Anda di halaman 1dari 51

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR


SATKER B A L A I W I L A Y A H S U N G A I S U M A T E R A IV
P P K O P E R A S I D A N P E M E L I H A R A A N SDA II
Jl. RE. Martadinata No. 1 Sekupang - Batam, Telp. (0778) 321532, Fax. (0778) 321532

Nomor Kontrak : HK.02.03\PPK.OP-2/BWSS-


IV/PKT.04/1/2016
Tanggal : 13 JANUARI 2016

Tahun Anggaran 2016

Kantor Pusat : Perkantoran Duta Mas Fatmawati Blok D1 No. 26 Jakarta Selatan, Telp. (021) 7232994, (021) 72790177, Fax. (021) 72797460
Studio : PersadaKemala B19 No. 9 JakaSampurnaBekasi Barat, Telp. (021) 8842158, Fax. (021) 88853610
CabangJawaTimur :Villa Satwika B-54 Jl. KI. MangunSarkoroTulungagung, Telp./Fax. (0355) 328458
e-mail : satyakarsa@ymail.com
 Propinsi Kepulauan Riau yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka, Laut Cina Selatan
dan perbatasan berbagai Negara, saat ini dibeberapa lokasi, bangunan pantainya telah
banyak mengalami erosi/abrasi maupun kerusakan struktur. Erosi pada garis pantai ini
menyebabkan beberapa pemukiman, fasilitas umum maupun aset milik negara lainnya
dapat terancam keberadaannya. Bahkan dengan adanya kemunduran garis pantai pada
pulau-pulau terluar/terdepan Indonesia maka hal ini akan berakibat berubahnya batas-
batas sebuah negara.
 Rehabilitasi pantai dan prasarana pantai telah dilakukan sebagaimana mestinya, namun
dana yang dialokasikan belum memadai terhadap jumlah panjang pantai dan prasarana
pantai yang rusak tersebut.
 Untuk menangani permasalahan seperti disebutkan diatas, pada Tahun Anggaran 2016 ini
direncanakan kegiatan Audit Teknis dan Penyusunan AKNOP Saranan dan Prasarana Pantai
yang lokasinya berada di Provinsi Kepulauan Riau dengan pengelolaannya berada dibawah
wewenang Satker BWS Sumatera IV - PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera II
Kepulauan Riau.
Maksud dan Tujuan
Maksud dari Pekerjaan Audit Teknis dan Penyusunan AKNOP Saranan dan Prasarana
Pantai adalah : melalui kegiatan inventarisasi pantai dan prasarana pengaman pantai
yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat di Provinsi Kepulauan Riau,
Inventarisasi dilakukan dengan melakukan penelusuran bangunan pengaman pantai,
mencatat kondisi pantai dan prasarananya, audit teknis bangunan pengaman pantai,
serta menyajikannya dalam bentuk peta (mapping), membuat jadwal
perencanaannya dan skala kegiatan, maupun jenis pekerjaannya.

Tujuan : Terkumpulnya data inventarisasi sarana/prasarana pengaman pantai beserta


penilaian kondisinya, data audit teknis kinerja bangunan pengaman pantai, Angka
Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) Pantai dan Prasarana Pantai,
dan plotting data lapangan ke dalam peta. Seluruh inventarisasi ini menerangkan
kapasitas pantai, bangunan pengaman pantai, ruang pantai, termasuk kapasitas dan
pengaruh air pasang surut.
LOKASI PEKERJAAN
Audit teknis dan penyusunan AKNOP Sarpras Pantai dilaksanakan di lokasi pantai
yang merupakan aset serta wewenang BWS Sumatera IV antara lain :
1) Bangunan Pengaman Pantai Pulau Laut di Kabupaten Natuna.
2) Bangunan Pangaman Pantai Nongsa di Kota Batam.
3) Bangunan Pengaman Pantai Jagoh Dabo di Kabupaten Lingga.
4) Bangunan Pengaman Pantai Sebong Pereh di Kabupaten Bintan.
5) Bangunan Pengaman Pantai Sekatung di Kabupaten Natuna.
6) Bangunan Pengaman Pantai Karimun di Kabupaten Karimun.
7) Bangunan Pengaman Pantai Belakang Padang di Kota Batam.
8) Bangunan Pengaman Pantai Pelampong di Kota Batam.
9) Bangunan Pengaman Pantai Batu Berhanti di Kota Batam.
10) Bangunan Pengaman Pantai Karang Halen Mars di Kota Batam.

WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN


Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan untuk menyelesaikan pekerjaan ini
adalah selama 150 (seratus lima puluh) hari kalender atau 5 (lima) bulan kalender
terhitung sejak terbitnya Surat Perintah Mulai Keja (SPMK).
S

PETA LOKASI PEKERJAAN


SINGAPURE

P. Kukup P. Seraya
SELAT PHILIPE
P. Sentosa
Berakit
P. Sudong AR
P. Bukom MP
UA
P. Iyu KE AT
C. C. B
KE

U
Sijunjung LU Lagoi Pengundang
B Labuhanurap

IA
Tanjungrangsang UK
P. Lengkana KEC. BA Telukdalam

T R
Telesung P. Asan P. Nipa JA Sebungpereh
SEKUPANG NONGSO

LA
P. Madu P. Pemping BANDAR HANG KEC. Anculai
KEC.NADIM Seribu

SE
Segomeng Bungsur Tanjungkedabu BINTAN UTARA Kangboi
Tg. Senermal P. KARIMUN KEC. P. Beralaspasi r
SEKUPANG P. BINTAN
Kampungjepuh Teluklepok BELAKANG Sagulung
P.RANGSANG Tg. Malolo KEC. KEC. TANJUNGUBAN KEC. Telukbakau
Kampungcina Pondoksagu PADANG P. MAPOR
KARIMUN Airpuluh SUNGAI BEDUK TELUK BINTAN
SELATPANJANG Playu P. Kila Kawal
Bandarraya P. Kepala Jeri P. Ujian
KEC. P. Tambelas TANJUNGBALAI KARIMUN Batulengan P. Lobom KEC.
Lukun Repan P. BULAN TEMBILANG Gesik
RANGSANG P. Pandan Besar P. Subangmas BINTAN TIMUR P. Merampas
LANUT. KIJANG
KEC. Kepalabangku
P. Kenipaan KAB.
P. Buru
SE
LA
Gelam KEC. Airnantin P. Penyengat
Gunungkijang
P. Murbai

TEBINGTINGGI
Tg. Piai
P. Papan P. Junka T BULANG TANJUNGPINANG
P. Cemara
Teluksamak
Selablat
KARIMUN CO
MB
OL P. Poto

S
P. Lalang P. REMPANG
Repan KIJANG

E
P. TEBINGTINGGI Sembulang

L
TANJUNGSAMAK P. COMBOL P. Kayuara

SE

A
P. Belat P. Jaga P. Kelong
KEC.

T
P. SUGI Sungai Enam

LA

R
P. KUNDUR

Se
Kampungbaru Kundur P. Citlim P. Pangkal

IA
GALANG P. Gin Besar P. Bereon

la
P. Tupang P. Matang

T D
SELAT PANJANG

tS
P. Siulung

U
P. Sugi Bawah P. Seranjau
KEC.

ug
P. Degong Senjantung P. Gin Kecil

i
Paritkumbung

UR
KUNDUR MORO KEC.
P. Durian Kecil
KOTA P. GALANG P. Karas Besar

IAN
Sungailakar Tanjunggadai MORO P. Numbing
TANJUNGBATU P. Ngal P. Tanjungdalam P. Telang Besar
Tg. Kebar
P. Tiga
P. Durian Besar
BATAM Batulicin
P. Lebu Gading P. Sekajang P. Batubelobang
P. Unggut P. Benah P. Anakpetong
P. Petong P. Matang
P. Serapung P. Rukan Utara
P. Sanggiang
Sikubak P. MENDOLMendol P. Kas
P. Dempo
D. Besarserkap
Kelombang Tg. Ungo P. Rukan Tengah P. Abang Besar
P. Tugau TELUKDALAM P. Segal
P. Rukan Selatan P. Abang Kecil
Tanjungsilukup P. Akat
P. Durai P. Pengelap
Sungaidanai
P. Sandam P. Dedap pP. Sakong
Apiapipanjang ela P. Benan
ng
Pe don
g
lat ron
S.

Pulauburung Se P. Titamnan t Me
Sela
Se

AR
MP
rka

P. Dedap
ga

S . KA P. Mesanak
p

ng

P. Medang
KEC. Se
Sa

P. Ketam lat
KATEMAN
S.

Te
Tanjungpembilah
P. Benku
P. P. Temiang ng
mia
P. Duyung KAB.
SUNGAIGUNTUNG Ba
Serkap P. Muda tun
g
Kampungbatu P. KATEMAN P. Siaga
ta
ng
Teban KEPULAUAN RIAU
un
S .G Majapahit Telukbakau
Teluk Air Se
lat
kir
i Seinyirih an Pe Limas
ng tem da
pa Ka
da
Sim Simpangkiri S. P. Lobam
P. Buaya
S.
Sekawan P. Bakung Kecil Kelombang
Sekepil P. Sikeling
Teluklanjut Rente P. Cempah P. SEBANGKA
KEC. P. Bakau
P. Bakung Besar SENAYANG
Tg. Dato Airlubi SENAYANG
Bataras P. Buaya
Bakawao
KEC. KEC.
GAUNG ANAK SERKA Kualamandal P. Kongka Kecil P. Bongka Besar
Bakauacan LINGGA
KUALALAHANG P. Alut
P. Kundur Saisum
Simpanggaung
Terantang P. Cawan P. LINGGA P. Ujung Beting P. Selentang
Telukpantaian P. Bujang
KAB. Tg. Penageh P. Resum
Teluk
TELUKPINANG Simpangaung P. Gojong
INDRAGIRI HILIR ak
a
Pulaujumaat
Limbong Limbong
Tu DAIK Sambau
ng Teluk Kualacenaku
ta Perigiraja
SUNGAIPIRING S. Tuaka Ba
a Concongluar Buton
irk Sungailuar P. PISANG Kampungbaru Nala
ks Selat Lima P. Kelembok
na
S .A
KEC.
Sungaiperak Telukdalam KEC.
SAPAT KUALA INDRAGIRI P. BASU P. Selengseng P. Baruk P. Meranti
BATANGTUAKA
Paritseiraya Tanjungbakong P. Panjang P. Suansa
TEMBILAHAN Concongdalamat
Tg. Basu P. Rusukbuaya Jago
Beralah
Kulapekanlais KEC. Pulaujumaat Teluk
KEC. Tekulaihilir
P. Sempeng P. Posik Raya
TAMPULING Sungaiakar Lanjut
TEMBILAHAN Pulaujumaat
Pulaujumaat Tanjungbaru Kuala Raya
Tampuling n P. NIUR Parittanjungkapalpecah
nta Rantaupanjang
SUNGAISALAK K ua
KEC. Paritduasatu KEC. Barindat
S.
Paritseibuluh SINGKEP
Mumpa TANAHMERAHKUALAENOK P. Alangtiga DABO
S. Enok
Pekantua
Bagannegara ENOK Seilaut P. Muci P. SINGKEP
Telukjambang Telukmedan Kuala Enok Maroktua Serayak

KEC. ENOK Pasenggarahan


Benteng Kualapatahparang Belodo
Kruwing
KEC.
Kuala Sungaiujan
Teluk
RETAH P. Ukol Beruk
Sanglar
P. Kijang
P. Keling
Lemang etih
S. P PULAUKIJANG Kuala Sungaikerang
Kotabarurenteh
P. Ruku S P. Singkep Laut
KOTABARU SIBERIDA E
L
KEC. A
T P. Nyamuk
g KERINTANG B
tan E P. Saya
Ke
rin R
S. H
Lubukbesar A
L
A P. Berhala
Ruang lingkup pekerjaan ini adalah :
I. Pekerjaan Persiapan
1. Mobilisasi
2. Pengumpulan Data Sekunder
II. Penyusunan Rencana Mutu Kontrak (RMK)
III. Studi Literatur
IV. Penyusunan Pola Pikir
1. Kondisi Pengelolaan dan AKNOP Sarana dan Prasarana Pantai
2. Metode & Estimasi Biaya AKNOP Pantai
3. Tata Cara Penyusunan Audit Teknis Kinerja dan AKNOP Pantai &
Rekomendasinya
V. Pengumpulan dan Analisis Data Sekunder
VI. Penelusuran Pantai dan Prasarana Pantai
1. Inventarisasi & Penilian Kondisi Pantai & Prasarananya
VII. Pengukuran Topografi
VIII. Penyusunan Aknop
1. Penyusunan OP Bangunan Pantai (OP Rutin, OP Berkala, OP Khusus)
2. Perhitungan Biaya OP AKNOP Berdasarkan Skala Prioritas
IX. Pelaporan
X. Diskusi
1. Laporan Pendahuluan
2. Laporan Antara
3. Draft Laporan Akhir
PENDEKATAN & METODOLOGI

Untuk membuat Tata Cara Penyusunan AKNOP Pantai, akan digunakan pendekatan sebagai
berikut:
1) Pendekatan Bibliografis, dimana akan dilakukan studi peraturan, kebijakan dan literatur
lainnya terkait Audit Kinerja dan penyusunan AKNOP.
2) Studi Kasus, dimana akan dilakukan kunjungan lapangan untuk mendapatkan gambaran
penyusunan AKNOP yang sudah berjalan dalam berbagai kondisi dan tingkat layanan.
3) Pendekatan Komparatif, dimana akan dilakukan perbandingan antara penyusunan AKNOP
yang sudah berjalan terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku.

METODOLOGI

Tahap I : Pendahuluan
Tahap II : Pengumpulan dan Analisis Data
Tahap III : Audit Kinerja dan Tata Cara Penyusunan AKNOP Pantai
Tahap IV : Pelaporan dan Gambar
BAGAN ALIR METODOLOGI PELAKSANAAN PEKERJAAN
Mulai

Pekerjaan Persiapan

Studi Terdahulu dan Modul /


Persiapan Administrasi dan Teknis Mobilisari Personil dan Peralatan
Pedoman Teknis

Penyusunan RMK

Survey Awal dan


Pengumpulan Data

Penyusunan
Laporan Pendahuluan

Tidak

Ya Laporan
Diskusi
Pendahuluan
Laporan Pendahuluan

Memilih Lokasi Prioritas


untuk Pengukuran

Survey dan Penyelidikan


Lapangan

Analisa dan Perencanaan


Teknis

Penyusunan
Konsep Laporan Pertengahan

Tidak

Diskusi Ya Laporan
Konsep Laporan Pertengahan
Pertengahan

Penyusunan
Rekomendasi Program
Pemantapan O&P

Penyusunan
RAB Angka Kebutuhan Nyata Operasi &
Pemeliharaan (AKNOP)

Penyusunan
Konsep Laporan Akhir

Tidak

Diskusi Ya Laporan Akhir


Konsep Laporan Akhir

Laporan – laporan,
Penyelesaian Laporan – Album Foto &
laporan dan Gambar Album Gambar

Selesai
Pada tahap ini diperlukan data awal Mulai

untuk membuat laporan


pendahuluan, dan juga data-data Perolehan Data
yang diperlukan untuk analisa,
untuk itu di awal dilakukan
Metode Literatur Metode Observasi
pengumpulan data seperti
mengihimpun semua data yang
berkaitan dengan lingkup
pekerjaan. Pengumpulan data Survey Lokasi Instansi Dinas

sekunder, meliputi ; Peta Rupa


Bumi, Peta Tematik, Peta Tata Guna
Lahan, Laporan terdahulu, data Referensi Data

teknis studi terdahulu dan as build


drawing serta Foto Udara (jika
ada), dan sebagainya Selesai

Bagan Alir Perolehan Data


Sebelum pelaksanaan kegiatan lapangan terlebih dahulu dilakukan orientasi lapangan
untuk inventarisasi awal sekaligus merupakan survey pendahuluan untuk
mendapatkan gambaran umum lokasi pekerjaan yang akan dikaji. Dalam kegiatan ini
beberapa yang akan dilakukan antara lain :
 Identifikasi daerah lokasi kegiatan dan batas pekerjaan
 Titik patok-patok pengukuran
 Identifikasi bangunan pengaman pantai dan pelengkapnya
 Cross cek data yang ada (jika ada)
 Dokumentasi kondisi eksisting dan obyek penting yang terkait dengan
permasalahan saraa pengaman pantai

Kegiatan ini bertujuan untuk pengumpulan data sarana dan prasarana pantai yang
sudah terbangun, sekaligus mengidentifikasi kondisi pantai dan bangunannya, serta
fungsinya kemudian diplotkan pada peta situasi yang sudah ada. Data-data hasil
inventarisasi akan ditabelkan dan dilengkapi dengan sket dan foto bangunannya (data
teknis)
Revetmen
Revetmen adalah bangunan pengaman pantai struktur urugan (rubble mound)
yang berfungsi sebagai pelindung pantai terhadap bahaya erosi dan abrasi yang
diakibatkan oleh gaya-gaya gelombang

Tabel 1. Jenis Kerusakan Revetmen

I. Batu Alam

Kondisi Tindakan
1. Puncak turun Tambahkan batu pada bagian puncak
2. Geser, lepas, cabut Kembalikan batu yang pindah ke posisinya
3. Terkikis, membulat Atur kembali susunan batu agar saling mengikat
4. Tumit tergerus Tambahkan batu pelindung tumit
5. Pecah Ganti dengan batu ukuran semula (jarang/tidak pernah)

II. Blok Beton


Unit armor beton yang di tempatkan acak

Kondisi Tindakan

1:
m 1. Puncak turun Tambahkan blok beton pada bagian puncak
Tumit batu 2. Geser, lepas Atur kembali susunan agar blok saling ikat
Geotekstil
Batuan lapisan bawah
3. Terkikis, membulat Gantikan blok beton, pindah blok yang terkikis dan
membulat ke bagian atas atau benamkan sebagai
pelindung tumit
4. Tumit tergerus Tambahkan blok beton pada bagian tumit
5. Patah, pecah Ganti blok beton dengan yang baru
Tembok Laut (Seawall)
Tembok laut (seawall) adalah bangunan yang berfungsi mengamankan bagian
darat pantai terhadap erosi akibat gelombang dan sekaligus sebagai dinding
penahan tanah. Tembok laut didesain sejajar atau kira-kira sejajar dengan garis
pantai dan membatasi atau memisahkan secara langsung wilayah daratan dengan
perairan.
Tabel 2 Jenis Kerusakan Tembok Laut (Seawall)
I. Tembok Beton

Kondisi Tindakan
Retak Sumbat dengan aspal emulsi. Untuk retak progresif,
lakukan pengisian penambalan, atau rekonstruksi
parsial.
Segmen, tembok tidak teratur, Tambal tembok bagian luar dengan adukamn semen,
patah rekonstruksi segmen yang rusak berat.
Mengelupas, aus, agregat Pemlesteran kembali, penambalan, perawatan
terlepas permukaan, pelapisan dengan synthetic resin.
Berlubang Tambal dengan mortar semen, mortar plastik atau
beton. Isi dengan campuran aspal.
Tembok/fundasi keropos Bongkar dan tambal dengan adukan beton baru.
Tambahkan batu pelindung tumit, atur kembali batu
pelindung.

II. Pasangan Batu Kali

Kondisi Tindakan
Dinding / pasangan batu Muka tanah
Siar terlepas Buat kembali siar baru setelah alur bekas siar dipahat
Tanah urug untuk dudukan siar baru.
HHWL
MWL Retak. Injeksi dengan adukan mortar.
Profil pantai asli
Pelindung tumit batu alam
Patah, pecah, cembung Bongkar bagian yang rusak. Tambal bagian setebal
Kerikil + pasir tembok asli. Padatkan dan ratakan tanah di belakang
tembok sebelum tambalan dipasang.
Batu tercabut Ganti dengan batu yang lebih kecil, berikan mortar yang
cukup agar batu terkunci dengan baik dalam mortar
baru.
Hancur, terberai Bongkar bagian yang hancur, rekonstruksi tembok
sesuai lebar yang hancur.
Pemecah Gelombang (Breakwater)
Pemecah gelombang, adalah pemecah gelombang lepas pantai (detached
breakwater), yaitu bangunan yang berfungsi untuk mencegah erosi pantai.

Tabel 3. Jenis Kerusakan Pemecah Gelombang (Breakwater)


Tipe Timbunan

I. Bahan Batu Alam

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan batu pada bagian puncak
Geser, lepas, cabut Tambahkan batu baru pada posisi yang kosong. Atur
kembali agar batu-batu saling mengunci.
Terkikis, membulat Atur kembali susunan batu agar saling mengikat.
Tambahkan batu bila kurang.
Tumit tergerus Tambahkan batu pelindung tumit.
Pecah Ganti dengan batu ukuran semula (jarang/tidak pernah).

II. Blok Beton

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan blok beton pada bagian puncak.
Geser, lepas Tambahkan blok beton pada bagian yang kosong,
susun agar blok saling ikat.
Terkikis, membulat Gantikan blok beton, pindah blok yang terkikis dan
membulat ke bagian atas atau benamkan sebagai
pelindung tumit.
Tumit tergerus Tambahkan blok beton pada bagian tumit.
Patah, pecah Ganti blok beton dengan yang baru.
Groin
Groin adalah bangunan untuk mengamankan pantai yang tererosi dengan cara
memblok sebagian transpor sedimen sejajar pantai (littoral drift) untuk
menyeimbangkan input-output sedimen sehingga laju transpor sedimen pada
zona updrift akan bertambah dan sebaliknya laju transpor sedimen pada zona
downdrift akan berkurang.
Tabel 4. Jenis Kerusakan Groin Tipe Timbunan

I. Bahan Batu Alam

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan batu pada bagian puncak
Geser, lepas, cabut Tambahkan batu baru pada posisi yang kosong. Atur
kembali agar batu-batu saling mengunci.
Terkikis, membulat Atur kembali susunan batu agar saling mengikat.
Tambahkan batu bila kurang.
Tumit tergerus Tambahkan batu pelindung tumit.
Pecah Ganti dengan batu ukuran semula (jarang/tidak pernah).

II. Blok Beton

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan blok beton pada bagian puncak.
Geser, lepas Tambahkan blok beton pada bagian yang kosong,
susun agar blok saling ikat.
Terkikis, membulat Gantikan blok beton, pindah blok yang terkikis dan
membulat ke bagian atas atau benamkan sebagai
pelindung tumit.
Tumit tergerus Tambahkan blok beton pada bagian tumit.
Patah, pecah Ganti blok beton dengan yang baru.
Jetty
Jetty berfungsi untuk mengarahkan aliran dan menjaga muara sungai dari
pendangkalan akibat sedimentasi. Sedimen di muara sungai berasal dari sedimen
hulu sungai dan transpor sedimen sejajar pantai (littoral drift). Interaksi antara
sedimen, gelombang, aliran sungai dan arus sejajar pantai menyebabkan
pendangkalan di muara terutama bila aliran sungai lambat dan gelombang relatif
kecil.
Tabel 5. Jenis Kerusakan Jetty Tipe Timbunan

I. Bahan Batu Alam

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan batu pada bagian puncak
Geser, lepas, cabut Tambahkan batu baru pada posisi yang kosong. Atur
kembali agar batu-batu saling mengunci.
Batu Alam Terkikis, membulat Atur kembali susunan batu agar saling mengikat.
Tambahkan batu bila kurang.
Tumit tergerus Tambahkan batu pelindung tumit.
Pecah Ganti dengan batu ukuran semula (jarang/tidak pernah).

II. Blok Beton

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan blok beton pada bagian puncak.
Geser, lepas Tambahkan blok beton pada bagian yang kosong,
susun agar blok saling ikat.
Terkikis, membulat Gantikan blok beton, pindah blok yang terkikis dan
Tetrapod membulat ke bagian atas atau benamkan sebagai
pelindung tumit.
Tumit tergerus Tambahkan blok beton pada bagian tumit.
Patah, pecah Ganti blok beton dengan yang baru.
Tanggul Laut
Tanggul laut dibuat dengan tujuan untuk memisahkan dataran pantai rendah
dengan pantai untuk menghindari banjir akibat air laut pasang. Badan tanggul
terbuat dari material yang relatif kedap air seperti lempung atau lempung
kelanauan (silty clay). Material kedap air diperlukan agar air tidak merembes
melalui badan tanggul.
Tabel 6. Jenis Kerusakan Tanggul Laut
Badan Tanggul

Kondisi Tindakan
Puncak turun Tambahkan material pada bagian puncak dan padatkan.
Badan tanggul berlubang Bila lubang kecil, tutup lubang dengan tanah dan
padatkan. Bila lubang besar, bongkar bagian yang
berlubang dan padatkan kembali timbunan lapis per
lapis. Lapisi permukaan dengan bahan anti binatang
perusak (ketam).
Permukaan tanggul bocor Selidiki sumber bocoran. Tambal dengan lapisan aspal
pada bagian muka secara merata.
Retak Memanjang/Melintang, Buat cofferdam sekitar bagian yang retak. Bongkar
Tebing Runtuh. bagian retak/runtuh dan padatkan kembali lapis per
lapis dengan baik.
Pohon & sampah. Bersihkan sampah yang tersangkut pada badan
tanggul, cabut pohon yang tumbuh dan padatkan
Rumput
kembali badan tanggul.
Bagian kedap air
Rumput pelindung rusak, mati Tanam kembali rumput yang rusak/mati, ganti dengan
Lempung / Pasir jenis rumput yang tahan terhadap perubahan cuaca.
Aspal 1:m
Muka air desain
Hindari ternak pemakan rumput.
HHWS Armor

Urugan batu Kondisi Tindakan


Lapis lindung rusak/hilang. Kembalikan, tambahkan dan ganti material lapis lindung
(batu/ blok beton) pada posisinya.
Data hasil inventarisasi prasarana/bangunan pantai yang telah diperoleh dari survey
lapangan tercatat dalam blangko dan sket bangunan serta dokumentasi dalam
kamera digital harus segera ditabulasikan pemberian nama file-file foto agar tidak
lupa sesuai dengan obyek nama bangunan yang difoto. Proses pengolahan data ini
dilakukan dengan teliti dengan format yang baku atau yang sudah disepakati saat
kegiatan pendahuluan, yang berisi informasi ;

• Nama Bangunan :
• Jenis Konstruksi : Pasangan Batu/Beton/Bronjong
• Lokasi : Desa/Kecamatan/Kabupaten
• Koordinat : UTM (X,Y,Z)
• Fungsi Bangunan : Pengedalian Banjir/Perlindungan
• Kondisi Bangunan : Rusak Ringan/Sedang/Berat
• Dimensi Bangunan :
• Informasi/Ket. Lain :
• No Foto :
Gambar : Blangko Inventarisasi
Lokasi dan Identitas (ID) Bangunan

TEMBOK LAUT / REVETMEN / GROIN / PEMECAH GELOMBANG / JETI / TANGGUL LAUT*


*) Lingkari yang sesuai **) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Lokasi dan Identitas (ID) Bangunan

Tanggal : 13/5/2015 Nama Petugas: Heriyanto

ID Bangunan TaL-Batam-BP Nomenklatur 2171 BP TaL


Nama Pantai Belakang Padang Kode Daerah Nama Ringkas Kode Bangunan
Pantai
Kecamatan Belakang Padang Koordinat Lintang : Utara Bujur : Timur
(GPS)
Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik

Kabupaten/ Batam Titik 1 (awal) 1 9 41,61 103 52 38,59


Kota

Provinsi Kep Riau Titik 2 (akhir) 1 9 50,14 103 52 40,54


Obyek yang Dilindungi**
Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten /Kota
√ Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
√ Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Navigasi (muara sungai)
Obyek lain (tuliskan) :

Data Teknik Bangunan


√ Peta Orientasi

√ Denah Bangunan

√ Potongan Melintang Bangunan

Potongan Memanjang Bangunan


Informasi Benchmark (BM) Acuan

Identifikasi Benchmark X : 375 166 (mT)

Y : 128 547 (mU)


TUMPUKAN BATU TIDAK UTUH LAGI

Z : 1.7 (m)
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Benchmark
L a u t

ai
P ant
G aris

X 375 166 mT
Y 128 547 mU
Z + 1.7 m
L a u t

ai
P a nt
G a ris

Tumpukan batu pecah 289 m


Fisik Bangunan

Panjang Bangunan: 288 Meter Jenis Struktur: Rubble (tumpukan) / Timbunan

Elevasi Puncak: 3 meter


Material : Armor Batu
Lebar Puncak: 1.2 meter
Lebar Dasar di Titik 1: 11.4 meter Sketsa bentuk armor:
Lebar Dasar di Titik 2: 11.2 meter PANJANG BANGUNAN TANGGUL = 289 m

Kemiringan Badan Luar: 1 :2 (V:H)


3

Tumpukan batu pecah

Kemiringan Badan 1 :2 (V:H) bidang persamaan


reference level
-3.00

-0.133

-0.031
ELEVASI TANAH ASLI

1.244

1.283
ORIGINAL GROUND LEVEL

Dalam:
JARAK (m)
6.41 1.32 3.71
DISTANCE (m)

STA 0+0.00
SKALA 1:100

Tumpukan batu pecah


3

bidang persamaan
reference level
-3.00

-0.580

-0.150
ELEVASI TANAH ASLI

2.320

2.410
ORIGINAL GROUND LEVEL

JARAK (m)
6.25 1.16 3.44
DISTANCE (m)

STA 0+152.37
SKALA 1:100

Tumpukan batu pecah


3

bidang persamaan
reference level
-3.00
ELEVASI TANAH ASLI -0.431

2.256

2.304

0.083
ORIGINAL GROUND LEVEL

JARAK (m)
5.91 1.83 3.50
DISTANCE (m)

STA 0+289.00
SKALA 1:100
Gambar : Blangko Pemantauan
A. BLANGKO PEMANTAUAN BANGUNAN PANTAI - SERI I
1| REVETMEN 2| TEMBOK LAUT 3| PEMECAH GELOMBANG 4| GROIN 5| JETI 6| TGL LAUT (KAKU) 7| TGL LAUT (TANAH)
Isi Nomor Jenis Bangunan: 6
*) Lingkari yang sesuai isi kotak sesuai keterangan

Tanggal, Jam : 13/5/2015 , 9:30 Nama Petugas: Heriyanto


I. Lokasi dan Identitas (ID) Bangunan
ID Bangunan TaL-Batam-BP 2171 BP TaL
Nomenklatur
Nama Pantai Belakang Padang Kode Daerah Nama Ringkas Pantai Kode Bangunan
Lintang : Selatan Bujur : Timur
Kecamatan Belakang Padang Koordinat (GPS)
Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kabupaten/Kota Batam Ujung 1 3 23 14.68 101 39 25.08
Provinsi Kep Riau Ujung 2 3 23 19.42 101 39 32.8

II. Data Teknik dan Kondisi Bangunan


Tinggi Gelombang : 0.40 meter Kondisi pasang surut*: Tinggi / Sedang / Surut
Kondisi Fisik Bangunan
BM Acuan : BM-01
Puncak 1 Gelombang limpas? Ya Tdk
Panjang Bangunan : 288 meter Badan Luar 2 Badan Dalam 1
Elevasi Puncak : 3 meter Fundasi Luar 2 Fundasi Dalam 1
Lebar Puncak : 1.2 meter Mat. dsr. Luar Baik Mat. Dsr. Dalam Hilang
Lebar Dasar : 11.4 meter Kondisi Material Struktur
Kemiringan Badan Luar : 1: 2 (V:H)
Armor 1 Beton/Pas. Batu -
Kemiringan Badan Dalam : 1: 2 (V:H)
Gambar : Blangko Evaluasi
B. BLANGKO EVALUASI BANGUNAN PANTAI - SERI I
1| REVETMEN 2| TEMBOK LAUT 3| PEMECAH GELOMBANG 4| GROIN 5| JETI 6| TGL LAUT (KAKU) 7| TGL LAUT (TANAH)
Isi Nomor Jenis Bangunan: 6 isi kotak sesuai hasil

ID Bangunan Kabupaten/Kota Provinsi Tanggal Pantauan Petugas Pantau


TaL-Batam-BP Kota Batam Kep Riau 13/5/2015 Heriyanto

KONDISI FISIK

Kondisi Fisik Bangunan Tgl Laut (kaku)


Badan Fundasi Material
Puncak Beton/
Luar Dalam Luar Dalam Armor
Tembok
Indeks
2 1 2 1 1
Komponen Fisik
(isi sesuai penilaian 1
1.5 1.5 1
Kondisi Fisik
(Nilai Rata-rata) (Nilai Rata-rata) (Nilai Rata-rata)
Bobot A B C D
Komponen Fisik
20 10 30 40
**
Nilai Komponen 20 15 45 40
Nilai Komponen = Indeks komponen fisik x bobot komponen fisik

Indeks Kondisi 1.2


Contoh Pengisian Blangko Bangunan Baik
Nilai Komponen = S (nilai komponen) / S (bobot komponen)

Evaluasi KINERJA FUNGSI


Berdasarkan pengamatan terhadap catatan, sketsa, dan foto-foto terkait kondisi pantai di sekitar
bangunan dan obyek-obyek yang dilindungi, maka disimpulkan bahwa hasil evaluasi bangunan
menunjukkan kinerja fungsi bangunan (Baik/Buruk):
Kinerja Fungsi
Bangunan Baik

KESIMPULAN
Bangunan Revetment ID TaL-Batam-BP

Saran Tindakan:
Pemantauan

** Bobot Komponen Fisik (menurut jenis bangunan)

Komponen Fisik
Jenis Bangunan A B C D
(Puncak) (Badan) (Fundasi) (Material)
Revetmen 30 20 10 40
Tembok Laut 20 10 30 40
Pemecah Gelombang 20 20 20 40
Groin 10 10 40 40
Jeti 10 10 40 40
Tanggul Laut (struktur kaku) 20 10 30 40
Tanggul Laut (timbunan tanah) 10 60 30 0
Matrik Pengambilan Keputusan
Blangko Pengajuan Rencana Pemeliharan

AKNOP adalah Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan, didalamnya berisi perhitungan biaya operasi
prasarana pantai dan biaya pemeliharaan yang disesuaikan dengan skala prioritasnya (OP Rutin, OP Berkala,
dan OP Khusus). Selain itu dalam perhitungan AKNOP perlu ditetapkan komponen–komponen apa saja yang
perlu di O & P.
1. Bangunan Pengaman Pantai Karimun di Kabupaten Karimun
Pada bagian sebelah tebingnya terdiri dari bangunan pasangan batu maupun
konstruksi beton. Jenis batu yang posisinya berada pada bagian tumit/toe terdiri
dari berbagai macam ukuran. Pada sebagian ruas, ukuran batu yang ada berkisar
pada berat 40 – 60 Kg, sedangkan pada ruas lainnya sudah berukuran cukup
besar dengan kisaran 200-300 Kg.

SINGAPORE

P. Kukup P. Seraya
SELAT PHILIPE
P. Sentosa
P. Sudong
P. Bukom
P. Iyu KE
C.
LU
BU
P. Lengkana
KB Gambar Peta Posisi Lokasi Bangunan
P. Asan P. Nipa AJA
SEKUPANG
Pantai di Kabupaten Karimun
P. Madu P. Pemping
njungkedabu KEC.
Tg. Senermal P. KARIMUN KEC.
Teluklepok
SEKUPANG
Lokasi Survey BELAKANG Sagulung
Tg. Malolo
Kampungcina Pondoksagu PADANG Airpuluh
TANJUNGBALAI KARIMUN P. Kepala Jeri
KEC. P. Tambelas Batulengan
RANGSANG P. BULAN
P. Pandan Besar

Tg. Piai
P. Kenipaan KAB.
P. Buru
SE
L AT
Gelam

P. Papan P. Junka CO
Teluksamak KARIMUN MB
OL
Selablat
P. Lalang Repan
TANJUNGSAMAK P. COMBOL
SE

P. Belat P. Jaga
P. SUGI
L

P. KUNDUR
S

Kundur P. Citlim
AT

baru
el
at

P. Tupang
P. Sugi Bawah
Su

KEC. P. Degong
DU

gi

Paritkumbung
KUNDUR MORO KEC.
RI A

P. Durian Kecil
Tanjunggadai MORO
N

Tg. Kebar TANJUNGBATU P. Ngal P. Durian Besar


Tiga
Banyak Sampah Yang Berasal Dari Laut
Menumpuk di Bangunan Pantai di Kabupaten
Karimun
Secara Umum Bangunan Pantai di Kabupaten
Karimun Masih Cukup Baik dan Kokoh
2. Bangunan Pengaman Pantai Nongsa di Kota Batam
Lokasi Bangunan pengaman pantai di Kecamatan Nongsa adalah di wilayah pantai :
i. Pantai Batu Besar
ii. Pantai Tanjung Bemban
iii. Pantai Teluk Mata Ikan
iv. Pantai Pulau Putri
Bangunan pengaman pantai di Kecamatan Nongsa ini relatif masih baik. Konstruksi
bangunan utama yang terbuat dari bahan beton dan pasangan batu masih dalam
kondisi layak dan hanya diperlukan pemeliharaan berkala dan dan rutin

i. Pantai Batu Besar


ii. Pantai Tanjung Bemban

Kubus Beton Masih


Terlihat dan Belum
Tertutup Material Pasir

Gambar Bangunan Pantai di Pantai Tanjung


Bemban Kecamatan Nongsa Turun
iii. Pantai Teluk Mata Ikan
Kondisi pantai Teluk Mata Ikan, hampir sama dengan pantai Batu Besar, yaitu kubus
beton yang disusun sebagai pelindung dasar turap pantai sebagian besar sudah
tertutupi material pasir. Namun disamping itu kondisi pantai di Teluk Mata Ikan
Kecamatan Nongsa ini, sangat banyak tumpukan sampah-sampah yang terbawa arus
gelombang air laut.

Tumpukan Sampah Dai


Susunan Kubus Beton
Laut Sangat Merusak
Tertutup Material Pasir
Estetika

Kubus Beton di Pantai Teluk Mata Ikan Tumpukan Sampah Dari Laut di Pantai Teluk
Kecamatan Nongsa Sudah Tertutupi Material Pasir Mata Ikan Kecamatan Nongsa
iv. Pantai Pulau Putri
Bangunan pantai milik BWS Sumatera IV yang ada disini adalah penahan tebing
dengan bahan terbuat dari blok susunan beton berbentuk silinder dengan diameter
kurang lebih 1 meter. Kalau dilihat dari kondisi material yang ada dilapangan, maka
secara teknis masih sangat baru dan kuat.

Pulau Putri di Kecamatan


Nongsa dilihat Dari Kejauhan

Bangunan Pantai Berupa Susunan Beton di


Pulau Putri Kecamatan Nongsa

Lubang Bekas Kait Yang


Menimbulkan Karat &
Merusak Struktur
Beton
3. Bangunan Pengaman Pantai Pelampong Batam
Pulau Pelampong termasuk pulau terluar atau terdepan Indonesia. Aset fisik yang ada di pulau ini
adalah adanya menara mercusuar, embung air dan bangunan pantai berupa Break Water yang
mengelilingi pulau Pelampong.
Bangunan Pantai Pelampong berada pada koordinat awal 1o7’28,03” LU dan 103o42’13,88” BT
dan koordinat akhir 1o7’32,07” LU dan 103o42’7,79” BT. Bangunan pantai ini terletak di sebelah
utara Pulau Batam
Jenis bangunan pantai di
Pulau Pelampong adalah
Break Water dengan
bahan terdiri dari
tumpukan batu
berdiameter 50 – 100 kg.
Kemudian pada lapisan
luar dari bangunan ini
ditutupi dengan
bronjong yang terbuat
dari bahan yang tahan
Peta Lokasi Bangunan Pantai Pelampong
terhadap kondisi air asin.
Dokumentasi Pantai Pelampong Batam

Pulau Pelampong Adalah Pulau


Terluar/Terdepan Indonesia

Sewaktu Kunjungan Ke Lapangan di Dampingi Oleh


Penjaga Pulau Pelampong

Ada Perbedaan Tinggi Bangunan Pantai Di Pulau


Pelampong
4. Bangunan Pengaman Pantai Batu Berhanti Batam

Bangunan pantai yang ada disini adalah tumpukan/susunan batu pecah dengan
ukuran berkisar 50 – 150 Kg, kondisi bangunan masih sangat baik dan bagus.
Bangunan Pantai Batu Berhanti secara administrasi berada dalam pemerintahan Kota
Batam. Secara geografis berada pada koordinat awal 1o11’5,43” LU dan 103o52’58,07”
BT dan koordinat akhir 1o11’4,36” LU dan 103o52’59,41” BT. Bangunan pantai ini
terletak di sebelah barat laut Pulau Batam.

Posisi Pulau Batu Berhanti Berada


Di Sebelah Barat Laut Pulau
Batam
Dokumentasi Pantai Pantai Batu Berhanti

Gambar Bangunan Pantai di Pulau Batu


Berhanti Masih Baik dan Kokoh
5. Bangunan Pengaman Pantai Karang Halen Mars Batam

Jenis bangunan pelindung pantainya juga sama dengan yang di Pulau Berhanti yaitu
susunan batau pecah. Kondisi material maupun struktur bangunannya masih sangat
baik dan kokoh.

Gambar Bangunan Pantai Di Karang Halen Mars


Masih Dalam Kondisi Baik
6. Bangunan Pengaman Pantai Jagoh Dabo di Kabupaten Lingga
Di Pantai Jagoh di Dabo Kabupaten Lingga, bangunan pengaman pantai yang ada Limas

adalah jenis bangunan pemecah gelombang (break water) yang materialnya terbuat
P. Lobam
P. Buaya

P. Bakung Kecil Kelombang


dari beton yang berbentuk kubus.P. SEBANGKA
P. Sikeling
P. Cempah

Bangunan Pantai Jagoh Dabo terletak KEC.


SENAYANG
di Kabupaten Lingga. Secara geografis berada
P. Bakung Besar
P. Bakau

pada koordinat awal 0o30’40,50” LSSENAYANG dan 104o33’35,227” BT dan koordinat akhir
Airlubi P. Buaya

0o29’58,722” LS dan 104o34’11,56”


KEC.
LINGGA BT. Bangunan pantai ini terletak di sebelah Timur P. Kongka Kecil
P. Alut
P. Bongka Besar

Pulau Singkep. P. LINGGA


Saisum
P. Ujung Beting
P. Bujang
P. Selentang
P. Resum
Teluk
P. Gojong
Limbong Limbong
DAIK Sambau

Buton
Nala
Selat Lima P. Kelembok

P. Selengseng P. Baruk P. Meranti


P. Panjang P. Suansa
P. Rusukbuaya Jago
Beralah
Teluk
P. Sempeng P. Posik Raya Lanjut
Sungaiakar
Kuala Raya Lokasi
KEC. Barindat Survey di
SINGKEP
P. Alangtiga DABO Dabo
P. Muci P. SINGKEP
Maroktua Serayak

Belodo
Kruwing
Teluk
P. Ukol Beruk

P. Keling

P. Singkep Laut Gambar Peta Lokasi Survey Di Dabo


Kabupaten Lingga
Dokumentasi Pantai Jagoh Dabo di Kabupaten Lingga

Beberapa Bagian Bangunan Pantai Di Dabo


Telah Mengalami Sedikit Penurunan
7. Bangunan Pengaman Pantai Sebong Pereh di Kabupaten Bintan
Bangunan pengaman pantai di Pantai Sebong Pereh Tanjung Uban, kondisi secara
umum masih dalam kondisi cukup baik. Walaupun dibeberapa titik tertentu
bangunan pengaman pantainya ada yang telah mengalami retak dan sebagian ada
yang runtuh.
Bangunan Pantai Sebong Pereh terletak di Kabupaten Bintan. Secara geografis berada
pada koordinat awal 1o7’29,581” LU dan 104o16’42,925” BT dan koordinat akhir
1o7’45,095” LU dan 104o17’30,387” BT. Bangunan pantai ini terletak di sebelah Barat
Pulau Bintan.
R Berakit
PA
AM
U

Lagoi Pengundang
Labuhanurap
IA

C. Telukdalam
T R

Sebungpereh
GSO
LA

KEC. Anculai
Seribu
SE

BINTAN UTARA Kangboi


P. BINTAN P. Beralaspasir
TANJUNGUBAN KEC. Telukbakau
P. MAPOR
UK TELUK BINTAN
P. Kila Kawal
P. Ujian
P. Lobom KEC.
TEMBILANG Gesik
P. Subangmas BINTAN TIMUR P. Merampas
LANUT. KIJANG P. Murbai
nantin P. Penyengat
Gunungkijang
TANJUNGPINANG
P. Cemara
P. Poto
S

MPANG
KIJANG Gambar Lokasi Survey Pantai
E

Sembulang
L

P.Sebungpereh
Kayuara di Kabupaten Bintan
A

EC. P. Kelong
T

Sungai Enam
R

P. Pangkal
IA

LANG P. Matang P. Gin Besar P. Bereon


P. Siulung
U

Senjantung P. Gin Kecil


Dokumentasi Pantai Sebong Pereh di Kabupaten Bintan

Gambar Bangunan Pantai Sebungpereh


Gambar Kondisi Bangunan Pantai
Yang Kondisinya Cukup Baik
Sebungpereh Pada Bagian Ujung Ruas

Gambar Bangunan Pantai Sebungpereh Gambar Kondisi Bangunan Pantai


Telrdapat rongga dibawah Pondasi Depannya Sebungpereh Terjadi Penurunan Timbunan
7. Bangunan Pengaman Pantai Pulau Laut di Kabupaten Natuna

Ada beberapa lokasi bangunan


pantai yang akan disurvey di
kabupaten Natuna yaitu pantai
Kadur, pantai Air papan, pantai
Air Payang, Sekatung dan pantai Sekatung
Air Kundur. Kondisi bangunan Kec. Pulau Laut
pada umunya masih dalam Kadur
kondisi baik dan bagus.

Air Papan

Air Payang

Air Kundur
Dokumentasi Pantai Pulau Laut di Kabupaten Natuna

Gambar Bangunan Pengaman Pantai Di


Gambar Bangunan Pengaman Pantai Di
Pantai Air Papan Pulau Laut
Pantai Kadur Pulau Laut

Gambar Bangunan Pengaman Pantai Di


Gambar Bangunan Pengaman Pantai Di Pantai Air Payang Pulau Laut
Pantai Kadur Pulau Laut
JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI PELAKSANA PEKERJAAN
JADUAL PENUGASAN PERSONIL

JADWAL PENUGASAN PERSONIL


PEKERJAAN AUDIT TEKNIS DAN PENYUSUNAN AKNOP SARANA PRASARANA PANTAI TAHUN 2016

TAHUN 2016
Orang-
Bulan I Bulan II Bulan III Bulan IV Bulan V
Bulan
NO. JABATAN PERSONIL NAMA Periode 13 Januari - 12 Februari 2016 Periode 13 Febuari - 12 Maret 2016 Periode 13 Maret - 12 April 2016 Periode 13 April - 12 Mei 2016 Periode 13 Mei - 10 Juni 2016
13 - 19 20 - 26 27/1-02/2 03 - 09 10 - 12 13 - 16 17 - 23 24/2-1/3 02 - 08 09 - 12 13 - 15 16 - 22 23 - 29 30/3-05/4 06 - 13 14 - 19 20 - 26 27/4-03/5 04 - 10 11 - 12 13 - 17 18 - 24 25 - 31 01 - 07 08 - 10
I TENAGA AHLI PROFESIONAL

1 Ketua Tim Ir. Bibit Purwanto 5,0


2 Ahli Estimasi Biaya Ir. Untung Djoko Lelono 4,0
3 Ahli OP Pantai Selamat Ariono, ST 4,0
II TENAGA SUB PROFESIONAL

1 Ass. Ahli OP Pantai Yunan Eko Nugroho, ST 5,0

II TENAGA PENUNJANG

1 Tenaga Survey Lapangan To be name 4 x 2,5

Jakarta, 17 Januari 2016


Dibuat Oleh
PT. SATYAKARSA MUDATAMA

Ir. Untung Djoko Lelono


Direktur
RENCANA KERJA SELANJUTNYA

Adapun rencana program kerja berikutnya adalah sebagai berikut :


1. Pengukuran Topografi dan Survey Identifikasi
2. Membuat Laporan Bulanan untuk bulan selanjutnya
3. Analisa Data dan Membuat Laporan Antara
4. Diskusi Draft Laporan Antara
SEKIAN
&
TERIMA KASIH

Kantor Pusat : Perkantoran Duta Mas Fatmawati Blok D1 No. 26 Jakarta Selatan, Telp. (021) 7232994, (021) 72790177, Fax. (021) 72797460
Studio : PersadaKemala B19 No. 9 JakaSampurnaBekasi Barat, Telp. (021) 8842158, Fax. (021) 88853610
PT. TIGA CAHAYA MANDIRI
CabangJawaTimur :Villa Satwika B-54 Jl. KI. MangunSarkoroTulungagung, Telp./Fax. (0355) 328458
e-mail : satyakarsa@ymail.com
Jl.Buka Tanah IV Pasirwangi Ujungberung Bandung
Telp.022-87882555