Anda di halaman 1dari 14

MIKROEVOLUSI DAN

MAKROEVOLUSI
OLEH:
KELOMPOK VII (BIOLOGI C 2015)
NUR HASMI ARSYAD
AYI ZAIN
ARINA ULIN NIAMA
MIKROEVOLUSI
MIKROEVOLUSI
Mikroevolusi adalah proses evolusi yang hanya mengakibatkan
perubahan dalam skala kecil yaitu mengarah pada perubahan
frekuensi gen atau kromosom dalam kelompok organisme yang
berbagi gen yang sama.
Penyebab mikroevolusi terjadi karena penggabungan materi
genetik dalam suatu kelompok organisme
PROSES PERUBAHAN MIKROEVOLUSI
• Mutasi
• Seleksi
• Aliran Gen (Gen Flow)
• Pergeseran Genetik (Genetic Drift)
CONTOH DARI MIKROEVOLUSI
• Evolusi nyamuk yang tidak dapat dibunuh oleh psetisida yang
disebut nyamuk resisten pestisida.
• Variasi tanaman atau sayur-sayuran pada generasi atau spesies
seperti brassica yang berasal dari satu tanaman brassica yang
menghasilkan puluhan jenis sayur-sayuran yang dimakan sehari-
hari.
MAKROEVOLUSI
MAKROEVOLUSI
Makroevolusi adalah perubahan evolusi yang dapat
mengakibatkan perubahan dalam skala yang besar dan menghasilkan
spesies baru.
Penyebab Makroevolusi dapat terjadi yaitu
• Ketika mikroevolusi terjadi berulang kali selama jangka waktu
yang panjang dan mengarah ke pembentukan spesies baru;
• Sebagai akibat dari perubahan lingkungan utama seperti letusan
gunung berapi, gempa bumi, atau asteroid menghantam Bumi, yang
mengubah lingkungan sehingga seleksi alam menyebabkan
perubahan besar dalam ciri-ciri suatu spesies.
CARA UNTUK MELIHAT EVOLUSI
MAKRO
• Evolusi molekuler
• Evolusi taksonomi
• Evolusi morfologi
• Evolusi ekologi
CONTOH DARI MAKROEVOLUSI
• Kemunculan bulu selama evolusi burung dari dinasaurus teropoda
• Asal-usul mamalia dan evolusi tumbuhan berbunga
PERBEDAAN MIKROEVOLUSI DAN
MAKROEVOLUSI
MIKROEVOLUSI MAKROEVOLUSI
• Mikroevolusi bersifat reduksionis • Makroevolusi bersifat holistik
• Mikroevolusi berkaitan dengan perubahan • Makroevolusi berkaitan dengan perbedaan
yang terjadi di tingkat gen yang berkontribusi studi skala besar yang berkontribusi terhadap
terhadap evolusi. evolusi
• Mikroevolusi terjadi pada tingkat spesies
• makroevolusi terjadi di atas tingkat spesies
• Studi mikroevolusi perubahannya terjadi
dalam spesies • Studi makroevolusi terjadi antara spesies

• Mikroevolusi terjadi melalui beberapa • Makroevolusi terjadi melalui periode waktu


generasi yang lebih lama

• Mikroevolusi terjadi karena mutasi, seleksi, • Makroevolusi terjadi karena evolusi mikro
aliran gen, pergeseran genetik
• Studi makroevolusi berdasarkan data fosil
• Studi mikroevolusi berdasarkan pada
percobaan molekuler
EVOLUSI BERDASARKAN HASIL
AKHIRNYA
• Evolusi divergen
• Evolusi konvergen
KAITAN MIKROEVOLUSI DENGAN
MAKROEVOLUSI
Seorang penulis terkenal sekaligus pakar ilmu pengetahuan
bernama Roger Lewin telah menggambarkan hasil dari simposium 4
hari di Chicago Museum of Natural History pada bulan November
1980 yang dihadiri oleh 150 evolusionis. Dalam konferensi di
Chicago tersebut, muncul pertanyaan mengenai mekanisme yang
menyebabkan evolusi mikro dapat dipakai untuk menjelaskan
fenomena evolusi makro dan jawaban yang dihaturkan sangatlah jelas
yaitu TIDAK. Walaupun sumber fosil melimpah yang dapat
membuktikan pertanyaan tersebut, namun tidak ada satupun bentuk
peralihan yang telah ditemukan dan tidak akan ditemukan bentuk
peralihan sebagai hasil dari penggalian baru.
PENGAKUAN EVOLUSI MIKRO
(PENDAPAT HARUN YAHYA)
Dua gagasan Darwin tentang Evolusi mikro dan Evolusi makro sebenarnya
tidak ada hubungannya dengan Teori Evolusi. Teori Evolusi merupakan
perkembangan makhluk hidup yang terjadi dengan cara mutasi dan seleksi alam.
Variasi sebagai evolusi makro adalah penalaran yang salah dan hanya
kecenderungan ideologis pakar evolusionis. Harun Yahya menjelaskan bahwa
evolusi mikro tidak bisa menghantarkan terbentuknya kelompok spesies baru
yang dikatakan evolusi makro, misalnya reptil berubah menjadi mamalia dalam
penyesuaian diri yang dikembangkan dengan kelangsungan hidupnya. Artinya asal
usul spesies yang dikatakan Darwin tidak terjawab.
Fenomena tentang variasi yang diduga dapat menjelaskan Teori Evolusi
Darwin bahwa bukti variasi itu merupakan seleksi alam dalam perkembangan
makhluk hidup.
Evolusionis
belum dapat
memecahkan
permasalahan
Darwin tentang
“asal usul
spesies”
Gambar 1. Paruh-paruh kutilang
(finch) yang diamati Darwin di
Kepulauan Galapagos dan
disangkanya sebagai petunjuk
bagia teorinya, dimana ini
merupakan sebuah contoh
keanekaragaman genetis bukan
petunjuk evolusi makro.