Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN BST

ERITRODERMA

NAMA PEMBIMBING
SHINTIA BELA BANGSA dr. FITRIYANTI, Sp.KK
ISIP ROMAN SYAKURA
IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. J

Umur : 60 tahun

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Alamat : Desa Pudak kumpe ulu

Pekerjaan : Petani Cokelat

Status Pernikahan : Menikah

Suku Bangsa : Melayu


ANAMNESIS
Keluhan Utama : Kulit berwarna merah kehitaman dan mengelupas diseluruh tubuh sejak ±
1 tahun yang lalu disertai gatal

Keluhan Tambahan :

Riwayat Perjalanan Penyakit :

Pasien datang bersama keluarga dengan keluhan kulit berwarna merah-kehitaman dan mengelupas diseluruh
tubuh sejak ± 1 tahun yang lalu disertai gatal. ± 1 tahun yang lalu pasien berkebun di kebun cokelat, tiba-tiba
kedua kaki pasien mengalami pembengkakan saat berkebun. Pasien tidak mengetahui penyebabanya. Bengkak
tersebut disertai nyeri. 15 hari selanjutnya pasien berobat ke puskesmas dan diberi obat suntik oleh dokter
puskesmas, setelah itu kaki pasien berubah warna menjadi merah dan mengelupas disertai gatal. Lama kelamaan
kulit kemerahan dan mengelupas dirasakan meluas hingga tubuh bagian atas serta menjadi ke seluruh tubuh.
Setelah itu pasien berobat ke RS.Bhayangkara selama 4 hari, keluhan kulit mengelupas
berkurang tetapi kulit kemerahan tetap ada. Setelah 4 hari dirawat pasien keluar karena pasien
adalah pasien umum. Selanjutnya pasien berobat di mantra di dekat tempat tinggalnya. Pasien
diberikan obat minum oleh mantra, tetapi pasien lupa nama obatnya. Lama kelamaan pasien
merasa kulit menjadi merah kehitaman dan kulit tetap mengelupas diseluruh tubuh.

Selanjutnya pasien menjadi pasien BPJS berobat ke RSUD Radeng attaher. Pasien rutin
melakukan penobatan dan keluhan dirasa membaik. Pasien berapa sudah sembuh dan
menghentikan [penobatannya sendiri, setelah beberapa hari obat dihentikan keuhan kulit
merah kehitaman dan mengelupas diseluruh tubuh kembali muncul sehingga pasien dibawa ke
IGD sengan kondisi kulit merah kehitaman dan mengelupas diseluruh tubuh, menggigil dan
merasa lemah.
Riwayat Penyakit Dahulu : pasien belum pernah mengalami keluhan yang sama sebelum 1
tahun terakhir. Riwayat alergi, diabetes mellitus, hipertensi, penyakut ginjal dan penyakitnya
jantung disangkal. Riwayat asam urat tinggi (+)

Riwayat Penyakit Keluarga : tidak ada keluarga yang mengalami keluhan yang sama dengan
pasien

Riwayat Sosial Ekonomi : pasien pengguna BPJS


PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis Leher : Pembesaran KGB (-) Kelainan Kulit (+)
Keadaan Umum : baik Thoraks :
Tanda Vital : Jantung : BUnyi jantung I/II regular, murmur (-)
Gallop (-)
Kesadaran : compos mentis
Paru : Vesikuler (+/+) normal, ronkhi (-/-), wheezing (-
TD : 120/70 /-)
Suhu : 360C
Nadi : 88x/i Genitalia : Tidak dilakukan
RR : 24x/i Ekstremitas
Kepala : Superior : edem (-) kelainan kulit (+)
Mata : anemis (-), sklera ikterik (-), kelainan kulit (+)
THT : Telinga : nyeri tekan tragus (-) kelainan kulit (+) Inferior : edem (-) kelainan kulit (+)
Hidung : sekret (-) deviasi (-) kelainan kulit (+)
Tenggorokan : Tonsil T1/T1,
Status Dermatologi
Inspeksi
Lokasi : Universal Lain-lain :
Distribusi : Universal Status Venerelogi
Konfigurasi : Inspeksi : Tidak
dilakukan
 Plak, Skuama,
krusta  Inspekulo : Regio universal :
Tidak dilakukan
Palpasi:
Plak eritem – hiperpigmentasi, plakat, multiple,
 kering, kasar seperti
bersisik Palpasi : Tidak difus, tepi irregular, universal, permukaan
dilakukan ditutupi oleh skuama iktisioformis dan terdapat
Auskultasi :
krusta didaerah disekitarnya.
 tidak di lakukan
PEMERIKSAAN PENUNJANG

DIAGNOSIS BANDING
1. Eritroderma ec suspek alergi obat
2. Psoriasis
3. Fix drug eruption

DIAGNOSIS KERJA
Eritroderma ec suspek alergi obat
TERAPI
Non medikamentosa : Medikamentosa :
 Kortikosteroid oral :
o Hentikan penggunaan obat tersebut
Prednisone Tab 10mg, 4x/hari
o Makan makanan yang mengandung tinggi  Antibiotic oral : :
protein seperti telur, ikan, dan lain-lain Eritromisin tab 500mg, 3x/hari (selama 7
hari)
 Antihistamin oral :
Loratadin Tab 10mg. 1x/hari (jika gatal)
 Pelembab topical :
Urea 10% krim
PROGNOSIS
Quo Ad Vitam : dubia ad bonam
Quo Ad Funtionam : dubia ad bonam
Quo ad sanationam : dubia ad bonam

PEMERIKSAAN ANJURAN
1. pemeriksaan kimia darah
2. Pemeriksaan darah rutin
3. Pemeriksaan gula darah
4. Pemeriksaan histopatologi
TERIMA KASIH