada LTE ditentukan oleh 3GPP yaitu RSRP
(Reference Signal Received Power) dan RSRQ (Reference Signal Received Quality).
RSRP adalah power rata-rata pada resource element yang membawa reference signal
dalam subcarrier. UE (User Equipment) mengukur power dari banyak resource
element yang digunakan untuk membawa reference signal kemudian dihitung rata-
rata-nya dalam satu bandwidth
RSRQ didefinisikan sebagai rasio antara jumlah N RSRP terhadap RSSI (Received
Signal Strength Indication). Atau biasa ditulis RSRQ = N x RSRP / RSSI. RSSI
mengukur power bandwidth termasuk serving cell power, noise, dan interference
power
 INDOOR
1. LANTAI UG
2. LANTAI GF
3. LANTAI LG
4. ICHIBAN SUSHI
5. TOILET GF
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -77 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada di lantai atas dan
kepadatan pertokoan yang tidak
terlalu padat.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -81 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada di lantai dasar dan
kepadatan outlet sangat sedikit, jadi
lebih lapang.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -80 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada di lantai bawah dan
kepadatan outlet dan booth sangat
padat.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -101 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada di lantai 1, di dalam
sebuah rumah makan yang posisi
outlet sedikit agak ke dalam.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -96 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada di lantai dasar dan
posisi toilet di pingir jalan.
 OUTDOOR
1. PINTU AXA MANDIRI
2. PINTU UTAMA
3. PINTU AIR MANCUR
4. LOADING BARANG
5. PARKIR MOTOR MALL
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -104 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah dengan
cukup terbuka, akan tetapi terdapat
jembatan layang yang besar di
depannya.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -98 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah terbuka.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -99 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah terbuka,
akan tetapi posisi pintu air mancur ini
sebagian tertutup gedung.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -100 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah terbuka,
namun wilayah ini hampir 60% tertutup
tembok-tembok pembatas.
Berdasarkan hasil pengujian dapat
terlihat bahwa signal strength yang
diterima bernilai -81 dBm.
Lingkungan pada kondisi pengujian
adalah berada pada wilayah sangat
terbuka dan disekelilingnya terdapat
bebrapa gedung tinggi.
Berdasarkan Pengujian Indoor didapatkan data sebagai berikut :

No Nama Tempat Kuat Sinyal (dBm) Karakteristik


Lokasi Pengujian
1 Lantai UG -77 Diatas permukaan tanah
2 Lantai GF -81 Pada permukaan tanah
3 Lantai LG -80 Dibawah permukaan tanah
4 Ichiban Sushi (Lt. 1) -101 Diatas permukaan tanah (Lt. 1)
5 Toilet GF -96 Pada permukaan tanah
 Dari hasil data yang didapat, terlihat bahwa pengukuran sinyal strength pada area
indoor berpengaruh pada padat nya outlet-outlet atau pertokoan yang berada di
area tersebut.
Semakin sedikit outlet-outlet atau pertokoan yang berada di area tersebut, maka
semakin bagus sinyal strength pada area tersebut.
Sedangkan, semakin banyak atau padat outlet-outlet atau pertokoan yang berada
di area tersebut, maka semakin buruk sinyal strength pada area tersebut.
Berdasarkan Pengujian Outdoor didapatkan data sebagai berikut :

No Nama Tempat Kuat Sinyal (dBm) Karakteristik


Lokasi Pengujian
1 Pintu AXA Mandiri -104 Didepan area terdapat jembatan
2 Pintu Utama -98 Area luas tanpan halangan
3 Pintu Air Mancur -99 Area luas, tetapi agak tertutup
4 Loading Barang -100 Area luas, tetapi 60% area
tertutup
5 Parkir Motor Mall -81 Area luas, akan tetapi
disekitarnya terdapat beberapa
gedung tinggi
 Dari hasil data yang didapat, terlihat bahwa pengukuran sinyal strength pada area
outdoor berpengaruh pada lokasi yang wilayah atau area tersebut dikelilingi
tembok, bangunan, atau gedung-gedung tinggi.
Semakin sedikit halangan tembok, bangunan, atau gedung-gedung tinggi yang
berada di area tersebut, maka semakin bagus sinyal strength pada area tersebut.
Sedangkan, semakin banyak halangan tembok, bangunan, atau gedung-gedung
tinggi yang berada di area tersebut, maka semakin bagus sinyal strength pada
area tersebut.