Anda di halaman 1dari 11

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN

DERAJAT KLINIK DEMAM


BERDARAH DENGUE

By : charisma (13620827)
Latar belakang
 Indonesia berada pada daerah tropis yang memiliki 2 musim yaitu musim hujan dan musim
kemarau. Dewasa ini, Indonesia mengalami musim pancaroba yang menyebabkan musim
kemarau yang seharusnya terjadi di bulan April-Oktober berubah menjadi musim hujan. Hal ini
disebabkan oleh adanya global warming yang menjadikan udara terasa panas dan arah angin
tidak teratur yang akhir nya Indonesia terus diguyur hujan (balitbang jawa timur , 2013).

 Puncak kasus Demam Berdarah Dengue biasanya ada pada musim hujan yaitu bulan November
sampai Maret.

 Data dari profil kesehatan Jawa Timur tahun 2014 menyatakan bahwa insiden rate Provinsi
Jawa Timur atau angka Demam Berdarah Dengue pada tahun 2014 mengalami penurunan,yakni
dari tahun 2013 sebanyak 39 per 100.000 menjadi 24,1 per 100.000. meskipun mengalami
penurunan angka tersebut, dibeberapa kabupaten/kota masih terjadi peningkatan jumlah
penderita Demam Berdarah Dengue dibandingkan sebelumnya. Selanjutnya, data dari profil
kesehatan Kota Kediri menyatakan bahwa jumlah kasus Demam Berdarah Dengue pada tahun
2015 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu dari 142 insiden menjadi 276
insiden.

 Demam Berdarah Dengue ini sering menyerang anak usia dibawah 15 tahun dan merupakan
penyebab kematian cukup tinggi. Proporsi kasus terbanyak pada awal wabah di suatu negara
menyerang anak berumur < 15 tahun sebanyak 86 sampai 95%. Penyakit Demam Berdarah
Dengue timbul secara akut dan dapat memburuk, serta sering berakibat fatal apabila terlambat
tertangani (permatasari, ramaningrum, novitasari, 2015).

 Derajat klinik Demam Berdarah Dengue dari salah satu factor host yaitu status imun yang juga
dipengaruhi oleh usia, latar belakang, status gizi. Status gizi ini dapat dinilai dari berat badan
pasien disbanding dengan tinggi badan atau bisa berat badan di banding dengan umur pasien.
Rumusan masalah
 Adakah hubungan antara status gizi dengan derajat klinik
Demam Berdarah Dengue
Tujuan
 Tujuan umum
Mengetahui ada atau tidaknya hubungan status gizi dengan
derajat klinik Demam Berdarah Dengue pada anak

 Tujuan khusus
 Mengidentifikasi status gizi anak dengan Demam Berdarah Dengue
 Mengindentifikasi berapa banyak anak dengan Demam Berdarah
Dengue
 Menganalisis derajat klinik Demam Berdarah Dengue pada anak yang
terserang Demam Berdarah Dengue
Manfaat
 Manfaat teoritis
Secara teoritis hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi
bahan pertimbangan untuk menentukan derajat klinis Demam Berdarah
Dengue berdasarkan status gizi pasien serta menentukan diagnosa yang
tepat.
 Manfaat praktis
o Bagi Institusi Pendidikan
Sebagai penyedia data dasar yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian
selanjutnya.
o Bagi profesi Keperawatan
Sebagai penambah wawasan tentang hubungan status gizi dengan derajat klinik
Demam Berdarah Dengue.
o Bagi responden
Sebagai pengetahuan tentang status gizi dengan derajat klinik Demam Berdarah
Dengue agar dapat mencegah jika kejadian Demam Berdarah Dengue terulang.
o Bagi peneliti
Dapat mengidentifikasi hubungan status gizi dengan derajat Demam Berdarah
Dengue dengan benar sesuai teori yang ada.
Bab 2
2.1 Demam Berdarah Dengue
2.1.1 definisi
2.1.2 etiologi
2.1.3 manifestasi klinik
2.1.4 patogenesis
2.1.5 klasifikasi
2.2 Status Gizi
2.2.1 definisi
2.2.2 cara pengukuran
Bab 3
 Kerangka konsep
bab 3.docx

 Hipotesa
 H0 di tolak H1 di terima : ada hubungan status gizi dengan
derajat klinik DBD
 H1 di tolak H0 di terima : tidak ada hubungan status gizi
dengan derajat DBD
Bab 4
 Rancangan penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik
korelasi
 Populasi, Sampel, Besar Sampel Dan Teknik
Pengambilan Sampel
 Populasi
 Sampel
 Besar Sampel
 Teknik Pengambilan Sampel
 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
variabel X : Status gizi
variabel Y : Derajat klinik DBD
Definisi operasional
 Definisi operasional.docx
 Bahan Penelitian
 Instrumen Penelitian
 Waktu dan Tempat Penelitian
 Prosedur Pengambilan dan Pengumpulan Data
 Cara pengambilan data meliputi
Data skunder
 Teknik Pengolahan Data
1. Editing
2. Coding
3. Scoring
4. Tabulating

 Analisa data
 Analisis univariat
 Analisis bivariat
Thanks