Anda di halaman 1dari 10

Tugas Ilmu Kalam Kelas X

Akidah Pada Masa Nabi Muhammad SAW


Pada fase Mekah, Rasulullah berhadapan dengan 2 tantangan sekaligus,
yaitu internal dan eksternal
2 Tantangan fase
Mekkah

Internal Eksternal

Berupa perlawanan
Berupa pembinaan kelompok Musyrikin
akidah Islam Quraisy yang tidak mau
kepada para menerima ajaran beliau
sahabat yang telah dan berusaha merusak
mengikuti seruan serta memusuhinya dan
ajaran beliau pengikutnya
 Perebutan kekuasaan
Kaum Quraisy tidak sependapat dengan
ajaran persamaan hak dan derajat dalam
Islam
 Taklid (Taat tanpa dasar)

Mengadakan perjanjian
Membangun masjid damai dengan kaum Yahudi Meletakkan dasar-
dan tempat tinggal (Piagam Madinah) dasar politik,
ekonomi, dan sosial
Mempersatukan Kaum untuk Masyarakat
Mujahirin dan Ansar Islam
Dalam menghadapi tantangan eksternal, Rasulullah
saw, memiliki cara-cara yang bijaksana dan patut
dijadikan teladan. Kepada ahli kitab, Rasulullah saw
menyuruh sahabat untuk bersikap imbang, tidak
menyalahkan dan tidak membenarkan tentang apa
saja yang mereka beritakan

Kepada kaum Musyrikin Quraisy, Rasulullah


mengajarkan kepada para sahabatnya untuk bersikap
tegas dan keras karena sistem kepercayaan mereka
benar-benar slaah dan harus diperbaiki

Beberapa sebab penyimpangan akidah pada masa Rasulullah:


1. Orang-orang yang terus terkurung dalam kejahiliahan karena
tidak dapat membedakan antara kenabian dan kekuasaan
2. Kebiasaan orang Arab yang selalu mengagungkan keturunan
dan golongan
3. Adanya kaum munafik yang selalu menggerogoti keyakinan
umat
4. Adanya orang yang mengaku nabi setelah Nabi Muhammad saw
Akidah Pada Masa Sahabat

Pada masa sahabat, pembahasan


masalah-masalah akidah belum muncul.
Mereka masih merumuskan ajaran
akidah sebagaimana yang diajarkan Nabi
Muhammad saw dan mereka memahami
ayat-ayat dengan makna apa adanya,
tanpa memberikan takwil atau tafsir.
Akan tetapi, pada masa-masa berikutnya
muncul banyak masalah, baik masalah
akidah maupun masalah – masalah
lainnya.
1. Khalifah Abu Bakar as-Siddiq (11 – 13 H/ 632 -634 M )

d. Banyak terjadi
a. Orang- b. Orang-orang Enggan pemberontakkan
orang Membayar Zakat c. Orang-
Murtad Mereka enggan orang
Orang-orang membayar zakat karena Mengaku Ada 6 perkembangan dimasa
murtad adalah perbedaan pendapat Nabi Khalifah Abu Bakar yaitu
orang yang dalam pemilihan (Nabi Memberantas nabi palsu,
Palsu) memberantas orang yang
keluar dari khalifah, perbedaan cara enggan menunaikan zakat,
ajaran Islam memahami Al-qur’an memberantas kaum murtad,
memberantas kesatuan
politik, membebaskan Irak
dan Syam, memulai
pembukuan Al-qur’an
2. Khalifah umar bin khattab (13 – 23 H/ 634 -644 M )

Diantara perkembangan – perkembangan pada masa Khalifah Umar


bin Khattab adalah
a. Pemberlakuan Ijtihad
b. Penghapusan zakat bagi Muallaf
c. Penghapusan hukum nikah mut’ah
d. Lahir ilmu fiqih
e. Lahir ilmu Qira’at
f. Penyebaran ilmu hadis
g. Menempa mata uang
h. Menciptakan tahun hijriah
i. Pembenahan sistem pemerintahan
j. Pembebasan wilayah hingga Mesir
3. Khalifah usman bin affan (23 – 35 H/ 644 -656 M )

Membangun
Didirikannya Pengadilan
Penaskahan
Masjid Al-
Al-qur’an Membentuk Angkatan
Perluasan Atiq di utara
(Dikenal Laut
Masjid benteng
Mushaf
Nabawi Babilon Membentuk
Usmani)
dan Departemen (Dewan
Masjidil Kemiliteran, Baitul Mal,
Haram serta Jawatan Pajak dan
Pengadilan
4. Khalifah ALI bin ABI TALIB (35 – 40 H/ 656 -661 M )
TERIMA KASIH