Anda di halaman 1dari 30

Sinyal dan Sistem

Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa


akan :
Mampu menjelaskan pengertian sinyal
dan konsep frekuensinya.
Konsep Dasar
• Pemahaman sinyal dan sistem penting sebagai
dasar pembuatan sebuah sistem.
• Contoh: Pembuatan TV
– Sinyal yang akan diproses
– Bagaimana sinyal diterima oleh TV
– Bagaimana pemisahan sinyal audio dan video
Sinyal dan Sistem

Sinyal dan Sistem dalam


Telekomunikasi?
Sinyal dan Sistem dalam
Telekomunikasi
• Perancangan pengirim dan penerima
gelombang RF (RF transceiver
• Analisa modulasi sinyal
• Memilih media pengiriman yang tepat
• Menghilangkan noise
Sinyal

Sinyal dalam kehidupan sehari-


hari?
Sinyal
Sinyal dalam kehidupan sehari-hari:
• Bit-bit yang dikirimkan komputer
• Jumlah mahasiswa baru di sebuah kampus
• Suhu ruangan yang dicatat setiap menit
• Kecepatan angin di suatu daerah
• Ketinggian air pada sungai
• Sinyal radio, TV, GSM, CDMA
• Sinyal ECG (Electro Cardio Graphs) dan EEG
(Electro Encephalo Graph)
Sinyal

Sinyal adalah?
Sinyal
• Sinyal adalah fungsi dari satu atau lebih
variabel bebas yang mengandung informasi
tentang sebuah fenomena
• Sinyal adalah sebuah fenomena yang muncul
dari suatu lingkungan tertentu dan dapat
dinyatakan secara kuantitatif (Huibert
Kwakernaak)
Klasifikasi Sinyal
• Sinyal Nyata vs Kompleks
• Sinyal nyata (real) adalah sinyal yang bernilai
bilangan nyata. Sinyal kompleks adalah sinyal
yang bernilai bilangan kompleks.
• Perhatikan dua sinyal berikut ini:

• Maka S1(t) adalah sinyal nyata, sedangkan


S2(t) adalah sinyal kompleks.
Multichannel vs Single channel
• Sinyal multikanal (multichannel) adalah sinyal yang
terdiri dari kumpulan beberapa sinyal independen
(komposit). Sinyal satu kanal (single channel) adalah
sinyal tunggal.
• Perhatikan dua sinyal berikut ini:

• Contoh sinyal multikanal adalah sinyal video berwarna


(kanal-kanal merah, hijau, dan biru), serta sinyal musik
stereo (kanal-kanal kiri dan kanan).
• Contoh sinyal satu kanal adalah sinyal radio medium
wave (MW) pada radio biasa.
Multi Dimensional vs Single
Dimensional
• Sinyal multidimensi (multi dimensional) adalah sinyal
dengan lebih dari satu variabel independen. Sinyal
satu dimensi (single dimensional) adalah sinyal
dengan variable independen tunggal. Perhatikan dua
sinyal berikut ini:

• Sinyal f (x, y) adalah sinyal multidimensi karena


memiliki variable independen x dan y.
• Sinyal s1(t) adalah sinyal dimensi satu karena
variable independennya hanya t.
Continuous Time vs Discrete Time
• Sinyal waktu kontinu (continous time) adalah sinyal
dengan variable independen bernilai nyata (real). Sinyal
waktu diskrit (discrete time) adalah sinyal dengan
variable independen bernilai integer.

• Sinyal x(t) adalah sinyal waktu kontinu karena t adalah


bilangan nyata. Sinyal x(n) adalah sinyal waktu diskrit
karena n adalah bilangan integer.
• Ada dua cara memperoleh sinyal waktu diskrit: Sampling
dari sinyal waktu kontinu dan Mencacah (counting)
Continuous Valued vs Discrete Valued

• Sinyal nilai kontinu (continuous valued) adalah sinyal


yang besarnya (atau variabel dependennya)
merupakan bilangan nyata. Sinyal nilai diskrit
(discrete valued) adalah sinyal yang besarnya (atau
variabel dependennya) merupakan bilangan diskrit
(artinya bilangan yang memiliki indeks).
• Melalui kuantisasi, sinyal bernilai kontinu dapat
diubah menjadi sinyal bernilai diskrit.

• Sinyal digital adalah sinyal yang sekaligus discrete


time dan discrete valued, sedangkan Sinyal analog
adalah sinyal yang sekaligus continuous time dan
continuous valued.
Sinyal Deterministik vs Sinyal Random

• Sinyal deterministik adalah sinyal dimana


besaran nya diketahui dengan pasti apabila
diketahui variable independen nya (misalnya
besarnya di masa lalu, saat ini, dan masa
datang diketahui dengan pasti).
• Sinyal random adalah sinyal yang besarnya
tidak terprediksi sebelum terjadi. Kadang-
kadang sinyal yang rumit menggunakan model
random.
Even Signals
• A signal’s considered as an even signal if :

x(-t) = x(t) x[-n] = x[n]


Odd Signals
• A signal’s considered as an odd signal if

x(-t) = -x(t) x[-n] = -x[n]


Sistem

Sistem dalam kehidupan sehari-


hari?
Sistem
Sistem dalam kehidupan sehari-hari:
• Komputer
• Universitas
• Oven
• Pembangkit listrik tenaga angin
• Bendungan
• Sistem komunikasi
• Instrumentasi alat kegiatan
Sistem

Sistem adalah?
Sistem
• Sebuah sistem adalah bagian dari lingkungan
yang menyebabkan sinyal tertentu dalam
lingkungan itu dapat saling dihubungkan
• Sinyal masukan dan keluaran dihubungkan
melalui sistem
Konsep Umum
• Klasifikasi sinyal secara umum:
– Sinyal diskrit
• menggunakan bilangan bulat untuk menunjukkan
waktu
• Contoh: nilai IHSG yang dicatat setiap hari
– Sinyal kontinu
• menggunakan bilangan real untuk menunjukkan waktu
• Contoh: pencatatan getaran seismik aktivitas sebuah
gunung
• Klasifikasi sistem secara umum:
– Sistem diskrit
– Sistem kontinu
Aplikasi Sinyal dan Sistem
• Pengolahan Sinyal, bagaimana menghilangkan
noise
– Radar
– USG
– Alat penghitung detak jantung bayi
• Teknologi Telekomunikaksi
– Modulator
– Demodulator
• Teknik Pengendalian
– AC
– Teknologi Penerbangan
Elemen-elemen Dasar Sistem
• Sistem didefinisikan sebagai pemroses sinyal.
Sistem biasanya dilukiskan sebagai sebuah
kotak yang memiliki dua panah
merepresentasikan sinyal. Panah masuk
adalah sinyal masukan yang akan diproses,
sedangkan panah keluar merepresentasikan
sinyal hasil pemrosesan.
• Pemrosesan sinyal analog secara analog

• Pemrosesan sinyal secara digital dapat dilakukan


terhadap sinyal analog maupun sinyal digital. Blok
ADC mengubah sinyal analog menjadi digital,
sedangkan blok DAC mengubah sinyal digital menjadi
sinyal analog.
Konsep Frekuensi
• Sinyal C-T
• Sebuah sinyal analog berbentuk sinusoid
Sifat Frekuensi F
• Untuk F tetap  xa (t ) periodik, yaitu
• Perioda dari sinyal ini adalah T sedemikian sehingga
untuk semua t berlaku

• Sinyal dengan F berbeda adalah berbeda


• Menaikkan F sama dengan menaikkan laju osilasi
(rate of oscillation)
• Ketiga sifat ini juga berlaku bagi frekuensi pada sinyal
complex exponential
karena identitas Euler:
• Sifat frekuensi dan fasa dapat dilukiskan
dalam bentuk fasor, seperti yang terlihat pada
bidang kompleks berikut ini.
• Representasi fasor dari sinyal sinusoid.
Semakin tinggi frekuensi, semakin besar
sudut.
Sinyal D-T Sinusoidal
• Sebuah sinyal sinusoidal waktu diskrit berbentuk

• dimana n adalah indeks sample. Untuk sinyal seperti


ini, parameter di ruas kanan dikenal dengan nama
A : Amplitudo
: Frekuensi
: Phasa
• Sebagaimana pada kasus C-T, frekuensi  (dalam
satuan radian per indeks sample) memiliki hubungan
dengan frekuensi f melalui  = 2f .

Anda mungkin juga menyukai