Anda di halaman 1dari 19

Oleh :

IDA NURJANAH
NPM : 1614201120422

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
TAHUN 2017
BAB 1
PENDAHULUAN

Latar belakang WHO Indonesia Kalsel

STUDI 27-29 Desember


PENDAHULUAN 2016
RUMUSAN
MASALAH

Tujuan Umum
TUJUAN
PENELITIAN
Tujuan Khusus

Teoritis
MANFAAT
PENELITIAN

Praktis
1. Perawat
2. RSJ Sambang Lihum
3. Intitusi Pendidikan
4. Profesi Keperawatan
Penelitian Terkait

Amalia Laksmi Saraswati (2015)


Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Lama
Kerja Perawat Dengan Penerapan Prinsip
Enam Tepat Dalam Pemberian Obat Di
Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Dustira
Cimahi

Hanna Grace Kambuaya (2016)


Hubungan Tingkat Pendidikan Dan
Lamanya Kerja Dengan Kinerja Perawat
Di Rumah Sakit Umum Kabupaten
Sorong
BAB 2
TINJAUAN TEORI

Tingkat pendidikan adalah tahapan


Tingkat pendidikan yang di tetapkan berdasarkan
Pendidikan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan
yang akan dicapai dan kemauan yang
dikembangkan (Suhardjo, 2007).

Lama kerja adalah seseorang yang


mengalami pengalaman lapangan baik
pengalaman lapangan yang positif ataupun
Lama Kerja
negatif, yang akan menambahkan
kepekaannya terhadap masalah dibidangnya
(Notoatmodjo, 2010)

Halusinasi berbeda dengan ilusi, yang


Halusinasi merupakan persepsi yang salah, tentang
stimulus lingkungan aktual (Videbeck, 2008).
Kerangka Konsep

Tingkat Pendidikan
• D3
• D4
• S.kep Ns Kemampuan perawat
dalam merawat pasien
Lama Kerja halusinasi
• ≤ 3 tahun
• > 3 tahun

Hipotesis ?
BAB 3
METODOLOGI
PENELITIAN

Jenis
Penelitian Observasi

Desain Penelitian

Rancangan
Cross sectional
Penelitian
Definisi
Operasional
Variabe Definisi Parameter Alat Skal Hasil Ukur
l Operasional Ukur a
Variabel Jenjang pendidikan 1. D3 Kep Lembar Ordinal 1. Vokasional: D3, D4,
2. Profesional: S.Kep Ners
Bebas: Tingkat terakhir yang diselesaikan 2. D4 Kep dokumentasi
pendidikan oleh perawat 3. S. Kep. Ns
perawat
Variabel Lama kerja perawat 1. ≤ 3 tahun Lembar Nominal 1. Kerja Baru: ≤ 3 Tahun
2. Kerja Lama: > 3 Tahun
bebas: Lama bekerja di rumah sakit 2. > 3 tahun dokumentasi
kerja perawat jiwa dari awal bekerja
sampai dilakukanya
penelitian
Variabel Kemampuan perawat 1. Membantu pasien Lembar Nominal
1. Cukup: skor 0-12,5
terikat: dalam membantu pasien mengenali halusinasi observasi
2. Baik: skor 12,6-25
kemampuan mengontrol halusinasi 2. Mengajarkan pasien cara
merawat mengontrol halusinasi
pasien 3. Melatih pasien
Halusinasi beraktivitas secara
terjadwal
4. Melatih pasien
menggunakan obat secara
teratur
Populasi Sampel Sampling

79 66 Random Sampling
orang orang

RSJ Sambang Lihum


Tempat dan waktu
penelitian
7 Juni – 2 Juli
Data Dokumentasi

Alat Pengumpul data

Observasi

Primer

Jenis dan Sumber


Data

Sekunder
Teknik Analisis Data

Pengolahan Data Analisis data Univariat

Editing
Scoring
Coding Bivariat Chi Square
Tabulating
Cleaning
Etika Penelitian

1. Informed consent
2. Anonimity
3. Confidentility
Analisa Univariat

No. Tingkat Frekuensi Persentase


(orang) (%)
Pendidikan 1. 2

1. D3 Kep 53 80,3
2. S1 Kep & Ners 13 19,7
Jumlah 66 100,0
No Kemampuan Frekuensi Persentas
. (Orang) e
merawat
1. Cukup 37 56,1
2. Baik 29 43,9
Persentas Jumlah 66 100,0
Frekuensi
No. Lama Kerja (orang)
e
(%)
1. <3 tahun 20 30,3
2. > 3 tahun 46 69,7
Jumlah 66 100,0
Analisa Bivariat

No Tingkat Kemampuan Total


pendidika Merawat
n Cukup Baik
F % F % F %
1 D3 Kep 37 69, 16 30, 5 10
8 2 3 0
2 S1 Kep & Ns 0 0 13 100 1 10
3 0
Uji chi-square, =0,000 < α =0,05

No Lama Kemampuan Total


Kerja Merawat
Cukup Baik
F % F % F %
1 < 3 tahun 18 90 2 10 2 10
0 0
2 > 3 tahun 19 41, 27 58, 4 10
3 7 6 0
Uji chi-square, =0,000<0,05
PEMBAHASAN

Tingkat Pendidikan

Lama Kerja Perawat

Kemampuan merawat pasien


Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini hanya meneliti variabel tingkat


pendidikan dan lama kerja perawat tidak
semua faktor yang berhubungan dengan
kemampuan merawat diteliti. Keterbatasan
dalam metodelogi terdapat pada instrumen
dengan melakukan observasi satu kali
pengukuran saja pada setiap responden

Implikasi hasil penelitian dalam


keperawatan

Dengan penelitian ini bisa menjadi


masukan dalam dunia keperawatan
bahwa dengan pendidikan yang lebih
tinggi, dan pelatihan berpengaruh
terhadap cara memberikan perawatan
kepada pasien.
BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

Kemampuan merawat pasien halusinasi


di RSJD Sambang Lihum sebagian besar
perawat memiliki kemampuan cukup
sebanyak 56,1%.

Ada hubungan tingkat pendidikan


perawat dengan kemampuan merawat
klien halusinasi di RSJD Sambang Lihum

Ada hubungan lama kerja perawat


dengan kemampuan merawat klien
halusinasi di RSJD Sambang Lihum.
Perawat
Profesi
keperawat
RSJ an
Saran Sambang
Lihum Peneliti
selanjutny
Bagi a
institusi
pendidikan
Billahi fii sabilil haq, fastabiqul khairat
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh

TERIMA
KASIH