Anda di halaman 1dari 37

SAY NO TO FREE SEX

Patria Teenager Consult Center


STIKes Patria Husada Blitar

PatriaTeenager ConsultCenter PatriaTeenager 085736376617 / 085785079010


Pengertian
2

Hubungan seksual yang


dilakukan oleh laki – laki dan
perempuan tanpa menikah,
sering berganti pasangan.

Sabtu, 28
Januari
2015
Fakta
15 % remaja usia 10-24 tahun di
Indonesia telah melakukan hubungan sex
diluar nikah
85% hubungan sex di usia 13-17 tahun
Dirumah
Dengan pacar

2,3 juta kasus aborsi di Indonesia / tahun


20% oleh remaja

3
Seksualitas
a. Pengertian Seksualitas
Asal kata: seks
Arti seks
1.Jenis kelamin
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi
Seksualitas
a. Pengertian Seksualitas
Asal kata: seks

Arti seks
1.Jenis kelamin Laki-laki || Perempuan
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi
Seksualitas
a. Pengertian Seksualitas
Asal kata: seks

Arti seks
1.Jenis kelamin
2.Reproduksi seksual Menghasilkan
3.Organ Reproduksi keturunan
Seksualitas
a. Pengertian Seksualitas
Asal kata: seks

Arti seks
1.Jenis kelamin Laki-laki Perempuan
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi

Penis vagina
Seksualitas
a. Pengertian Seksualitas
Segala sesuatu yang menyangkut hidup
manusia sebagai mahluk seksual.
emosi
perilaku seksual,
perasaan
hubungan seksual
kepribadian dan orientasi
Sikap seksual
Seksualitas
a. Pengertian Seksualitas
 Perilaku seksual adalah segala bentuk perilaku yang
muncul akibat dorongan seksual.
 Hubungan seksual adalah masuknya penis kedalam
vagina sebagai salah satu bentuk penyaluran
dorongan seksual.
 Orientasi seksual adalah kecenderungan seseorang
mencari pasangan seksualnya berdasarkan jenis
kelamin
Seksualitas
b. Pubertas
Pengertian:
Masa tubuh berubah dari
anak-anak ke dewasa
Seksualitas
b. Pubertas

Kapan pubertas?
 Laki-laki :umur 11-12 tahun,
 Perempuan :umur 8 – 10 tahun

tidak mutlak, bisa sebaliknya


Seksualitas
b. Pubertas

Kenapa bisa?
Laki-laki Perempuan
Perubahan kerja
hormon.
Testosteron Esterogen
Progesteron
Seksualitas
b. Pubertas

Apa yang terjadi?


• Payudara
 Perubahan fisik • Panggul
Perempuan • Rambut di:
Laki-laki •Ketiak
•Sekitar vagina
 Perubahan psikologis
Lihat juga:
Perempuan menstruasi
Laki-laki
Seksualitas
b. Pubertas

Apa yang terjadi?


• Suara membesar
 Perubahan fisik • Rambut di:
Perempuan •Ketiak
•Atas bibir (kumis)
Laki-laki •Bawah bibir (janggut)
•Sekitar penis
 Perubahan psikologis
Lihat juga:
Perempuan mimpi basah
Laki-laki
Seksualitas
b. Pubertas

Apa yang terjadi? • Sensitif


 Perubahan fisik •Mudah
Perempuan tersinggung
Laki-laki •Mudah marah
• Irasional
• Stress
 Perubahan psikologis • Takut
Perempuan • Ingin mandiri
Laki-laki • Ekspresif
• Selalu ingin tahu
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko

1. Seks Pra Nikah


a. KTD
b. Aborsi
c. IMS

2. Penyimpangan Perilaku Seksual


Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
suatu kehamilan yang
a. KTD
oleh karena suatu
 Pengertian
sebab maka
 Sebab
keberadaannya tidak
 Dampak
diinginkan atau
diharapkan oleh calon
b. Aborsi
orang tua bayi
c. IMS tersebut.
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
Pengertian • Pengetahuan ttg seks
Sebab minim
Dampak
• pemerkosaan
b. Aborsi
c. IMS
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
• Fisik:
1. Seks Pra Nikah kesehatan fisik rendah, perdarahan,
a. KTD komplikasi dan kehamilan
Pengertian bermasalah
• Psikologis
Sebab
tidak percaya diri, stres, malu
Dampak • Sosial
prestasi sekolah rendah(drop
b. Aborsi out),penolakan keluarga, dikucilkan
c. IMS masyarakat, tingkat ketergantungan
keuangan tinggi kemiskinan
• Anak yg dilahirkan
status kesehatan rendah,
keterlambatan perkembangan
intelektualitas
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah Berakhirnya/gugurnya
kehamilan sebelum kandungan
a. KTD mencapai usia 20
b. Aborsi minggu,(sebelum janin dapat
hidup di luar kandungan
 Pengertian
secara mandiri
 Dampak aborsi tidak
aman Aborsi

 Alasan
Spontan Buatan
(keguguran) (menggugurkan)
c. IMS
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
• Dampak fisik (pendarahan,
b. Aborsi infeksi alat reproduksi, ruptur
 Pengertian uterus/robek rahim, fistula
genital)
 Dampak aborsi
tidak aman • Dampak psikologis,
 Alasan (perasaan berdosa/bersalah);

• Dampak sosial, seperti


c. IMS dikucilkan oleh masyarakat,
teman dan keluarga.
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD • Mau terus sekolah
b. Aborsi • Takut orangtua
 Pengertian • Mental & ekonomi belum
 Dampak aborsi tidak siap
aman
• Malu pada sosial
 Alasan
• Tidak menyukai yang
menghamili
c. IMS
• Ingin terus bekerja.
• bingung dengan status
anaknya nanti
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
b. Aborsi Adalah infeksi yang
c. IMS ditularkan melalui
• Informasi umum hubungan seksual.
• Dampak
• Pencegahan
• Pengobatan IMS lebih beresiko
bila HUS berganti-
ganti pasangan
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
• Dampak Fisik
a. KTD Infeksi alat reproduksi
b. Aborsi Peradangan alat reproduksi
Kanker leher rahim, Nyeri dan
c. IMS rasa tidak nyaman waktu
• Informasi umum berhubungan seks, Nyeri pada
• Dampak saat kencing Kemandulan
• Pencegahan Lebih mudah terinfeksi HIV
• Pengobatan
• Dampak Psikologis
Rendah diri, Malu dan takut,
Gangguan hubungan seks
setelah menikah,
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko

Pencegahan IMS • Tidak ber-HUS


• Lakukan kegiatan positif
• Cari Info yg benar ttg IMS
• Tingkatkan ketahanan
moral (pendidikan
Agama)
• Diskusi dg Ortu
• Menolak HUS
• Bersikap Waspada
Seksualitas
b. PerilakubSeksual Berisiko
tidak dapat dilakukan
Pengobatan IMS sendiri.
Yang perlu dilakukan:
- Konsultasi kepada dokter
- Minum obat sesuai anjuran
dokter
- Pasangan seksual diajak
serta berobat untuk
menghindari penularan
berulang
Seksualitas
b. Perilaku Seksual Berisiko

2. Penyimpangan seksual
adalah aktivitas seksual yang
ditempuh seseorang untuk
mendapatkan kenikmatan seksual
dengan tidak sewajarnya.
???
BAHAYA SEKS BEBAS
Bahaya Fisik
AIDS singkatan dari Aquired Immuno Deficiency Syndrome.
Resiko kehamilan dini yang tak dikehendaki
Ketidaksiapan mental ibu.
Gangguan pertumbuhan organ-organ tubuh pada janin
Mengakhiri kehamilannya atau sering disebut dengan
aborsi.

29
Bahaya Sosial

Sex bebas akan menyebabkan seseorang tidak lagi berpikir untuk


membentuk keluarga, mempunyai anak, apalagi memikul sebuah
tanggung jawab.
Lebih parah lagi seorang wanita yang melakukan sex bebas pada
akhirnya akan terjerumus ke dalam lembah pelacuran dan
prostitusi.
seorang remaja akan semakin nekad, membangkang dan tidak
patuh lagi pada orang tua

30
Bahaya Perekonomian
 Sex bebas akan melemahkan perekonomian
menurunnya produktivitas si pelaku
akibat kondisi fisik dan mental yang menurun
penghamburan harta untuk memenuhi keinginan sex
bebasnya
upaya mendapatkan harta dan uang dengan
menghalalkan segala cara termasuk dari jalan yang
haram dan keji
korupsi, menipu, judi, bisnis minuman keras dan
narkoba dan lain sebagainya.
31
Penanggulangan Sex Bebas
Memperdalam keimanan
Memanfaatkan waktu luang
 Pemberian materi pendidikan seks yang dimulai pada
saat anak sadar mulai seks.

32
Pacaran sehat
Pacaran sehat
1. SEHAT FISIK
TIDAK ADA KEKERASAN, TIDAK ADA PEMAKSAAN.
2. SEHAT SOSIAL
TIDAK MELANGGAR NORMA-NORMA SOSIAL, TETAP
BERHUBUNGAN BAIK DENGAN TEMAN YANG LAIN.
3. SEHAT EMOSIONAL
SALING MENGERTI, TERBUKA, MENGUNGKAPKAN &
MENGENDALIKAN EMOSI DENGAN BAIK.
4. SEHAT SEKSUAL
TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN-PERBUATAN YANG
DILARANG OLEH AGAMA.
Pencegahan
1. Pentingnya kasih sayang dan perhatian yang cukup
dari orang tua
2. Pengawasan yang lebih terhadap media komunikasi,
seperti internet, handphone, dan lain-lain
3. Pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang.
Pengekangan akan berpengaruh terhadap kondisi
psikologis anaknya.
4. Perlunya pembelajaran agama yang diberikan sejak
dini
5. Penanaman moral dan budi pekerti yang baik sejak
dini.
Any question so far?