Anda di halaman 1dari 30

SISTEM PENERANGAN

JURUSAN TSM
Tujuan Pelajaran
Setelah mempelajari KK ini, siswa dapat:
1. Mengidentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen
pada sepeda motor
2. Merangkai rangkaian lampu kota
3. Merangkai rangkaian lampu kepala
4. Merangkai rangkaian lampu tanda belok.
5. Merangkai rangkaian klakson, rem, indikator
pelampung, indikator percepatan, meter
kombinasi.
6. Melakukan diagnosis gangguan
7. Melakukan perbaikan kerusakan pada rangkaian
SIMBOL KELISTRIKAN
SIMBOL KELISTRIKAN
WA
RNA
KAB
EL
WARNA KABEL SEPEDA
MOTOR HONDA
KODE TERMINAL SAKLAR
RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA

e
+ b +
a c

-
-
d
Manfaat sekrering/fuse:
a…………….? 1. Sebagai pengaman
(mencegah hubungan
b……………..? singkat)
c……………..? 2. Mencegah adanya aliran
d……………..? arus yang berlebihan

e……………..?
Rangkaian Ampermeter dan
Voltmeter
L1
L2
+ U = 12 v
V V U = 24
12 V + V
- I = 1,5 A
A _- L3 L4

A
A I= I = 14 A

+
Catatan:
1 2 3

12 V
4
1. Ampermeter dirangkai seri
- terhadap beban yang
diukur
2. Voltmeter dirangkai
pararel terhadap beban
yang diukur
Hitunglah soal berikut!

3
1
+ R =…. Ohm
V +
P =60 V
12 V W
U=..V
- I=5A -
I=5A
A
A

4
2 +
P= V
+ R =6
V 12 V ..Watt
Ohm
12 - I=3A
V I = .. A A
- A
Relay
A. Kontak relai
B. Kumparan relay
C. Pegas kontak
30 Dari arus utama baterai
87 Ke Beban
88 Arus pengendali dari 30 / 15
85 Arus pengendali ke saklar beban/ massa

Bila arus listrik mengalir ke terminal 86, magnet listrik dan massa, maka magnet
listrik menarik kontak
Arus utama akan mengalir ke beban atau pemakai melalui kontak pemutus
Rugi tegangan dapat diperkecil, karena arus utama dapat dihubungkan langsung
dari baterai ke pemakai, tanpa melewati sakelar, steker terminal dan kabel yang
panjang.
Jenis Relay
Relai menutup.
posisi normal, kontak utama
dalam keadaan membuka
Pemakaian: pd rangkaian
penerangan, klakson, stater
contoh

Relai membuka
posisi normal kontak utama
dalam keadaan menutup
Pemakaian: pada sistem AC
atau kipas pendingin
dengan listrik contoh
Relai kombinasi.
Ada dua terminal utama ke
beban 87 & 87a

Relai 2 langkah
Mempunyai 2 langkah dan 2
terminal ke beban
Pemakaian: lampu kepala dengan
blit

contoh
Contoh rangkaian relay
menutup (Normaly Open Relay)

Rangkaian Klakson Rangkaian lampu kabut

back
Contoh rangkaian relay
membuka ()

Air pendingin panas, sakelar temperatur membuka,
motor listrik kipas hidup,sampai sakelar temperatur menutup lagi.
Jika sakelar temperatur, terminal-terminal rusak, kabel-
kabel pengendali relaiputus, maka motor listrik kipas tetap hidup.

back
Contoh rangkaian relay
2 langkah
1.  Tombol blit/dim
2.  Relai dua langkah
Bila sakelar lampu kepala digunakan, arus dari 5
6 mengalir kelampu dekat / jauh.
Pada saat menggunakan sakelar blit, relai akan 
mengganti posisi dekat jauh
menjadi jauh dekat. Selama pergantian posisi it
u  lampu jauh tetap menyala
Bila sakelar lampu kepala mati dan sakelar lamp
u blit kita pakai, maka lampu blitsaja yang meny
ala

next
Jenis Relay
Relai memakai tahanan
Mempercepat pengurangan
induksi diri pada gulungan
magnet

Relai memakai dioda


Sebagai pengaman jika
terjadi salah pasang
(terbalik)
Juga mengurangi induksi diri
pada gulungan magnet
FUNGSI SISTEM
PENERANGAN
 Berfungsi untuk menerangi jalan saat
berkendaraan di malam hari

 Berfungsi sebagai isyarat kepada


pengendara lain di siang hari
contohnya: lampu rem, reting, lampu
senja/lampu kota/lampu sprapat,
lampu blit.
Pengelompokan Sistem
Penerangan
1. Lampu Kepala Depan (head light)
-Lampu Jauh (Hi)
-Lampu Dekat (Lo)
-Lampu kota
2. Lampu belakang (tail light)
3. Lampu instrumen /lampu indikator
- indikator lampu jauh
- indikator bensin
- indikator reverse gear
- indikator lampu tanda belok
- indikator pompa injeksi/ MIL(Malfunction Indikator Lamp)
- digital
- eco
4. Lampu tanda Belok (R/L)
5. Lampu variasi / Aksesoris (Fog Lamp, strobo dll)
Sistem penerangan
 Jenis-jenis sistem penerangan menurut
sumber arus:
1. Sistem penerangan AC
yakni sumber arus dari alternator (spull)
selanjutnya tegangan distabilkan oleh
regulator
2. Sistem penerangan DC
yakni sumber arus dari Baterai. Pada jenis
ini, sistem pengisian menggunakan tiga
phase (tiga lilitan)
Sistem penerangan sumber
daya AC
Y/W=Yellow/White
B/W=Black/White
Gr= Grey
Y=Yellow
W=White
Sistem penerangan sumber daya DC

Y=Yellow W=White
R=Red
O=Orange
Y/W=Yellow/White
B/W=Black/White
Lampu kota
Lampu kota dan lampu
kepala
Lampu Tanda Belok dan
Klakson
 LAMPU T.  LAMPU T.
BELOK  SAKL BELOK
 SEB. KIRI AR
 K
 SEB.
.  PENGEDI KANAN
K P
U
S
F

E

 TO
MB
OL

 KL
AK
SO
N
PR
Tugas:
1. Gambar rangkaian /wiring diagram lampu Kota
2. Gambar rangkaian /wiring diagram lampu Jauh dan
Dekat lengkap dengan Lampu indikator
3. Rangkaian Lampu tanda belok/sen/reting
4. Berikan penjelasan pada tiap rangkaian: nama
komponen, fungsi komponen, dan aliran arus sampai
lampu menyala.
5. Buat di kertas dobel folio
6. Tugas untuk di pelajari, sistem penerangan dan
SISTEM STATER( GAMBAR DI BUKU CATATAN
RANGKAIAN STATER)
Komponen Sistem Penerangan
 Spull / Baterai : sebagai sumber arus
 Bola Lampu
 Fuse
 Regulator
 Saklar lampu
 Kunci kontak
 Reflektor
 Lensa kaca
Jenis-jenis lampu kepala
 1. Jenis sealed beam
yakni lampu kepala yang unit lampu,
reflektor, dan lensa menjadi satu kesatuan.
Jika mati atau rusak, harus diganti satu unit
 2. Jenis bulb
Yakni lampu kepala yang bagian bola lampu
dapat diganti
Jika lampu mati, hanya cukup membelikan
bola lampu saja
AMPERE

10mA =…………… A
1 kA = ………….mA
13,5 A= ……………..mA (13,5A x 1000) =
13500
467 cA = …………..A
Dik: V= 12V
R= 1K ohm =1000 ohm
Dit : ….I =……..A?
soal

1. dik: P: 720 watt 4. 165mA = …… A


R : 5 OHM
DIT v….?
5. 653,7 dA =
Jawab?
…..mA
2. Dik: P: 45 watt
R: 5 ohm
Dit I …..?

3.Dik P: 40 watt
v: 2 Volt
Dit: R……?