Anda di halaman 1dari 22

SOSIALISASI

UPAYA KESEHATAN KERJA (UKK)


DI PUSKESMAS BOGOREJO
TAHUN 2017
Dasar Hukum
1. UUD 1945 Pasal 28H ayat 1
“Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan
batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan
lingkungan hidup yang baik dan sehat serta
berhak memperoleh pelayanan kesehatan.”
2. UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Tenaga Kerja
3. UU Nomor 23 Tahun 1992 Pasal 23 tentang
Kesehatan Kerja
Pengertian Pos UKK
• Pos UKK adalah bentuk upaya kesehatan
bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang
memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar bagi
masyarakat pekerja terutama pekerja informal.

• Pos UKK dilaksanakan dari, oleh, dan untuk


masyarakat pekerja.
Sektor Informal
Tujuan Pembentukan Pos UKK
Tujuan Umum : mewujudkan masyarakat pekerja yang
sehat dan produktif.

Tujuan Khusus :
1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat pekerja
tentang kesehatan kerja.
2. Meningkatnya pelayanan kesehatan kerja yang
dilakukan oleh kader, masyarakat pekerja dan tenaga
kesehatan yang terlatih kesehatan kerja.
3. Meningkatnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan
masyarakat pekerja terhadap risiko dan bahaya akibat
kerja yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Apa Manfaat Pos UKK?
 Bagi Masyarakat Pekerja
Permasalahan kesehatan kerja dapat dideteksi
secara dini, dan masyarakat pekerja dapat
memperoleh pelayanan kesehatan kerja yang dapat
dijangkau.

 Bagi Kader Kesehatan


Kader mendapatkan informasi lebih awal tentang
kesehatan kerja.
Apa Manfaat Pos UKK?
 Bagi Puskesmas
Memperluas jangkauan pelayanan puskesmas.
Apa Peran dan Fungsi Pos UKK?
1. Mengidentifikasi masalah kesehatan di lingkungan kerja.
2. Menyusun rencana pemecahan masalah kesehatan di
lingkungan kerja.
3. Melakukan penyuluhan kesehatan di tempat kerja.
4. Melakukan pelayanan kesehatan dasar (tensi, BB)
5. Melaksanakan kewaspadaan dini terhadap berbagai
resiko dan masalah kesehatan pekerja.
6. Melaksanakan rujukan ke Puskesmas.
7. Pencatatan dan pelaporan.
Apa Peran Puskesmas dalam
Kegiatan Pos UKK?
1. Sebagai fasilitator dalam pembentukan dan pembinaan
Pos UKK di wilayah kerjanya.
2. Memfasilitasi pemeriksaan kesehatan pekerja secara
berkala.
3. Sebagai rujukan pelayanan kesehatan kerja.
4. Membangun komitmen dengan kader, tokoh
masyarakat, tokoh agama, perusahaan dan sektor
swasta dalam pembinaan dan pengembangan Pos
UKK.
Siapa yang melaksanakan pelayanan
kesehatan di Pos UKK?
• Pelayanan kesehatan dilaksanakan oleh kader
kesehatan kerja yang sudah dilatih yang
difasilitasi Petugas Kesehatan.
Kenapa Perlu Pos UKK?
• Jumlah pekerja semakin meningkat  sebagian besar
belum mendapatkan pelayanan kesehatan kerja yang
memadai.
• Banyaknya pekerja yang mengalami penyakit akibat
kerja dan kecelakaan kerja yang dapat menurunkan
produktivitas kerja.
• Pos UKK diperlukan untuk memberikan pelayanan
kesehatan  peningkatan kesehatan, pencegahan
penyakit, dan pengobatan sederhana.
Syarat dibentuknya Pos UKK
1. Ada kelompok pekerja yang membutuhkan pelayanan kesehatan kerja.
2. Ada keinginan pekerja untuk membentuk Pos UKK.
3. Adanya kesediaan pekerja sebagai kader Pos UKK.
4. Ada tempat yang memadai untuk dijadikan sebagai Pos UKK.
5. Tersedianya P3K kit dan P3P kit.
6. Tersedia contoh Alat Pelindung Diri (APD) untuk pekerja sesuai dengan
jenis pekerjaannya.
7. Timbangan badan dan alat pengukur tinggi badan.
8. Meja, kursi, tempat tidur dan lemari obat.
9. Adanya buku pencatatan dan pelaporan.
10. Adanya buku panduan dan media penyuluhan.
11. Alat tulis

Syarat 1 – 6 mutlak harus dipenuhi, sedangkan syarat lainnya dapat


menyusul.
Anggota Pos UKK
 Anggota Pos UKK adalah masyarakat pekerja.

 Minimal dapat dibentuk Pos UKK dengan


anggota 10 orang.
Jenis Pelayanan Kesehatan di Pos
UKK
1. Pelayanan Promotif
PHBS, penyuluhan kesehatan kerja, konsultasi
kesehatan kerja sederhana (gizi, APD, berhenti
merokok, kebugaran, dll).
2. Pelayanan Preventif
Mendata jenis pekerjaan agar dapat mengetahui risiko
yang mungkin timbul, pengenalan risiko bahaya di
tempat kerja.
3. Pelayanan Kuratif
P3K, P3P, pencatatan dan pelaporan.
Dari mana sumber pembiayaan
kegiatan di Pos UKK?
• Dana sehat pekerja (iuran pekerja)
• Iuran pengguna jasa Pos UKK
• Sumbangan yang bersifat tidak mengikat
(donatur)
• Dana stimulan dari pemerintah
• Dll
Siapakah kader Pos UKK?
• Dipilih oleh masyarakat pekerja sendiri
• Dapat membaca dan menulis
• Tinggal di lingkungan tempat kerja tersebut
• Bersedia bekerja secara sukarela
• Mempunyai cukup waktu untuk bekerja bagi masyarakat
pekerja
• Sudah dilatih dan paham prinsip-prinsip kesehatan kerja
Apakah peran kader Pos UKK?
1. Membuat perencanaan upaya kesehatan kerja
2. Melaksanakan penyuluhan tentang K3
3. Melaksanakan pertolongan pertama pada kecelakaan
(P3K), pertolongan pertama pada penyakit (P3P), atau
pengobatan sederhana
4. Merujuk penderita ke Puskesmas / sarana kesehatan
terdekat
5. Mengelolaan penyediaan APD
6. Pembinaan lingkungan kerja dan cara kerja yang baik
dan benar
7. Melaksanakan pencatatan dan pelaporan
Contoh – contoh APD
TERIMAKASIH