Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

KEPERAWATAN TRAUMA
“TRAUMA PERMUKAAN”

KELOMPOK II

KELAS TRANSFER KOTA MATARAM


STIKES YARSI MATARAM
KEPERAWATAN TRAUMA
• Dalam pengertian medikolegal trauma adalah
pengetahuan tentang alat atau benda yang dapat
menimbulkan gangguan kesehatan seseorang.
ABRASI
• Luka lecet atau abrasi adalah luka yang disebabkan
oleh rusaknya atau lepasnya lapisan luar dari kulit,
yang ciri-cirinya adalah :

▫ Bentuk luka tidak teratur


▫ Batas luka tidak teratur
▫ Tepi luka tidak rata
▫ Kadang-kadang ditemukan sedikit perdarahan
▫ Permukaan tertutup oleh krusta
▫ Warna coklat kemerahan
▫ Pada pemeriksaan mikroskopis terlihat adanya
beberapa bagian yang masih tertutup epitel dan reaksi
jaringan.
• Umur luka lecet secara nakroskopis maupun
mikroskopis dapat diperkirakan sebagai berikut:

▫ Hari ke 1 – 3 berwarna coklat kemerahan karena


eksudasi darah dan cairan limfe.
▫ 2-3 hari kemudian pelan-pelan bertambah suram
dan lebih gelap.
▫ Setelah 1-2 minggu mulai terjadi pembentukan
epidermis baru.
▫ Dalam beberapa minggu akan timbul
penyembuhan lengkap.
Sesuai dengan mekanisme terjadinya luka
lecet dapat diklasifikasikan sebagai:
• Luka lecet gores
• Luka lecet serut
• Luka lecet tekan
• Luka lecet geser
AVULSI
Avulsi (avulsion) adalah kondisi ketika
otot terentang kuat melampaui kebebasan
kemampuan jangkauan gerak, atau ketika
bertemu dengan resistensi tiba-
tiba/mendadak ketika melakukan
kontraksi kuat.
Penatalaksanaan Avulsi

• Replantasi

• Splinting
LASERASI
Luka robek (vulnus laceratum) / luka
terbuka adalah luka yang disebabkan
karena persentuhan dengan benda tumpul
dengan kekuatan yang mampu merobek
seluruh lapisan kulit dan jaringan di
bawahnya
CIRI-CIRI LUKA LASERASI
▫ Bentuk garis batas luka tidak teratur dan tepi luka
tak rata
▫ Bila ditautkan tidak dapat rapat (karena sebagaian
jaringan hancur)
▫ Tebing luka tak rata serta terdapat jembatan
jaringan
▫ Di sekitar garis batas luka di temukan memar
SEKIAN WASSALAM