Anda di halaman 1dari 19

Case report

Vaginosis
Bakterial

dr. Dewi Ajeng RKN


Ny P, 25 tahun

datang ke poli Sehati PKC Kalideres dengan keluhan muncul


keputihan berwarna keruh kekuningan, berbau amis dan
terasa gatal sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan dirasakan
semakin mengganggu dimalam hari. Keluhan berdarah saat
berhubungan disangkal. Pasien mempunyai kebiasaan memakai
pakaian dalam berbahan satin ketat serta sering mencuci
alat genital dengan sabun mandi. Riwayat hubungan seksual
hanya dengan 1 pasangan. Alat kontrasepsi yang dipakai
adalah suntikan per 3 bulan. Pasien belum pernah mengobati
keluhannya
Riwayat
Riwayat Riwayat
penyakit
pengobatan keluarga
sebelumnya
Keluhan
Belum serupa
Tidak ada
diobati pada suami
(-)
Mata :
Kepala : THT :
Konjungtiv
Normosefa Tidak ada
a anemis
l kelainan
-/-
Paru :
Sonor +/+,
Thorax : bunyi
Leher :
Pergeraka napas
Tidak ada
n dada vesikuler,
kelainan
simetris ronkhi -/-,
Jantung : Abdomen : wheezing
Bunyi Supel, Ekstremita
-/-
jantung I nyeri s : Akral
dan II tekan (-), hangat,
reguler, timpani, CRT < 3
murmur bising detik,
(-), gallop usus (+) edema (-)
(-) normal
ad regio vulvavaginalis : tidak
terlihat adanya tanda radang.
Ditemukan leukorea pada sisi labia
minora

Status lokalis
Pemeriksaan Penunjang

Swab vagina
Epitel +
Leukosit +
Jamur -
GO Tidak ditemukan
diplococcus gram negatif

◍ VB merupakan SINDROM POLIMIKROBA,
yang mana laktobasilus vagina

normal, khususnya yang menghasilkan


H2O2 digantikan oleh berbagai
bakteri anaerob.

G. vaginalis, Mobiluncus sp, Bacteroides sp dan M. Hominis


Database PKC KALIDERES
JANUARI – DESEMBER 2017

acute vaginitis

9.85%
4.92% 2.27%
usia 20-44 tahun
usia 45-54 tahun
usia 15-19 tahun
lain-lain

82.95%
FAKTOR RESIKO
MANIFESTASI KLINIS
Patofisiologi BV

G. Vaginalis
pH
Asam amino sel epitel vagina
Kuman-kuman
anaerob +
Degenerasi sel
bakteri vagina
fakultatif
Duh tubuh
amin vagina

Fishy odor
Diagnosis BV
kriteria Amsel (1983)
TATALAKSANA FARMAKOLOGI
NON FARMAKOLOGI
Plan
Terima kasih
Salam sehat dari kami Internship Kecamatan Kalideres

Any questions?
1. Truter, Ilse and Graz, Michael. Bacterial Vaginosis : Literature review of treatment options with
spesific emphasis on non antibiotic treatment. Academic journal, African Journal of Pharmacy and
Pharmacology. 2013. South Africa
2. Mastromarino, Paola etc. Bacterial Vaginosis : A Review on Clinical Trials with Probiotics. New
Microbilogica Journal, 2013. Italy
3. Pedoman Nasional Penanganan Infeksi Menular Seksual, Kementerian Kesehatan RI, 2015. Jakarta
4. Database Puskesmas Kecamatan Kalideres Januari-Desember 2017
5. Astriningrum, Rinadewi dkk. Prevalensi dan Faktor Resiko Vaginosis Bakterial sesuai Kriteria Amsel
pada Wanita Penjaja Seks di Tangerang. PERDOSKI, Jakarta. 2015

6. Ramadhan, buyung. Vaginosis Bakterial dalam www.eprints.undip.ac.id, Semarang. 2014

7. Judanarso, Jubianto. Vaginosis Bakterial dalam Imu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi Keenam. Badan
Penerbit FKUI, Jakarta. 2011.
8. Auckland Sexual Health Service. The Facts About Bacterial Vaginosis.
www.ashs.org.nz/pdf_2007/bacterial_vaginosis.pdf . Auckland. 2007

9. Mualiawan, S dan Suryawidjaya, J. Diagnosis Praktis Vaginosis Bakterial pada Kehamilan. Dalam

http://www.univmed.org . Mikrobilogi Fakultas Kedokteran Trisakti, Jakarta. 2011.