Anda di halaman 1dari 12

Perhitungan Tarif BOP,

Selisih BOP, dan Ayat Jurnal


Kelompok 7

Nama Anggota Kelompok:


Rima Rahayu Harmelia (1410532017)
Siska Dili Lorenza (1410531020)
Sesty Regiani Ladirum (1410531030)
Rony Pradipta (1410531078)
Soal
PT Cindua Matomemproduksi produk melalui dua
departemen produksi, yaitu Pemotongan dan Perakitan,
serta dua departemen jasa, yaitu pemeliharaan dan
Pembangkit Tenaga Listrik (PTL).
Perusahaan mengalokasikan biaya departemen jasa ke
departemen produksi dengan menggunakan metode
aljabar.
Biaya departemen pemeliharaan dialokasikan berdasarkan
jam kerja langsung, dan departemen Pembangkit Tenaga
Listrik dialokasikan berdasarkan kWh.
Jam mesin digunakan sebagai dasar untuk penentuan tarif
biaya overhead pabrik.
Anggaran biaya overhead pabrik dan lainnya adalah:
Pemotongan Perakitan Pemeliharaan PTL
BOP variabel yang Rp10.000 Rp6.000 Rp1.000 Rp2.500
dianggarkan
BOP tetap yang Rp7.500 Rp8.000 Rp2.000 Rp3.000
dianggarkan
kWh 700 800 500 -
Jam kerja langsung 350 400 - 250
Jam mesin (kapasitas 200 400 - 250
normal)
Departemen pemotongan memiliki biaya sesungguhnya
sebesar Rp25.000 dengan selisih kapasitas (laba) sebesar
Rp1.000 dan departemen perakitan memiliki biaya
overhead sesungguhnya sebesar Rp20.000 dengan selisih
kapasitas (rugi) sebesar Rp500.
a. Hitunglah tarif biaya overhead pabrik untuk setiap
departemen produksi.
b. Hitunglah selisiu biaya overhead pabrikdan selisih
pengeluaran.
c. Buatlah ayat jurnal yang diperlukan (selisih BOP ditutup
ke rekening Harga Pokok Penjualan).
SOAL A JASA YANG DIBERIKAN
PEMELIHARAAN PTL
JKL % KWH %
PEMELIHARAAN 0 0% 500 25%
PEMOTONGAN 350 35% 700 35%
PERAKITAN 400 40% 800 40%
PTL 250 25% 0 0%
TOTAL 1000 100% 2000 100%

PEMELIHARAAN = X

PTL = Y

X = 3000 + 0,25Y X = 3000 + 0,25Y Y = 5500 + 0,25X

Y = 5500 + 0,25X X = 3000 + 0,25 ( 5500 + 0,25X ) Y = 5500 + 0,25 ( 4666,6666667 )

X = 3000 + 1375 + 0,0625X Y = 6666,67

0,9375X = 4375

X = 4666,67
A. PEMOTONGAN PERAKITAN PEMELIHARAAN PTL TOTAL BIAYA

BOP VARIABEL YANG DIANGGARKAN 10.000 6.000 1.000 2.500 19.500

BOP TETAP YANG DIANGGARKAN 7.500 8.000 2.000 3.000 20.500

ALOKASI BIAYA :

ALOKASI BIAYA PTL 2333 2667 1667 (6667)

ALOKASI BIAYA PEMELIHARAAN 1633 1867 (4667) 1167

TOTAL BOP SETELAH ALOKASI 21.467 18.533 0 0 40.000

TOTAL BOP TETAP 7.500 8.000

TOTAL BOP VARIABEL 13.967 10.533

JAM MESIN 200 400

TARIF BOP TOTAL 107,33 46,33

TARIF BOP TETAP 37,50 20,00

TARIF BOP VARIABEL 69,83 26,33


SOAL B
SELISIH KAPASITAS PEMOTONGAN PERAKITAN

(KAPASITAS NORMAL -
KAPASITAS
(200 - U) x 37,5 (400 - V) x 20
SESUNGGUHNYA) x
TARIF TETAP

(200 - U) x 37,5 = -1000 (400 - V) x 20 = 500


7500 - 35,5U = -1000 8000 - 20V = 500
8500 = 37,5U 7500 = 20V
U = 226,67 V = 375
SELISIH BOP PEMOTONGAN PERAKITAN
TOTAL BOP 25000,00 20000,00
BOP DIBEBANKAN:
226,67 x 107,33 24328,13
375 x 46,33 17373,75
SELISIH BOP 671,87 2626,25
(RUGI) (RUGI)

SELISIH PENGELUARAN PEMOTONGAN PERAKITAN


TOTAL BOP 25000,00 20000,00
BOP TETAP YANG DIANGGARKAN 7500,00 8000,00
BOP VARIABEL SESUNGGUHNYA 17500,00 12000,00
BOP VARIABEL YANG DIANGGARKAN
PADA KAPASITAS SESUNGGUHNYA
226,67 x 69,83 15828,13
375 x 26,33 9873,75
SELISIH PENGELUARAN 1671,87 2126,25
(RUGI) (RUGI)

SELISIH KAPASITAS PEMOTONGAN PERAKITAN


(200 - 226,67) x 37,5 1000
(400-375) x 20 (LABA) 500
(RUGI)
TOTAL SELISIH BOP 671,87 2626,25
(RUGI) (RUGI)
AYAT JURNAL YANG DIPERLUKAN
• Membebankan BOP ke produk
Persediaan BDP – Dept Pemotongan 24328,13
Persediaan BDP – Dept Perakitan 17373,75
BOP – Dept Pemotongan 24328,13
BOP – Dept Pemotongan 17373,75

• Mencatat BOP sesungguhnya


BOP – Dept Pemotongan 25000
BOP – Dept Pemotongan 20000
Berbagai rekening di kredit 45000
 Mencatat selisih BOP
Selisih pengeluaran Dept Pemotongan 1671,87
Selisih pengeluaran Dept Perakitan 2126,25
Selisih kapasitas Dept Perakitan 500
Selisih BOP Dept Pemotongan 671,87
Selisih BOP Dept Perakitan 2626,25
Selisih kapasitas Dept Pemotongan 1000

 Menutup selisih BOP


Harga pokok penjualan 3298,12
Selisih kapasitas Dept Pemotongan 1000
Selisih pengeluaran Dept Pemotongan 1671,87
Selisih pengeluaran Dept Perakitan 2126,25
Selisih kapasitas Dept Perakitan 500
Terimakasih