Anda di halaman 1dari 85

Keseimbangan

Diet & Nutrisi

TIM FISIOLOGI PSIK STIKES PN


Pengantar

 Asupan makanan harus selalu cukup untuk


memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh
 Keseimbangan harus tetap dipertahankan
karena makanan yang berbeda mengandung
proporsi protein, karbohidrat dan lemak
yang berbeda-beda sehingga semua segmen
metabolisme tubuh dapat dipasok dengan
bahan yang dibutuhkan
KESEIMBANGAN DIET

 Keseimbangan antara makanan (zat gizi)


yang masuk ke dalam tubuh & kebutuhan
tubuh akan zat gizi tersebut
PENGATURAN ASUPAN MAKANAN
 Lapar
• Keinginan terhadap makanan
• Jika seseorang tidak makan berjam-jam,
kontraksi lambung meningkat sehingga
menimbulkan kontraksi lapar.
• Kontraksi lapar akan menyebabkan rasa
penuh atau perih diulu hati (hanger
pangs)
 Nafsu makan
• Membantu memilih mutu makanan untuk
dimakan
Cont…

 Kenyang
• Kebalikan lapar
• Rasa telah terpenuhinya keinginan akan
makanan
• Terjadi setelah pengesian makanan,
terutama jika penyimpanan gizi, jaringan
adiposa dan penyimpanan glikogen sudah
terisi
PUSAT SARAF UNTUK PENGATURAN
ASUPAN MAKANAN

 Pusat lapar
 Nukleus lateral hipotalamus
 Pusat kenyang
 Nukleus ventromedial hipotalamus
FAKTOR YANG MENGATUR JUMLAH
ASUPAN MAKANAN

 Pengaturan jangka panjang


• Penurunan konsentrasi glukosa darah
menurunkan kecepatan pencetusan neuron
glukoresensitif dalam pusat lapar di
hipotalamus lateral menyebabkan lapar
• Peningkatan kadar glukosa darah
meningkatkan kecepatan pencetusan
neuron glukoreseptor dalam pusat kenyang
di hipotalamus ventromedial menyebabkan
kenyang
Cont…

 Pengaturan jangka pendek


• Saluran gastrointestinal yang mengalami
pengembangan (lambung dan duodenum),
menstimulasi nervus vagus untuk menekan
pusat makan, sehingga keinginan untuk
makan menurun
• Stimulasi kolesistokinin terutama ketika
makanan mengandung lemak masuk ke
duodenum, mengakibatkan pusat makan
untuk mengurangi makan yang lebih
banyak
Obesitas…???

 Jika jumlah energi (dalam bentuk makanan)


yang memasuki tubuh melebihi jumlah yang
dikeluarkan, sehingga berat badan
meningkat
 Kelebihan masukan energi hanya terjadi
selama fase perkembangan obesitas
 Sekali seseorang gemuk, maka yang
dibutuhkan adalah masukan energi yang
seimbang dengan pengeluaran energi
Kurus…???

 Berlawanan dengan obesitas


 Masukan energi lebih sedikit dari pada
penggunaan energi
METABOLISME
& ENERGI
Metabolisme

• Keseluruhan reaksi yang terjadi


di dalam sel, meliputi proses
penguraian & sintesis molekul
kimia yang menghasilkan &
membutuhkan panas (energi)
serta dikatalisis oleh enzim
• Contoh:
 Energi untuk aktivitas otot
 Energi untuk sekresi kelenjar
 Energi untuk absorbsi makanan, dll
FASE METABOLISME
• Anabolisme (pembentukan)
Menggabungkan molekul-molekul kecil menjadi
makromolekul yang lebih kompleks
• Katabolisme (menguraikan)
Memecah molekul kompleks dari hasil
anabolisme menjadi molekul yang lebih
sederhana
Cont...
• Semua reaksi kimia dalam proses
metabolisme dikatalisis oleh enzim tertentu
sesuai dengan reaksi yang dikatalisisnya.
• Enzim berfungsi sebagai biokatalisator yaitu
suatu zat yang dapat mempercepat
terjadinya suatu reaksi kimia
TUJUAN METABOLISME
• Menyediakan energi
• Mengubah molekul nutrien
menjadi unit-unit
pembangun
• Membentuk dan
mendegradasi biomolekul
yang diperlukan dalam fungsi
tubuh
Metabolisme karbohidrat
Metabolisme karbohidrat
• Fungsi karbohidrat terutama sebagai
sumber energi (dari glukosa)
• Sebagian besar karbohidrat di absorbsi
dalam bentuk :
* glukosa
* fruktosa
* galaktosa
Pencernaan karbohidrat
• Ketika makanan masuk kedalam mulut, makanan
tersebut melalui proses mekanik akan mengalami
perubahan dari partikel besar menjadi partikel yang
lebih kecil dan selanjutnya akan bercampur dengan
sejumlah cairan yang disebut saliva yang
mengandung enzim amilase
• Enzim amilase akan merubah makanan yang
mengandung senyawa karbohidrat menjadi disakarida
• Kemudian zat makanan ini akan masuk kedalam
lambung melalui esofagus
Cont...
• Di lambung disakarida akan bercampur dengan
enzim pepsinogen dan asam lambung (HCL),
mengakibatkan disakarida berubah menjadi
maltosa
• Dari lambung, maltosa akan masuk ke
duodenum.
• Di duodenum, maltosa akan di ubah menjadi
monosakarida oleh getah pankreas yang
mengandung enzim amilase (disekresi oleh sel
asinar pankreas)
Cont...
• Selanjunya senyawa karbohidrat (monosakarida)
diabsorbsi ke dalam pembuluh darah di usus
halus
• Selain enzim amilase, pankreas juga mensekresi
insulin (disekresi oleh pulau langerhans
pankreas), dimana insulin ini berfungsi membantu
monosakarida (glukosa) untuk masuk kedalam
sel , untuk selanjutnya gunakan sebagai bahan
bakar untuk menghasilkan molekul Adenosin
trifosfat (ATP) yang kaya energi
Cont...
• Secara fisiologis, glukosa tidak dapat berdifusi
melalui membran pori-pori masuk ke dalam sel
sebab berat molekul maksimum partikel yang
dapat melakukannya adalah 100, sedangkan
berat molekul glukosa 180.
• Untuk bisa masuk kedalam sel, maka glukosa
harus berikatan dengan insulin (hormon yang
dihasilkan oleh pankreas) melalui mekanisme
difusi.
PENGARUH INSULIN
• Bila sejumlah besar insulin disekresi oleh
pankreas, kecepatan pengangkutan
glukosa kedalam sebagian sel meningkat
sampai 10 kali atau lebih, dibandingkan
dengan kecepatan jika insulin tidak
disekresi
• Kecepatan pemakaian karbohidrat oleh
sebagian sel diatur oleh kecepatan sekresi
insulin
Penyimpanan glikogen di dalam
hati & otot
• Setelah diabsorbsi ke dalam sel, glukosa
dapat di pakai segera untuk melepaskan
energi pada sel atau disimpan dalam
bentuk glikogen diseluruh sel tubuh
terutama sel hati dan sel otot
• Proses pembentukan glukosa menjadi
glikogen untuk disimpan di sel hati dan sel
otot disebut glikogenesis
Cont...
• Saat masukan nutrisi berkurang, kadar glukosa
dalam darah juga akan berkurang, penyerapan
glukosa kedalam sel juga berkurang.
• Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan
proses Glikogenolisis
• Glikogenolisis yaitu pemecahan glikogen yang
disimpan di sel hati dan otot untuk menghasilkan
kembali glukosa di dalam sel
Cont...
• Glukosa kemudian dapat digunakan untuk
menyediakan energi
• Glikogenolisis tidak dapat terjadi melalui
pembalikan reaksi kimia yang sama saat
pembentukan glikogen, melainkan harus
menggunakan bantuan dari enzim
fosforilase
Cont...
• Pada keadaan istirahat, fosforilase
terdapat dalam bentuk tidak aktif,
sehingga glikogen dapat disimpan tetapi
tidak dapat diubah kembali menjadi
glukosa.
• Aktivasi enzim fosforilase yaitu:
1. Epinefrin
2. Glukogon
EPINEFRIN
• Epinefrin dilepaskan oleh medula adrenal bila sistem
saraf simpatis di rangsang.
• Pengaruh epinefrin terhadap metabolisme
karbohidrat:
1. Menstimulasi mobilisasi simpanan karbohidrat untuk
menyediakan energi untuk otot
2. ↑ glikogenolisis (pembentukan glikogen dari glukosa) di hati
3. ↑ glikogenolisis di otot rangka
4. Menghambat sekresi insulin sehingga ↑ kadar glukosa
darah
Glukagon
• Hormon yang di sekresi oleh sel alfa
pankreas apabila konsentrasi gula darah
turun sangat rendah
• Jika kadar glukosa dalam darah menurun,
maka hormon glukagon akan dilepaskan,
akibatnya glikogen dalam sel hati dan dan
sel otot akan dipecah untuk memenuhi
kebutuhan glukosa tubuh.
Pembentukan karbohidrat dari
protein dan lemak
• Bila simpanan karbohidrat tubuh
berkurang dibawah normal, maka
cadangan glukosa akan diambil dari asam
amino (protein) dan gliserol (lemak)
proses ini dikenal dengan istilah
glukoneogenesis
Cont...
• Bila kadar glukosa dalam sel menurun,
adenohipofisis akan mulai meningkatkan sekresi
kortikotropin.
• Kortikotropin akan merangsang korteks adrenal
untuk menghasilkan sejumlah besar hormon
glukokortikoid, terutama kortisol
• Kortisol memobilisasi protein terutama dari seluruh
tubuh dalam bentuk asam amino
• Asam amino akan di deaminasi dalam hati untuk
di ubah menjadi glukosa
Puasa / kelaparan...???
• Kadar glukosa darah memacu jalur metabolisme
karbohidrat berikut :
1. Glikogenolisis
2. Glukoneogenesis
Metabolisme lemak
Metabolisme lemak
• Sejumlah senyawa kimia dalam makanan
mengandung lemak/lipid
• Lemak/lipid terdiri atas :
* Trigliserida
* Fosfolipid
* Kolesterol
Fungsi lemak/lipid
1. Komponen struktur membran sel
2. Lapisan pelindung dari beberapa jaringan
tubuh
3. Sumber energi cadangan
4. Sebagai komponen dalam proses
pengangkutan nutrisi melalui membran
PENCERNAAN LEMAK
• Bahan makanan yang mengandung lemak/lipid
masuk kedalam mulut dan lambung. Di dalam mulut
dan lambung tidak terjadi proses enzimatis karena
tidak ada enzim lipase
• Lemak yang keluar dari lambung masuk ke usus
halus (duodenum) akan merangsang keluarnya
hormon kolesistokinin (disekesi oleh sel epitel usus
akibat adanya kimus yang mengandung lemak)
menyebabkan kantung empedu berkontraksi
mengeluarkan cairan empedu kedalam duodenum.
Cont...
• Didalam duodenum lemak diemulsi oleh
cairan empedu dari droplet besar menjadi
droplet kecil (diameter ± 1 µm)
• Setelah diemulsikan oleh cairan empedu,
selanjutnya droplet kecil lemak akan di
tangkap dan dipecah oleh enzim lipase
(disekresi oleh sel asinar pankreas)
menjadi asam lemak dan monogliserida
Cont...
• Selanjutnya lemak ( 70% asam lemak dan
sisanya monogliserida) akan absorbsi
kedalam usus melalui pembuluh darah usus
• Sesampainya di sel epitel usus,
monogliserida dan asam lemak disintesis
kembali menjadi molekul trigliserida baru
yang berkumpul dan masuk kedalam limfe
dalam bentuk droplet kecil yang disebut
kilomikron
Cont...
• Kandungan kilomikron adalah lemak 81-
82 %, protein 2%, fosfolipid 7 % dan
kolesterol 9%
• Hal inilah yang menyebabkan plasma
menjadi keruh.
Cont...
• Selanjutnya kilomikron dikeluarkan dari sirkulasi
darah saat melalui kapiler jaringan adiposa dan hati
• Jaringan adiposa dan hati berisi banyak enzim
yang disebut lipoprotein lipase
• Enzim Lipoprotein lipase aktif dalam endotel
pembuluh darah dimana enzim ini berfungsi
menghidrolisis kilomikron yang melekat pada
dinding endotel pembuluh darah dan selanjutnya
berdifusi ke dalam sel lemak jaringan adiposa dan
hati
Cont...
• Enzim lipase juga menyebabkan hidrolisis
fosfolipid
• Jadi, sebagian besar kilomikron
dikeluarkan dari sirkulasi darah, kemudian
sisanya diambil terutama dihati
Transpor asam lemak dalam
darah
• Bila lemak yang telah disimpan dalam
jaringan adiposa hendak digunakan dalam
tubuh (untuk energi), proses:
• Lemak ditranspor terutama dalam bentuk
asam lemak bebas. Hal ini dipengaruhi
oleh:
1. Rendahnya persediaan glukosa pada sel
lemak
2. Aktifnya hormon lipase oleh hormon lain
Cont...
• Sewaktu meninggalkan sel lemak, asam
lemak mengalami ionisasi dengan kuat
dalam plasma dan molekul albumin
protein plasma.
• Asam lemak yang berikatan dengan
protein disebut asam lemak bebas
• Konsentrasi asam lemak bebas dalam
plasma pada keadaan istirahat ± 15 mg/dl
Lipoprotein
• Pada keadaan setelah penyerapan, 95 %
dari seluruh lipid di dalam plasma berada
dalam bentuk lipoprotein ( Lipoprotein ini
merupakan partikel yang lebih kecil dari
kilomikron namun komposisinya sama
yaitu mengandung trigliserida, fosfolipid,
kolesterol dan protein)
Cont...
• Konsentrasi total lipoprotein dalam plasma
rata-rata sekitar 700 mg/dl
• Terdiri atas: trigliserida 160 mg/dl,, fosfolipid
160 mg/dl, kolesterol (180 mg/dl), protein 200
mg/dl
• Fungsi lipoprotein:
mengangkut komponen lipid (trigliserida,
fosfolipid, kolesterol) keberbagai organ
tubuh.
Cont...
• Lipoprotein plasma dibagi menjadi 4
golongan:
 VLDL (Very low density lipoprotein)
 LDL (low density lipoprotein)
 HDL (High density lipoprotein)
 VHDL (High density lipoprotein).
Cont...
• VLDL mengandung senyawa protein,
trigliserida, fosfolipid, dan kolesterol, dibawa
ketepi sel sepanjang dinding pembuluh darah.
• selanjutnya VLDL mengalami pengurain lipid
menjadi asam lemak dan gliserol dan pada
akhirnya berubah menjadi LDL.
• LDL berinteraksi dengan molekul reseptor yang
terdapat dalam membran sel dan komplek LDL
(reseptor masuk ke dalam sel)
Cont...
• Di dalam sel, komponen protein dari LDL di urai
menjadi asam amino dan senyawa lipid di uraikan
menjadi koleseterol
• Kolesterol ini digunakan untuk pembentukan
membran sel
• Kolesterol bebas yang berlebih dikeluarkan dari
membran sel dengan bantuan HDL yang juga
terdapat dalam darah
• HDL akan mengikat kolesterol bebas untuk
kemudian dibawa kehati
Cont...
• Dihati koleseterol dibebaskan kembali untuk
cadangan kolesterol di hati untuk sintesis VLDL.
• Selain itu, sebagian kolesterol dihati juga akan
dirubah menjadi senyawa steroid terutama
asam empedu seperti kolad, asam glikolat dll.
• Kolesterol juga akan digunakan sebagai bahan
baku sintesa hormon steroid antara lain
testosteron, progesteron dan aldosteron
Cont...
• Jadi, apabila HDL besar dari LDL
kemungkinan LDL yang masuk ke sel
relatif lebih kecil.
• Jumlah HDL yang tinggi dalam plasma
darah akan mempercepat proses
pengangkutan kolesterol dari tepi sel atau
mengurangi pengangkutan LDL dalam sel,
sehingga akan memperkecil penimbunan
kolesterol pada dinding pembuluh darah.
Metabolisme protein
Metabolisem protein
• ± ¾ bagian padat tubuh adalah protein
• Unsur dasar protein adalah asam amino
• Konsentrasi normal asam amino dalam
darah adalah 35-65 mg/dl
Pencernaan protein
• Pencernaan protein dimulai di lambung yaitu oleh
bantuan enzim pepsin (disekresi oleh sel cheif
mukosa lambung)
• Ketika kimus yang mengandung protein memasuki
berada di lambung, makan enzim pepsin akan
memecah protein tersebut menjadi polipeptida.
• Selanjutnya polipeptida tersebut akan masuk ke
duodenum. Di duodenum, polipeptida akan
dipecah menjadi oligopeptida oleh enzim protease
(disekresi oleh sel asinar pankreas)
Cont...
• Selanjutnya oleh enzim brush border
seperti tripsin, kimotripsin
karbosipeptidase, dan aminopeptidase
di usus halus akan memecah
oligopeptida menjadi asam amino
• Asam amino kemudian diabsorpsi ke
dalam kapiler darah usus halus.
Cont...
• Asam amino ini kemudian digunakan
untuk pembentukan protein plasma, bila
ada kelebihan, asam amino akan di rubah
menjadi asam piruvat dan masuk kedalam
siklus krebs untuk menghasilkan energi
atau di ubah menjadi urea dan keluar
bersama urin
Fungsi protein plasma
• Tipe utama protein yang terdapat dalam plasma
adalah:
 Albumin
 Globulin
 Fibrinogen
• Fungsi albumin:
membentuk tekanan osmotik koloid (menahan
cairan) didalam plasma (mencegah kehilangan
plasma dari kapiler)
Cont...
• Fungsi globulin:
berperan pada imunitas alamiah dan
imunitas yang didapat sehingga seseorang
dapat melawan invasi organisme
• Fungsi fibrinogen
membentuk bekuan darah yang membantu
memperbaiki kebocoran sistem sirkulasi
Pembentukan protein plasma
• Pada dasarnya semua albumin dan
fibrinogen serta 50 -80 % globulin
dibentuk dihati, sedangkan sisa globulin
lainnya dibentuk di jaringan limfoid
(membentuk antibodi)
• Kecepatan pembentukan protein plasma
adalah 30 mg/hari.
Cont...
• Keadaan penyakit tertentu, seringkali
menyebabkan kehilangan protein plasma
dengan cepat (luka bakar).
• Pembentukan protein plasma yang cepat
dapat membantu mencegah terjadinya
kematian pada keadaan tersebut
Semoga bermanfaat