Anda di halaman 1dari 39

PENGURUS DAERAH

IKATAN APOTEKER INDONESIA


JAWA TIMUR

FORUM APOTEKER INDONESIA


HOTEL Shangri-La SURABAYA, 18-19 APRIL 2013
NOTA KESEPAHAMAN
PD IAI Jatim-BkkbN Prov. Jatim
 Telah ditanda tangani Nota
Kesepahaman antara PD IAI Jawa
Timur – BKKBN Provinsi Jawa Timur
di Pamekasan tahun 2011
 Kerjasama ditujukan untuk saling
membantu dalam meningkatkan
kinerja program masing-masing
unsur
 Secara teknis diharapkan IAI Jawa
Timur dapat meningkatkan :
“Tersedianya sistim distribusi
alokon pada seluruh titik pelayanan
keluarga berencana
 JAMINAN MUTU OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI

 JAMINAN DISTRIBUSI OBAT DAN ALAT


KONTRASEPSI
RESERTIFIKASI
 Pengajuan Proses Resertifikasi setiap apoteker wajib
melaksanakan praktik profesi minimal kumulatif 2000 jam
untuk 5 (lima) tahun yang terdistribusi secara
proporsional yang setara dengan 30 SKP
 Program Pengembangan Praktek Profesi Apoteker (P3PA)
 Nilai SKP Aktivitas CPD
KINERJA PROFESIONAL
 1Melakukan Tinjauan Kasus 2 SKP
 2Mengkaji Dan Melaporkan ESO* 2 SKP
 3Menjadi Pendamping Minum Obat 2 SKP /Pasien / Paket
 4Memberi Edukasi Ke Kelompok Pasien (Minimal 10
Orang)* 3 SKP
 5Kajian Peer Review: PenyajiPeserta AktifKet (Minimal
Anggota Peer Adalah 3 Orang)Penyaji = 3 SKPPendengar = 2
SKP
 6Diskusi Kefarmasian Bersama Pakar(Minimal Peserta
Diskusi 5 Orang Apoteker)Penyaji = 3 SKPPendengar = 2
SKP
 7Terlibat Dalam Pokja Kefarmasian *2 SKP / Surat
Keputusan (SK)
BEBERAPA ISTILAH

BkkbN - Badan Kependudukan dan


Keluarga Berencana Nasional
JKK - Jaminan Ketersediaan Kontrasepsi
KB/KR – Keluarga Berencana/Kesehatan
Reproduksi
SKPD - Satuan Kerja Perangkat Daerah
DPS - Dokter Praktik Swasta
BPS - Bidan Praktik Swasta
LIBI - Lingkaran Biru
Alokon – Alat dan obat kontrasepsi
FUNGSI KESERTAAN KB MANDIRI
No FUNGSI KESERTAAN KB MANDIRI IAI
No FUNGSI KESERTAAN KB MANDIRI IAI dan Apoteker
1 PENINGKATAN DEMAND 1. PROMOSI
1 PENINGKATAN DEMAND 1. Pro aktif Melakukan PROMOSI kepada Masyarakat akan pentingnya KB
2. KIE
Mandiri
3. FASILITASI
2. Pro aktof melakukan pendampinagn dan KIE kepada akseptor (PUS)
untuk pemilihan alat kontrasepsi yang paling sesuai
2 PENURUNAN UNMET NEED KARENA 1. PROMOSI DAN
3. Fasilitasi Sarana Pelayanan KB lain untuk mendukung dari sisi produk.
PERI LAKU 2. KIE
2 PENURUNAN UNMET NEED KARENA 1. Pro aktif Melakukan PROMOSI kepada Masyarakat akan pentingnya KB
3. FASILITASI
PERI LAKU Mandiri bagi masyarakat yg mampu
3 PENINGKATAN PELAYANAN, 2.
1. Pro aktif melakukan
PROMOSI DAN pendampinagn dan KIE kepada akseptor (PUS)
SEKALIGUS PENURUNAN UNMET 2. KIE
untuk pemilihan alat kontrasepsi yang paling sesuai sehingga
NEED KARENA KETERBATASAN 3. FASILITASI
memmenuhipelayanan,
kebutuhan akseptor KB Mandiri
4. Fasilitasi Distribusi
Fasilitasi dan pendampingan alternatif pilihan kontrasepsi untuk KB
JEJARINGAN PELAYANAN, 3.
Mandiri
3 PENINGKATAN PELAYANAN, 1. PROMOSI kesiapan apotek dan apoteker untuk memfasilitasi KB
SEKALIGUS PENURUNAN UNMET Mandiri
4 PERLINDUNGAN THD KLIEN & 1.
2. PROMOSI,
Membangun jejaring distribusi kepada Fasyankes (klinik, dokter
NEED KARENA KETERBATASAN
PROVIDER 2. KIE DAN bidan)
praktek,
JEJARINGAN PELAYANAN,
3. Mendorong
HOME CAREsetiap Fasyanfar untuk siap memberikan pelayanan KB
4. Mandiri
FASILITASI

4
5 PERLINDUNGAN THD KLIEN &
PELESTARIAN PESERTA 1.
1. Promosi
PROMOSsafety dan efficacy KB Mandiri.
KESEHATAN,
PROVIDER 2.
2. Pro
KIE aktif melakukan KIE kepada masyarakat yang mengikuti KB
3. Mandiri
HOME CARE
3.
4. Pendampingan
FASILITASI akseptor KB Mandiri
4. Pro aktif melakukan HOME CARE terhadap setiap keluhan akibat
FUNGSI LOGISTIK ALOKON
FUNGSI LOGISTIK
No IAI
ALOKON

1 JAMINAN 1. Memastikan ketersediaan alat kontrasepsi secara merata di


KETERSEDIAAN semua apotek/ sarana layanan kefarmasian sesuai dengan
kebutuhan di wilayahnya.
2. Memastikan apoteker melakukan setiap aktifitas untuk
mengamankan dan menjamin ketersediaan alat kontrasepsi.
3. Mewajibkan setiap apoteker di apotek/fasyankes menyediakan
pelayanan/alokon KB Mandiri
4. Mendorong setiap apoteker di semua setting pelayanan
kefarmasian untuk memfasilitasi pelayanan KB Mandiri.
2 JAMINAN MUTU 1. Memastikan pelayanan alat kontrasepsi oleh apoteker dari
sumber dari jalur yang legal sehingga telah memenuhi
persyaratan jaminan mutu.
2. Memfasilitasi distribusi alat kontrasepsi kepada sarana pelayanan
KB Mandiri, sehingga pelayanan KB Mandiri dapat berjalan
dengan mutu yang terjamin.
3 REGULASI 1. Memberikan incentif bagi apoteker yang melakukan pelayanan
YANG KB Mandiri. Incentif tersebut berupa SKP (Satuan Kredit
AFFORDABLE Partisipasi)
2. Memfasilitasi agar kebuntuan aturan distribusi alat kontrasepsi
FUNGSI PEMBIAYAAN
No PERAN IAI
FUNGSI PEMBIAYAAN

2. Produk, Price, Package, 1. Bagi masyarakat Miskin : Fasyanfar mendistribusikan ALOKON Program
Place, sosialisasi dan KB Mandiri
distribusi ALOKON 2. Pelayanan KB Mandiri : JEJARING DENGAN KLINIK KB DAN BIDAN
PRAKTEK, dokter praktek dan RS.

3. Pelayanan ALOKON 1. PROMOSI, KIE dan FASILITASI PELAYANAN KB MANDIRI


2. DISTRIBUSI ALOKON KB MANDIRI
3. Mewajibkan Apoteker di semua Fasyankes untuk pro aktif memberi
pelayanan KB Mandiri
4. JEJARING DENGAN KLINIK KB DAN BIDAN PRAKTEK

4. Perlindungan PROMOSI, KIE, HOME CARE dan FASILITASI


FUNGSI PENJAMINAN KONSISTENSI DAN KONTINYUITI PROGRAM KEGIATAN KB
MANDIRI

FUNGSI PENJAMINAN
KONSISTENSI DAN
No
KONTINYUITI PROGRAM
KEGIATAN KB MANDIRI

1 PEMANDUAN 1. Adanya kebijakan baik dari pemerintah maupun


KEBIJAKAN IAI untuk mendorong apoteker mau dan mampu
melakukan pelayanan KB mandiri
2. Fasyanfar mendistribusikan Obat Program

2 CAPACITY BUILDING Pelatihan Promosi, KIE dan Pelayanan KB Mandiri


bagi apoteker
3 PENCATATAN DAN Membuat sistem pencatatan dan pelaporan
PELAPORAN pelayanana KB Mandiri oleh apoteker

4 INOVASI DAN R&D Mendorong dilakukannya R&D untuk produk dan


pelayanan KB
PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM KELUARGA
BERENCANA MELALUI PENINGKATAN KUALITAS DAN
KUANTITAS KEGIATAN KIE DAN KONSELING SERTA
MENINGKATKAN AKSES PELAYANAN KELUARGA
BERENCANA MANDIRI
PENGELOLAAN OBAT

SELEKSI

SISTEM
PENGGUNAAN MANAJEMEN PENGADAAN
PENDUKUNG

DISTRIBUSI

PERATURAN DAN KEBIJAKSANAAN


• PADA TAHAPAN SELEKSI OBAT DAN
PENGADAAN OBAT BERKOORDINASI DENGAN
SKPD UNTUK MENGETAHUI TREND
PENGGUNAAN OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI

• PADA TAHAP PENGADAAN OBAT INI, SAAT


PENERIMAAN OBAT DILAKUKAN PENGAWASAN
MUTU TERHADAP OBAT DAN ALAT
KONTRASEPSI YANG DITERIMA, DAN PADA
PENYIMPANAN DILAKUKAN PENGAWASAN
MUTU TERHADAP OBAT DAN ALAT
KONTRASEPSI YANG DISIMPAN
• PADA TAHAPAN PENGGUNAAN DILAKUKAN
PEMBERIAN INFORMASI DAN KONSELING TENTANG
OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI
• PADA TAHAP PENGADAAN DALAM HAL INI
PENERIMAAN OBAT MELAKUKAN PENGAWASAN
MUTU TERHADAP OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI
YANG DITERIMA
• PADA PENYIMPANAN MELAKUKAN PENYIMPANAN
OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI SESUAI PEDOMAN
PENYIMPANAN YANG BAIK (GOOD STORAGE
PRACTICE) SERTA MELAKUKAN PENGAWASAN MUTU
TERHADAP OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI YANG
DISIMPAN
• PADA TAHAPAN DISTRIBUSI DAPAT DIIKUT
SERTAKAN DALAM DISTRIBUSI OBAT DAN
ALAT KONSTRASEPSI (PROGRAM)
• KEGIATAN PROMOTIF : PEMBERIAN
INFORMASI DAN MOTIVASI TENTANG
KELUARGA BERENCANA
• PEMBERIAN INFORMASI MASYARAKAT
TENTANG EFEK SAMPING OBAT DAN ALAT
KONTRASEPSI
Ikut membantu sebagai tenaga penyuluh
lapangan/ sukarelawan
Ikut melakukan promosi KB pada saat
menjalankan pekerjaan kefarmasian baik
itu di apotik, puskesmas, maupun pada
masyarakat sekitar.
Ikut mendukung/memantapkan lancarnya
program2 KB ketika berada di lingkungan
Departemen Kesehatan atau Departemen
terkait.
Karena obat2an KB termasuk
golongan Obat Keras karena
termasuk “kelompok obat Hormonal”
maka pembuatannya benar2 harus
terjamin mutunya
Peran terbanyak pada apoteker di
pabrik farmasi tentunya
Penjaminan mutu harus diperhatikan
karena penurunan kualitas obat tidak
dapat diamati secara visual, melainkan
harus diperiksa di laboratorium yang
canggih.

Karenaitu yang paling utama adalah


pencegahan penurunan mutu

Penjaminan mutu harus dimulai sedini


mungkin, mulai dari tahap pengadaan,
penyimpanan, pendistribusian, pelayanan,
dan monitoring efek samping obat
 DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN PENDUKUNG
KHUSUSNYA MANAJEMEN SISTEM INFORMASI
MELAKUKAN PENCATATAN DAN PELAPORAN (RR)
PENGGUNAN OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI
 SELAIN ITU DAPAT MELAKUKAN MONITORING EFEK
SAMPING OBAT KHUSUSNYA OBAT KONTRASEPSI
 MELAKUKAN PEMBINAAN TENTANG PENGELOLAAN
OBAT KEPADA PROVIDER (DOKTER, APOTEKER,
BIDAN)
 BERSAMA INSTITUSI TERKAIT MELAKUKAN
MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN
PROGRAM JAMINAN MUTU DAN JAMINAN
KETERSEDIAAN OBAT DAN ALAT KONTRASEPSI
1. KABUPATEN PACITAN
Badan Keluarga Berencana dan
Pemberdayaan Perempuan
Jl. Imam Bonjol No.1 Pacitan
Telp : 0357-881315
Fax : 0357-881134

2. KABUPATEN PONOROGO
Badan Keluarga Berencana
Jl. Trunojoyo 145 Ponorogo
Telp : 0352-481874
Fax : 0352-485006
3. KABUPATEN TRENGGALEK
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Wahid Hasyim No.3 Trenggalek
Telp : 0355-794678
Fax : 0355-794678

4. KABUPATEN TULUNGAGUNG
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Pahlawan, Utara Stadion Rejoagung –
Tulungagung
Telp : 0355-321910
Fax : 0355-322218
5. KABUPATEN BLITAR
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. HOS Cokroaminoto 12 Blitar
Telp : 0342-801053
Fax : 0342-807718

6. KABUPATEN KEDIRI
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Pangsud No.141 Kediri
Telp : 0354-686020
Fax : 0354-686020
7. KABUPATEN MALANG
Badan Keluarga Berencana
Jl. Trunojoyo 10 Kepanjen Malang
Telp : 0341-395294
Fax : 0341-397300

8. KABUPATEN LUMAJANG
Badan Keluarga Berencana
Jl. Pisang Gajih No.1 Lumajang
Telp : 0334-881885
Fax : 0334-888321
9. KABUPATEN JEMBER
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. PB. Sudirman No.22 Jember
Telp : 0331-422373
Fax : 0331-422103

10. KABUPATEN BANYUWANGI


Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Letkol. Istiqlah No.24 Banyuwangi
Telp : 0333-8926322
Fax : 0333-415220
11. KABUPATEN BONDOWOSO
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. KH. Ashari No.127 Bondowoso
Telp : 0332-421513
Fax : 0332-425153

12. KABUPATEN SITUBONDO


Kantor Keluarga Berencana
Jl. Madura No.7 Situbondo
Telp : 0338-679644
Fax : 0338-679644
13. KABUPATEN PROBOLINGGO
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Raya Dringu No.910 Probolinggo
Telp : 0335-421772
Fax : 0335-433219

14. KABUPATEN PASURUAN


Kantor Keluarga Berencana dan
Pemberdayaan Perempuan
Jl. Wiroguno 10/ Perumdin Pemda Pasuruan
Telp : 0343-749075
Fax : 0343-749075
15. KABUPATEN SIDOARJO
Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan
dan Keluarga Berencana
Jl. Pahlawan IX 173-B Sidoarjo
Telp : 031-8968702/031-8941973
Fax : 031-8948330

16. KABUPATEN MOJOKERTO


Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. R.A Basuni No. 19 Mojokerto
Telp : 0321-322022
Fax : 0321-322022
17. KABUPATEN JOMBANG
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Merdeka No.161 Jombang
Telp : 0321-861881
Fax : 0321-866432

18. KABUPATEN NGANJUK


Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Megantoro No.22 Nganjuk
Telp : 0358-321731
Fax : 0358-325236
19. KABUPATEN MADIUN
Badan Keluarga Berencana dan
Pemberdayaan Perempuan
Jl. Raya Solo No.71 Jiwan – Madiun
Telp : 0351-464381
Fax : 0351-464381

20. KABUPATEN MAGETAN


Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Teuku Umar No.55 Magetan
Telp : 0351-895114
Fax : 0351-895114
21. KABUPATEN NGAWI
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Poros Ngawi-Madiun Km 5 - Ngawi
Telp : 0351-749216
Fax : 0351-748881

22. KABUPATEN BOJONEGORO


Badan Keluarga Berencana dan
Pemberdayaan Perempuan
Jl. Patimura No.1 Bojonegoro
Telp : 0353-892019
Fax : 0353-889515
23. KABUPATEN TUBAN
Badan Pemberdayaan Masyarakat,
Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana
Jl. Brawijaya No.1 Tuban
Telp : 0356-321754
Fax : 0356-321754

24. KABUPATEN LAMONGAN


Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Veteran No.37 Lamongan
Telp : 0322-321182
Fax : 0322-311616
25. KABUPATEN GRESIK
Kantor Keluarga Berencana dan Pemberdayaan
Perempuan
Jl. Dr. Wahidin SH No.291 Gresik
Telp : 031-3951240
Fax : 031-3951240

26. KABUPATEN BANGKALAN


Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Berencana
Jl. Soekarno Hatta No.34 Bangkalan
Telp : 031-3061812
Fax : 031-3061812
27. KABUPATEN SAMPANG
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Rajawali No.8 Sampang
Telp : 0323-323501
Fax : 0323-323501

28. KABUPATEN PAMEKASAN


Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Pintu Gerbang No.38 Pamekasan
Telp : 0324-322312
Fax : 0324-328332
29. KABUPATEN SUMENEP
Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan
dan Keluarga Berencana
Jl. Trunojoyo No.122 Sumenep
Telp : 0328-662277
Fax : 0328-669404

30. KOTA KEDIRI


Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Berencana
Jl. Mayor Bismo No.17 Kediri
Telp : 0354-680086
Fax : 0354-683780
31. KOTA BLITAR
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan
Keluarga Berencana
Jl. Dr. Sutomo 50 Blitar
Telp : 0342-801080
Fax : 0342-807720

32. KOTA MALANG


Badan Keluarga Berencana Dan
Pemberdayaan Masyarakat
Jl. Kyai Ageng Gringging No.5 Malang
Telp : 0341-717744
Fax : 0341-717744
33. KOTA PROBOLINGGO
Badan Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana
Jl. Mastrip No.3 Probolinggo
Telp : 0335-421962
Fax : 0335-421962

34. KOTA PASURUAN


adan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Berencana
Jl. Panglima Sudirman No.199A Pasuruan
Telp : 0343-424614/0343-422300
Fax : 0343-424614
35. KOTA MOJOKERTO
Kantor Keluarga Berencana dan
Pemberdayaan Perempuan
Jl. Bhayangkara 38 Mojokerto
Telp : 0321-322700
Fax : 0321-394341

36. KOTA MADIUN


Badan Pemberdayaan Masyarakat, Keluarga
Berencana dan Ketahanan Pangan
Jl. Salak No.51 Madiun
Telp : 0351-465611
Fax : 0351-465611
37. KOTA SURABAYA *
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan
Keluarga Berencana
Jl. Nginden Permata 1 Surabaya
Telp : 031-5929102
Fax : 031-5929102

38. KOTA BATU


Badan Pemberdayaan Masyarakat ,
Perempuan dan Keluarga Berencana
Jl. Diponegoro No.137 Batu
Telp : 0341-590775
Fax : 0341-590775
KB SUKSES

KELUARGA SEJAHTERA !