Anda di halaman 1dari 14

BAGAIMANA ESENSI DAN URGENSI IDENTITAS

NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU DETERMINAN


PEMBANGUNAN BANGSA DAN KARAKTER
Identitas Nasional

 Identitas: Ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang atau jati diri.


 Nasional: Bersifat kebangsaan; berkenaan atau berasal dari bangsa
sendiri; meliputi suatu bangsa.
 Identitas Nasional lebih dekat dengan arti jati diri yakni ciri-ciri atau
karakteristik, perasaan atau keyakinan tentang kebangsaan yang
membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain.
 Tilaar menyatakan identitas nasional berkaitan dengan pengertian
bangsa.
 Koenta Wibisono, identitas nasional adalah manifestasi nilai budaya
yang berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan
ciri khas tertentu yang berbeda dengan bangsa lainnya.
Contoh Unsur-Unsur Identitas
Nasional
Suku Bangsa Kebudayaan
Agama Bahasa
Mengapa Perlu Identitas Nasional

Rasa bangga
Pemersatu
bangsa
Kecintaan
Identitas pada bangsa
Nasional
Pembeda
Saling
dengan
menghargai
bangsa lain
Sumber Historis, Sosiologis, Politik
Identitas Nasional Indonesia
 Bendera negara Sang Merah Putih
 Bahasa Negara Bahasa Indonesia
 Lambang Negara Garuda Pancasila
 Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
 Semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika
 Dasar Falsafah Negara Pancasila
 Semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika
Lambang Negara Sang Merah
Putih
 Ketentuan tentang Bendera
Negara diatur dalam UU No. 24
tahun 2009 mulai Pasal 4 sampai
Pasal 24.
 Bendera warna merah putih
dikibarkan pertama kali pada
tanggal 17 Agustus 1945 namun
telah ditunjukkan pada peristiwa
Sumpah Pemuda tahun 1928.
 Bendera Pusaka Sang Saka Merah
Putih saat ini disimpan dan
dipelihara di Monumen Nasional
Jakarta.
Bahasa Negara Bahasa Indonesia

 Ketentuan tentang Bahasa


Negara diatur dalam UU No. 24
tahun 2009 mulai Pasal 25 sampai
Pasal 45.
 Bahasa Indonesia sebagai bahasa
negara merupakan hasil
kesepakatan para pendiri NKRI.
 Bahasa Indonesia berasal dari
rumpun bahasa Melayu.
Lambang Negara Garuda
Pancasila
 Ketentuan Lambang Negara
diatur dalam UU No. 24 tahun 2009
mulai Pasal 46 sampai Pasal 57.
 Garuda adalah burung khas
Indonesia yang dijadikan
lambang negara. Di tengah-
tengah perisai burung Garuda
terdapat sebuah garis hitam tebal
yang melukiskan khatulistiwa.
Pada perisai terdapat lima buah
ruang yang mewujudkan dasar
Pancasila.
Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

 Ketentuan tentang Lagu


Kebangsaan Indonesia Raya
diatur dalam UU No. 24 tahun 2009
mulai Pasal 58 samapai Pasal 64.
 Indonesia Raya sebagai lagu
kebangsaan pertama kali
dinyanyikan pada Kongres
Pemuda II tanggal 28 Oktober
1928.
 Lagu Indonesia Raya selanjutnya
menjadi lagu kebangsaan yang
diperdengarkan pada setiap
upacara kenegaraan.
Semboyan Negara Bhinneka
Tunggal Ika
 Bhinneka Tunggal Ika artinya
berbeda-beda tetapi tetap satu
jua.
 Indonesia beraneka warna tetapi
karena tersusun baik maka
keanekaragaman itu dapat
membentuk keindahan.
 Tak ada negara atau bangsa lain
yang menyamai
keanekaragaman Indonesia.
Dasar Falsafah Negara Pancasila

 Pancasila berfungsi sebagai


dasasr negara, ideologi nasional,
pandangan hidup bangsa.
 Pancasila dianggap sebagai
perekat bangsa, pemersatu
bangsa, dan tentunya menjadi
identitas nasional.
 Siapa pun orang Indonesia atau
yang mengaku sebagai warga
Indonesia harus punya
pemahaman, bersikap, dan
berperilaku sesuai dengan
Pancasila.
Tantangan Identitas Nasional
Indonesia
Faktor Internal Faktor Eksternal
 Kecewa pada pemerintahan saat  Cepatnya arus globalisasi
ini. Karena kasus-kasus korupsi,
 Paham liberalisme yang dianut
penyalahgunaan kekuasaan.
oleh negara-negara barat yang
 Sikap keluarga & lingkungan memberikan dampak pada
sekitar tidak mencerminkan rasa kehidupan bangsa.
nasionalisme.
 Marak unjuk rasa berlebihan
menimbulan sifat egois &
emosional.
 Tidak menjadi Pancasila acuan
perilaku sehari-hari
Esensi dan Urgensi Identitas
Nasional Indonesia
 Agar bangsa Indonesia dikenal oleh bangsa lain.
 Tanda berhasil melepaskan diri dari kekuasaan asing.
 Identitas nasional penting bagi kewibawaan negara dan bangsa.
 Agar tidak mudah terombang-ambing dengan perkembangan
jaman.
 Agar dapat mencapai cita-cita dan tujuan bersama.