Anda di halaman 1dari 15

REFERAT

BRONKHITIS

Disusun oleh:
Mira Candra Karuniawati, S.Ked
J510165010
BRONKITIS BATUK + SPUTUM

DEFINISI :
Bronkitis adalah penyakit respiratorius di mana membran mukosa pada
jalur bronkus di paru-paru mengalami inflamasi.
KLASIFIKASI

Bronkhitis akut
•Bronkitis akut biasanya terjadi dalam waktu yang
cepat (kurang dari 3 minggu) dan membaik dalam
beberapa minggu.

Bronkhitis Kronis
•Secara klinis didefinisikan sebagai batuk harian
dengan produksi sputum selama paling kurang
selama 3 bulan dalam periode waktu 2 tahun.
ETIOLOGI
 Virus > 90% dari semua kasus bronkitis akut
 Jamur
 Bakteri (Clamydia pneumonia, Streptococcus pneumonia, Moraxella catarrhalis,
Bordetella pertussis pada anak yang tidak di vasin)
MANIFESTASI KLINIS
• Batuk (berdahak atau pun tidak berdahak)
• Sesak napas, rasa berat bernapas
• Bunyi napas mengi atau ngik
• Rasa tidak nyaman di dada atau sakit dada
• Demam ringan
Selama episode bronkitis akut,
jaringan yang melapisi lumen
bronkus megalami iritasi dan
membran mukosa menjadi
hiperemis dan edema sehingga
mengganggu fungsi mukosiliar
bronkus. Akibatnya, saluran nafas
menjadi menjadi sempit akibat
debris dan proses inflamasi.
Respon akibat produksi mukus yang
banyak ini akhirnya ditandai dengan
batuk produktif
PENEGAKAN DIAGNOSIS
Anamnesis
 Adanya riwayat batuk disertai dahak, kemudin ditemukan waktu dari semua gejala
untuk menentukan jenis bronkhitis akut atau kronis

Pemeriksaan Fisik
 Pada pemeriksaan fisik yang didapatkan tidak khas, bisa juga rhonki basah dan
juga wheezing

Tes Faal Paru dengan spirometri

VC : dapat normal/turun

FEV1 : Normal/turun
GAMBARAN RADIOLOGI BRONKITIS AKUT
Radang akut bronkus berhubungan dengan infeksi saluran nafas bagian atas.
Penyakit ini biasanya tidak hebat dan tidak ditemukan komplikasi. Juga tidak
terdapat gambaran roentgen yang positif pada keadaan ini. Tetapi foto roentgen
berguna jika ada komplikasi pneumonitis pada penderita dengan infeksi akut
saluran nafas.
Perbandingan gambaran radiologi
antara bronkitis akut dan kronik
a. Bronkitis akut dicirikan dengan
pengaburan dari dilatasi pembuluh
darah sentral yang hiperemis (1),
bayangan interstisial difus (2), dan
terkadang obstruksi perifer (3).
b. Bronkitis kronis dicirikan termasuk
interstisial difus (4), bayangan
peribronkial dimana termasuk
bayangan “tramline”(5), pulmonary
arterial hypertension (6), dan
pembesaran bagian jantung kanan
(7), dengan emphysematous barrel
chest (8).
Pasien yang sama setelah 6 bulan
Temun awal pada rontgen toraks pre- kemudian. Temuan klinis batuk pada
operatif seorang wanita usia 73 tahun. pasien namun pada pasien ini
Tampak gambaran torak normal ditemukan hiperemia sentral yang
signifikan dan bayangan interstisial
yang difus konsisten dengan bronkitis
akut
DIAGNOSA BANDING
Bronkiektasis
Asma bronkial
TB Paru
PENATALAKSANAAN
Pengobatan konservatif
Pengelolaan umum, meliputi :

1. Menciptakan lingkungan yang baik dan tepat bagi pasien


2. Memperbaiki drainase sekret bronkus
3. Mengontrol infeksi saluran napas
4. Berhenti merokok
Pengobatan Khusus
Pemberian oksigen yang cukup
Bronkodilator
Antibiotik sesuai agen penyebab infeksi
TERIMA KASIH