Anda di halaman 1dari 18

ANALISIS

INVESTASI
PUBLIK
Novinooratiqah (15102057)
Putri Larastika R (15102102)
Amelia Aski Y. (15102191)
Anggie Rahayu (16102001)
TOPIK MATERI

2 5
1 4
PENENTUAN TEKNIK DASAR
KEBUTUHAN PENILAIAN INVESTASI
PROGRAM INVESTSI PUBLIK
3 FAKTOR-FAKTOR PUBLIK
YANG
INVESTASI PUBLIK
MEMPENGARUHI
ASPEK KELAYAKAN INVESTASI PUBLIK
INVESTASI
PROGRAM INVESTASI PUBLIK
Menjalankan
Fungsi Pelayanan
Pemerintah
Masyarakat

Masalah
Berkaitan Pengambilan
Pengangga- Keputusan
ran modal/ Investasi
investasi Sektor
Publik
MASALAH DALAM PROGRAM
INVESTASI PUBLIK

Di kebanyakan negara
berkembang, anggaran  Memastikan bahwa program investasi publik yang
pembangunan dan diajukan merupakan program yang komprehensif
anggaran rutin di-
pisahkan. Ditujukan  Memperkirakan pengeluaran yang dibutuhkan di
untuk mengintegrasikan masa yang akan datang
kebijakan dengan
pengeluaran  Mengevaluasi relevansi proyek-proyek yang ada
manajemen. Dalam  Mengembangkan analisis dan perencanaan untuk
praktiknya terdapat pengeluaran investasi dan pengeluaran rutin
permasalahan yang sulit
diselesaikan, di
antaranya adalah.
PENENTUAN KEBUTUHAN
INVESTASI PUBLIK
Beberapa cara dalam menggolongkan usul-usul investasi

INVESTASI PENGGANTIAN
Terkait dengan umur ekonomis dan teknis. Apabila masa
manfaatnya sudah habis maka diperlukan penggantian
investasi.

INVESTASI PENAMBAHAN KAPASITAS

Terkait tuntutan peningkatan cakupan layanan.

INVESTASI BARU
Investasi yang Betul-betul baru belum ada sebelumnya, oleh
karena itu harus dianalisis secara teknis, ekonomi, sosial-
budaya, dan distribusi
ASPEK KELAYAKAN BISNIS

ASPEK SOSIAL DAN ASPEK EKONOMI DAN


ASPEK TEKNIS BUDAYA FINANSIAL ASPEK DISTRIBUSI

1 2 3 4

Jika usulan investasi Aspek sosial dan Kontribusi investasi keputusan yang perlu
tidak layak secara budaya merupakan terhadap dikaitkan dengan
teknis, maka aspek legal dan pembagunan masalah distribusi
menduduki prioritas lingkungan. Maka perekonomian, dan pelayanan publik
pertama untuk suatu proyek besarnya biaya utk secara adil dan merata.
ditolak investasi dapat investasi. Untuk itu perlu diketahui
dilakukan apabila siapa yang akan
telah memenuhi menerima manfaat atau
aspek legalitas dan keuntungan yang
aspek lingkungan dihasilkan dari proyek
yang merugikan. investasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI INVESTASI PUBLIK

Discount Rate of Risk and Capital


Rate Inflation Uncertainty Rationing

Merefleksikan rate Inflasi yang Required rate Masalah


of return yang tinggi of return akan ketersediaan
diperoleh dengan menyebabkan semakin tinggi dana untuk
rate of risk required rate of jika risiko melakukan
tertentu return semakin investasi naik investasi
tinggi
FAKTOR TAMBAHAN UNTUK
ORGANISASI PUBLIK
Government Debt Rate;

jumlah yang harus dibayarkan sehubungan dengan perolehan sumber pembiayaan di luar
pajak, seperti utang luar negeri dan obligasi pemerintah yaitu berupa bunga dan pokok utang

Social Opportunity Cost Rate

bahwa proyek pemerintah harus dapat menghasilkan tingkat keuntungan (return) yang minimal sama
dengan tingkat keuntungan proyek sektor swasta dengan penggunaan dana yang sama

Social Time Preference Rate;

merefleksikan tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh masyarakat jika menunda konsumsi saat ini
untuk kepentingan konsumsi di masa depan
TEKNIK DASAR PENILAIAN
INVESTASI

 Identifikasi kebutuhan investasi yang mungkin dilakukan


 Menetapkan social cost and benefit dari proyek yang akan
dilaksanakan
 Menghitung cost and benefit dalam rupiah, misalnya dengan
menggunakan cost-effectiveness analysis
 Memilih proyek yang memiliki manfaat terbesar dan
efektivitas biaya yang tinggi
TEKNIK PENILAIAN INVESTASI

Metode tradisional yang sering Metode penilaian investasi


digunakan dengan menggunakan
 tingkat pengembalian modal discounted cash flow, antara lain
yang diinvestasikan  Net Present value (NPV)
(accounting rate of return on  Internal rate of return (IRR)
capital employed-ROCE)
 payback period (PP).
METODE TRADISIONAL
Accounting Rate of Return on Capital Employed
(ROCE)

Laba Akuntansi
Jumlah Modal yang Diinvestasikan

Masalah dalam penggunaan metode ROCE:


1. Penghitungan angka akuntansi didasarkan pada konsep akuntansi akrual
memasukkan item-item bukan kas

2. ROCE hanya mengukur periode tunggal tanpa memperhitungkan nilai


waktu uang (time value of money)
METODE TRADISIONAL

ANALISIS PAYBACK PERIOD

Investasi Awal
Payback Period =
Keuntungan Tahunan

Kelemahan Payback Period :


mengabaikan penerimaan-penerimaan investasi atau proceeds yang
diperoleh setelah payback period tercapai
mengabaikan nilai waktu uang
tidak dapat digunakan untuk pengambilan keputusan invstasi yang
bersifat mutually exclusive
METODE ALIRAN KAS YANG DI
DISKONTOKAN

NET PRESENT VALUE

Proyek yang memberikan nilai NPV positif adalah proyek yang memiliki prioritas
untuk diterima dan proyek yang nilai NPV-nya negatif adalah proyek yang harus
ditolak

NPV A= CFo + CF1 + CF2 + CF3 + ... + CFn


(1  i) (1  i) 2
(1  i) 3
(1  i) n
TEKNIK PENILAIAN INVESTASI

Selain itu untuk menganalisis usulan investasi


publik, dapat menggunakan beberapa alat
analisis lainnya yang biasa digunakan untuk
menilai kelayakan suatu proyek pada sektor
swasta, yaitu
Net Present Benefits (NPB)

Analisis biaya manfaat (Cost Benefit Analysis)

Analisis Efektivitas Biaya (Cost-Effectiveness Analysis)


Net Present Benefits (NPB)

Net Present Benefits (Manfaat Bersih Sekarang) merupakan nilai


bersih suatu proyek setelah dikurangi seluruh biaya pada satu tahun
anggaran tertentu dari keuntungan atau manfaat yang diterima pada
tahun yang bersangkutan dan didiskontokan dengan tingkat bunga
yang berlaku.
Cost Benefit Analysis
Metode cost benefit analysis (CBA) atau benefit cost ratio merupakan
cara mengevaluasi suatu proyek dengan membandingkan nilai
sekarang (present value) dari seluruh manfaat/ keuntungan yang
diperoleh dengan nilai sekarang dari seluruh biaya proyek tersebut

LANGKAH DALAM MELAKUKAN COST BENEFIT ANALYSIS:


Memutuskan biaya dan manfaat apa saja yang akan dimasukkan
Mengukur dan mengevaluasi biaya dan manfaat
Timing dan aliran biaya dan manfaat
Cost-Effectiveness Analysis
Analisis efektivitas biaya dilakukan karena terdapat kesulitan dalam
menghitung biaya dan manfaat yang dapat dikuantifikasi, baik dimasa
sekarang maupun di masa yang akan datang atas suatu proyek dengan
pengaruh atau dampak yang tidak dapat dikuantifikasikan, namun tidak dinilai
TAHAPAN DALAM MELAKUKAN COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS:
Menentukan jumlah dan waktu atas semua biaya modal
Membuat estimasi biaya yang akan terjadi (running cost ) selama umur yang diharapkan dari suatu
proyek
Membuat estimasi output terukur selama umur yang diharapkan dari suatu proyek
Membuat estimasi pengaruh biaya dan pendapatan atas aktivitas yang dilakukan
Mendiskontokan biaya dan manfaat yang dapat diukur untuk memungkinkan melakukan
perbandingan
Menjelaskan secara realistis mengenai kemungkinan adanya biaya-biaya dan manfaat yang tidak
dapat dikuantifikasi
That’s all. Thank you! 
Any Questions?