Anda di halaman 1dari 16

Infeksi Saluran Kemih pada Bayi

Alfia Lania Sinta Hosio 102011094


Erwin Ramandei 102012301
Diana Anisa 102013060
Ricky Djunaedi 102014008
Retty Tonapa 102014121
Stephanus Thendean 102014159
Christanti Elliavani 102014212
Yohana Boru Sidabalok 102014250
Skenario
Seorang bayi laki-laki berusia 6 bulan dibawa ibunya ke poliklinik
karena demam tinggi sejak 3 hari yang lalu. Anaknya rewel dan malas
minum susu.
Anamnesis
Keluhan Utama : demam, 3 hari yang lalu
Riwayat Penyakit Sekarang :
anak rewel dan malas minum susu
(-) batuk pilek
(-) cairan keluar dari telinga
(-) bercak-bercak kemerahan pada seluruh tubuh
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : -
Tingkat kesadaran : -
Ekspresi : Rewel
TTV
Inspeksi
Palpasi
Perkusi
Auskultasi
Pemeriksaan Penunjang
Urinalisis
1. warna urin kuning tua agak 8. keton (-)
keruh 9. darah samar (-)
2. leukosit esterase (+)
10. bilirubin (-)
3. nitrit (+)
4. urobilinogen 0,4 11. glukosa (-)
5. protein (+) 12. sedimen urin
6. pH 6,0 • leukosit 15-20/Lapang Pandang
7. berat jenis 1,030 Besar(LPB)
• eritrosit 1-0/LPB.
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Darah Lengkap
1. hemoglobin 14 g/dl 6. MCV 90fL
2. hematocrit 44% 7. MCHC 35%.
3. leukosit 20.000/ul 8. hitung jenis
4. Laju Endap Darah (LED) basofil 0
20mm
eosinofil 1
5. trombosit 385.000/ul
batang 8
6. eritrosit 5,5juta/ul
segmen 65
7. MCH 30pg
limfosit 25
monosit 1.
Diagnosis Kerja
• Dari anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang anak
laki-laki berusia 6 bulan di diagnosis terkena Infeksi Saluran Kemih
(ISK).
• ISK merupakan penyakit paling lazim pada anak-anak kedua setelah
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
• Infeksi dapat terjadi di sepanjang saluran genitourianaria.
Diagnosis Banding
Etiologi Gejala klinis

Infeksi Saluran Pernapasan Akut Virus (>90%), bakteri (Streptococcus Batuk, demam, pilek, anoreksia,
pneumonia, Streptococcus piogenes) malaise.

Otitis Media Infeksi atau inflamasi oleh karena seperti nyeri telinga (otalgia), rasa
bakteri penuh di telinga atau gangguan
dengar, demam, iritabilitas, letargi,
anoreksia, vomiting, hingga perforasi
membrana timpani, yang dapat
diikuti dengan drainase purulen.
Diagnosis Banding
Roseola infantum Virus herpes manusia 6 (HHV 6) demam tinggi selama 3 sampai 5
hari diikuti oleh keluarnya ruam
secara tiba-tiba setelah demam turun

Measles Morbillivirus dari family demam dan malaise, setelah itu


Paramiksovirus. diikuti oleh batuk, salesma, dan
konjungtivitis, bercak koplik

Hand Foot and Mouth disease Koksakivirus A16, A5, dan A10 demam disertai erupsi vesikular
yang terutama mengenai mukosa
bukal dan lidah dan ruam
makulopapular bisa terjadi ditangan
dan kaki, dan menjadi vesikel.
Etiologi
• Escherichia coli >80% dan 75% pada kasus berulang.
• Klebsiella banyak ditemukan pada neonatus.
• Proteus
• Pseudomonas aeruginosa
• Dan kuman gram (-) lainnya.
Epidemiologi
• Sekitar 8% anak perempuan dan 2% anak laki-laki pernah mengalami
ISK pada usia 11 tahun.
• Bayi neonatus 75-80% kasus adalah laki-laki
• Setelah 12 bulan prevalensi berubah menjadi anak perempuan > anak
laki-laki
Gejala Klinis
• Neonatus : demam, pertumbuhan terlambat, anoreksia, gangguan
emosi, rewel, muntah, kembung, sering terjadi sepsis karena
bacteremia.
• Anak-anak : dysuria, polakisuria, urgency, eneuresis nokturna/diurnal,
sakit pinggang, demam, nyeri CVA, hematuria makroskopik.
Patofisiologi
• Pada bayi/anak kecil, infeksi dapat terjadi secara ascending dari
bakteri yang ada pada tinja.
• Dengan adanya faktor virulensi bakteri (adhesi, phili, hemolisin ndan
resisten terhadap mek.imunitas) mempermudah bakteri untuk
berkolonisasi.
• Faktor hospes yang rentan (urethra pendek, striktur, fimosis,
neurologic bladder, dll)
Penatalaksanaan
• Antibiotika 7-14 hari
1. Amoksilin (pada anak kecil)
2. Bactrim (pada anak besar)
3. Sesuai dengan tes sensitifitas kultur
Prognosis
Jika penanganan yang cepat dan tepat maka kesembuhan dari ISK
tinggi, tetapi pada kasus yang tidak segera di obati akan mudah terkena
komplikasi yaitu bacteremia atau sepsis selain itu juga mudah terjadi
ISK residif.
Kesimpulan
Infeksi Saluran Kemih (ISK) dapat terjadi di sepanjang saluran
genitourianaria; uretra, kandung kemih, ureter, pelvis ginjal, atau
parenkim ginjal. Hal yang sangat penting untuk mendiagnosis ISK
adalah biakan yang menunjukan bakteri, jamur, virus dalam jumlah
yang bermakna. Escherichia coli merupakan organisme paling lazim
yang menyebabkan ISK, penanganan yang cepat dapat meminimalisir
komplikasi dari ISK.