Anda di halaman 1dari 19

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

Ns. MOH HENDRA SETIA LESMANA, S.Kep


PENGERTIAN
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur
yang dibutuhkan oleh manusia dalam
mempertahankan keseimbangan fisiologis
maupun psikologis, yang bertujuan untuk
mempertahankan kehidupan dan kesehatan.
1.TEORI KEBUTUHAN HIERARKI
MASLOW

Pada tahun 1970 Maslow mengungkapkan bahwa


terdapat lima hierarkie kebutuhan dasar manusia
(five hierarchy of needs ), yaitu kebutuhan
fisiologis; kebutuhan keselamatan dan keamanan;
kebutuhan mencintai dan dicintai; kebutuhan
harga diri; serta kebutuha aktualisasi diri.
Pemenuhan Kebutuhan Didorong 2 Hal

 motivasi kekurangan ( deficiency motivation )


 motivasi pertumbuhan/perkembangan ( growth
motivation ).
HIERARKI MASLOW
2.TEORI HENDERSON
 Bernafas secara normal
 Makan dan minum yang cukup
 Membuang kotoran tubuh
 Bergerak menjaga posisi yang diinginkan
 Tidur dan istirahat
 Memilih pakaian yang sesuai
 Menjaga suhu badan tetap dalam batas normal dengan
menyesuaikan pakaian dan mengubah lingkungannya
 Menjaga tubuh tetap bersih dan terawatt dengan baik dan
melindungi integument
 Mennghindari dari bahaya dalam lingkungan dan yang bisa melukai
 Berkomunikasi dengan orang lain dalam mengungkapkan emosi,
kebutuhan, rasa takut atau pendapat-pendapat
 Beribadah sesuai keyakinan seseorang
 Bekerja dengan suatu cara yang mengandung prestasi
 Bermain atau terlibat dalam beragam bentuk kreasi
 Belajar, mengetahui, atau memuaskan, rasa penasaranm yang
menuntun pada perkembangan normal dan kesehatan serta
menggunakan fasilitas-fasilitas kesehatan yang tersedia.
3. TEORI GORDON
 1 Pola Persepsi-Managemen Kesehatan
 2 Pola Nurtisi –Metabolik
 3. Pola Eliminasi
 4.Pola Latihan-Aktivitas
 5. Pola Kognitif Perseptual
 6. Pola Istirahat-Tidur
 7. Pola Konsep Diri-persepsi Diri
 8 . Pola Peran dan Hubungan
 9 Pola Reproduksi/Seksual
 10 Pola Pertahanan Diri (Coping-Toleransi Stres )
 11. Pola Keyakinan Dan Nilai
ELIMINASI URIN
adalah proses pengosongan kandung kemih bila kandung
kemih terisi.

2 langkah utama :
- Pengisian kandung kemih secara progresif
- Timbul refleks saraf untuk miksi (reflek berkemih). Pusat
pengaturan medula spinal namun bisa juga dihambat atau
ditimbulkan oleh kortek serebri.
faktor yang mempengaruhi dalam eliminasi urin:
a. Ginjal
b. Saluran berkemih
c. Diet dan asupan
d. Respon terhadap relfek berkemih.
e. Stress
Gangguan Eliminasi Urin
1. Retensi Urine
2. Inkontinensia urin
3. Enuresis (mengompol)
4. Perubahan pola eliminasi urin (sumbatan, kerusakan
motorik, infeksi, dan pengobatan)
Tindakan Keperawatan
a. Pengumpulan urin untuk bahan pemeriksaan.
b. Memfasilitasi buang air kecil dengan menggunakan urinal
c. Perawatan kateter menetap
d. Pelepasan kateter
DEFEKASI
Pengeluaran feses dari rektum dan anus (Bowel
Movement). Sensasi defekasi dirasakan ketika gelombang
peristaltik mendorong feses ke kolon sigmoid dan
rektum, kemudian saraf sensori dalam rektum
dirangsangsang dan individu menjadi sadar terhadap
kebutuhan untuk defekasi.
Konsistensi dalam feses
 Air
 Bakteri yang umumnya sudah mati
 Lapisan epitelium dari usus
 Sebagian lemak dan bahan makanan kasar yang tidak dicerna
 Sejumlah kecil protein
Faktor yang mempengaruhi defekasi
 Usia
 Diet
 Asupan cairan
 Aktivitas
 Pengobatan
 Gaya hidup
 Penyakit
 Nyeri
 Kerusakan sensorik dan motorik
Gangguan atau masalah eliminasi
defekasi
a. Konstipasi
b. Diare
c. Inkontinensia alvi
d. Kembung
e. Hemoroid
f. Impaksi fekal (feses keras dilipatan rektum akibat retensi
dan akumulasi feses yang berkepanjangan)
Tindakan keperawatan
a. Menyiapkan feses untuk bahan pemeriksaan
b. Menolong buang air besar dengan menggunakan pispot
c. Memberikan huknah
d. Memberikan gliserin (pasien sembelit untuk meningkatkan
peristaltik)
SEMOGA SUKSES 