Anda di halaman 1dari 40

TOPIK PENELITIAN

TAHAP-TAHAP PENELITIAN

• Pertama, peneliti harus menentukan ‘ide’, ‘topik’ atau ‘gagasan’ penelitian.


• Kedua, ‘gagasan’ tersebut kemudian harus dikonversi menjadi sebuah
‘pertanyaan penelitian’.
• Ketiga, peneliti harus mengumpulkan data pendukung tentang ide penelitian
tersebut karena tanpa didukung oleh adanya data atau kepustakaan, mungkin
saja penelitian tersebut benar-benar baru sehingga sulit dalam pelaksanaannya.
• Keempat, peneliti tersebut harus menentukan metodologi atau cara apa dan
bagaimana penelitian tersebut akan dilaksanakan
BAGAIMANA MENCARI TOPIK/IDE PENELITIAN?
 langkah tersulit
1. Gunakan perpustakaan dan internet
terutama dlm mencari jurnal internasional terbaru, karena biasanya
bahan dan metode dituliskan secara rinci, memudahkan untuk
melakukan penelitian yg sama
Buku teks  tidak up to date dan memuat keilmuan yg umum
2. Melatih ketelitian dalam membaca artikel ilmiah
• Kritis
• Bisa diterapkan/tidak
• Relevan dg keilmuan dan konsisi situasi
• Lihat pada bagian “Saran”
3. Temukan ide dari lapangan : teman, orang lain dan masyarakat di lingkungan sekitar
kita

4. Minta pendapat orang yang tepat : dosen pembimbing, kepala divisi, pakar, kakak
kelas dengan dosen pembimbing yang sama, peneliti
.... Jika belum juga mendapatkan topik penelitian...
Kevin Byron (tanpa tahun) dalam makalahnya yang berjudul “What is creativity
in research” merangkum kiat-kiat menjadi SCAMPER, yaitu :
• substitusi (Substitute)
• mengkombinasikan (Combine)
• mengadapatasi (Adapt)
• memodifikasi (Modify)
• menggunakannya untuk hal lain (Put to other uses)
• menghilangkan (Eliminate)
• melakukan sebaliknya (Reverse).
 Yg dimaksud adalah mencoba melakukan SCAMPER terhadap salah satu,
sebagian, atau seluruhnya dari apa yang sudah dilakukan atau diteliti orang.
Sebagai starting points untuk dipertimbangkan sebagai topik
penelitian, cobalah mempertimbangkan dan memilih salah satu
dari :
• hipotesis untuk dibantah atau didukung;
• masalah keseharian;
• ide untuk diuji;
• keadaan umum untuk diteliti;
• fenomena atau konsep yang memerlukan deskripsi atau
penjelasan;
• kekurangan data yang harus diisi;
• pelayanan yang harus dievaluasi;
• keinginan untuk mempelajari kepustakaan, mewawancarai,
atau mencoba kemampuan meneliti;
• penelitian pesanan;
• tugas yang diberikan orang lain kepada kita.
Bagaimana Setelah Topik Penelitian diperoleh?
• Diagram alir berikut ini yang penulis adaptasi dari
Ranjit Kumar (Research Methodology 2nd Ed. Sage
Publication, 2005) dapat memberikan gambaran
bagaimana menemukan problem untuk penelitian.
• Misalnya kita tertarik dengan topik tentang
“alkoholisme” mengingat begitu banyak dampak
negatif dari kebiasaan minum alkohol akhir-akhir ini di
masyarakat kita.
• Topik tentang alkoholisme ini sangat luas. Kita dapat
menyorotinya atau menelitinya dari berbagai sudut
pandang. Untuk menelitinya, menurut beberapa
sumber, diperlukan suatu “pertanyaaan penelitian” yg
memenuhi unsur FINER
FINER merupakan singkatan dari :

Feasible (penelitian tersebut dapat dilaksakan)

Interesting (topiknya cukup menarik)

Novel (memiliki kebaruan atau belum merupakan


pengetahuan ygsudah umum di masyarakat)

Ethical (etis untuk diteliti)

Relevant (relevan untuk diteliti)

dan topik tentang alkoholisme ini nampaknya memenuhi


kriteria FINER tersebut
Masalah:
Jantung Proyek penelitian
 Masalah merupakan pusat aksial diseputarnya
semua upaya penelitian bergerak.
 Pernyataan masalah harus disampaikan dengan
ketepatan verbal sepenuhnya
 Masalah tersebut kemudian dipecah-pecah ke
dalam sub-masalah yang lebih manageable.
 Nyatakan, sehingga kita dapat melihat dengan jelas
tujuan dan arah dari keseluruhan upaya penelitian
Masalah yang Bagaimana?

 Masalah yang dipilih haruslah mempunyai:


1) nilai penelitian (Researchable);
2) fisibilitas; dan
3) sesuai dengan kualifikasi peneliti.
Darimana Masalah Penelitian
Didapat?
• Pengamatan dan pengalaman sehari-hari  ada
masalah yang perlu dikaji
• Membaca: literatur/jurnal, laporan penelitian, koran
• Menghadiri seminar, lokakarya, simposium, diskusi
• Pemuasan diri, curiousity? Kegelisahan diri?
• Permintaan atau kebutuhan masyarakat pengguna?
• Berfikir dan merenung
• Mimpi dan intuisi?
• Konsultasi dengan senior/pembimbing
Tips untuk Mendapatkan
Topik/Masalah Penelitian
1. Identifikasi permasalahan dari dunia nyata:
1. Look at mass media: berita koran, majalah
2. Look at your surrounding: mengadakan pengamatan terhadap situasi sekitar kita
3. Identification and getting information about stakeholder need
2. Baca artikel ilmiah atau research report
1. Look at the limitation of study
2. Look at the suggestion for future researcher
3. Then, overcome the limitation stated or follow the researcher’s suggestion
3. Mengunjungi berbagai perpustakaan.
1. Mengumpulkan bahan-bahan yang berhubungan dengan bidang studi
2. Membaca literatur yang berhubungan dengan bidang kita dan bersikap kritis
terhadap apa yang dibaca.
4. Menghadiri pertemuan ilmiah:
1. Menghadiri kuliah & ceramah ilmiah
2. Mempelajari topik kuliah dari mata kuliah yang diambil
3. Menghadiri seminar /workshophasil penelitian
5. Surfing internet tentang suatu topik permasalahan.
6. Melakukan perenungan, berpikir atau kontemplasi
Mencari Masalah Penelitian
 Kegiatan penelitian harus didasarkan atas masalah
yang akan dicari pemecahannya dengan melakukan
penelitian.
 Masalah timbul karena adanya
 tantangan,
 kesangsian,
 ambiguity,
 halangan & rintangan,
 kesenjangan antar fenomena; baik yang telah ada maupun
yang akan ada.
Topik Penelitian Yang Perlu
Dipilih
• Pilih ide atau topik yang orisinal, inovatif atau
mengandung unsur kebaruan, aktual dan up to date
• Merupakan hal yang penting bagi pengembangan
ilmu dasar maupun terapan.
• Memungkinkan untuk diuji
• Pastikan bahwa topik yang dipilih cukup kuat dan
menarik
• Pastikan untuk memilih topik yang tidak terlalu luas,
namun masih mengandung informasi yang cukup
untuk menulis satu paper yang utuh dan lengkap
• Tentukan topik mana yang dapat didukung dengan
banyak bahan publikasi
Memilih Satu Topik Penelitian

• Lakukan penelusuran pustaka apakah


penelitian tersebut sudah banyak dilakukan
orang. Kalau sudah adakah celah atau
peluang yang bisa anda teliti lebih lanjut
• Evaluasi diri sesuaikah dengan bidang
keahlian, mata ajaran yang diampu, kapasitas
diri/institusi
• Pelajari topik-topik yang menjadi prioritas atau
unggulan dari pihak sponsor
Pencarian Pendahuluan dan
Cari Beberapa database

• Pencarian pendahuluan dapat dilakukan dengan cepat


di rumah.
• Pilih satu topik dan lakukan pencarian komputer.
Ambillah catatan tipe sumber yang munculuntuk tiap
topik.
• Jangan memilih satu topik yang tidak muncul dalam
buku atau artikel, ataupun dalam websites.
• Selalu ambil beberapa langkah di awal untuk
memastikan bahwa topik anda akan relatif mudah dicari
dalam beberapa hari atau minggu
JUDUL
Harus dirumuskan scr jelas, hingga
menggambarkan
1. Sifat & jenis penelitian
2. Obyek yg diteliti
3. Subyek penelitian
4. Lokasi/daerah penelitian
5. Tahun (waktu) terjadinya peristiwa
 spesifik, ringkas
 Ttp mampu menunjukkan scr umum topik yg
diteliti
Bagian Judul

• Harus concise
• Menggambarkan permasalahan utama
yang diangkat
• Beberapa reviewer menyarankan untuk
tidak lebih dari 20 kata
Contoh judul
1. Sifat dan jenis penelitian :
- analisis hubungan (uji korelasi), salah
satu cirinya menggunakan kata “....dengan....
Hubungan tingkat pendidikan orangtua, kepemilikan
fasilitas belajar dengan prestasi belajar anak

- analisis pengaruh (uji regresi), salah satu cirinya


menggunakan kata “....terhadap.....”
Pengaruh tingkat pendidikan orangtua, kepemilikan
fasilitas belajar terhadap prestasi belajar
- menggunakan uji korelasi dan regresi, salah
satu cirinya menggunakan kata “......dan.....”
Tingkat pendidikan orangtua, kepemilikan
fasilitas belajar dan prestasi belajar

2. Obyek penelitian
variabel-variabel yang diteliti
• tingkat pendidikan orangtua
• kepemilikan fasilitas belajar
• prestasi belajar
3. Subyek penelitian
siapa yang dijadikan unit penelitian
apakah anak: bayi, usia dini, usia sekolah, ibu,
keluarga, remaja, pasangan usia subur, lansia dll

4. Lokasi penelitian
bisa unit sekolah, kampung, Posyandu, Panti
werda, desa, kota dsb
Bisa juga tidak dimunculkan di judul (karena
terlalu panjang > 15 kata), tp disebutkan secara
jelas di bab Metode

5. Tahun terjadinya kegiatan penelitian


Kalau dlm skripsi tidak dimunculkan di judul, namun
pada bagian bawah lembar judul setelah nama Institusi
penerbit
BAB PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Penelitian


B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Kegunaan Penelitian
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
memberikan gambaran
singkat ttg :
- sifat umum penelitian
- alasan
- kaitan dgn penelitian
orang lain

TUNJUKKAN BGMN TOPIK/ISSUE INI SANGAT


BERMANFAAT BAGI
• Masyarakat
• Perkembangan Iptek
• Dpt dijadikan pertimbangan (teori & praktis)
• Latar belakang masalah  menyajikan
fakta dan data yang dapat berasal dari
berbagai sumber :
– Pustaka (cetak & elektronik)
– Pengamatan yang diambil dari diskusi ilmiah
(seminar, simposia, konferensi dll)
– Pengamatan yang diambil dari fenomena
alam
– Pengamatan yang diambil dari fenomena
kemasyarakatan
Isu yang perlu diteliti
Dimensi ruang & waktu
Penting
Bermanfaat
Latar Belakang Masalah

 Potret kondisi yang melingkupi permasalahan


yang ingin Anda teliti  make it straight forward
and to the point
 Summary research terdahulu secara
keseluruhan
 Jika anda mereplikasi penelitian yang lain,
sampaikan itu dan jelaskan dalam hal apa
penelitian Anda dibedakan dari penelitian yang
sudah ada.
 Nyatakan kenapa Anda tertarik untuk melakukan
penelitian ybs
B. PERUMUSAN MASALAH
• Kesenjangan /gap antara kenyataan dgn
harapan
• Kesangsian/kebingungan thdp suatu
hal/fenomena
• Kemenduaan arti (ambiguity)
• Adanya halangan/rintangan
Penelitian diharapkan dpt memecahkan
masalah
Peneliti hrs dpt memilih dan merumuskan
masalah
CIRI-CIRI MASALAH YG BAIK

1. Masalah hrs mempunyai nilai penelitian :


a. Asli & up to date
b. Menyatakan suatu hubungan
c. Merupakan hal yg penting
d. Hrs dpt diuji
2. Masalah hrs feasibel
a. Data serta metode tersedia
b. Alat & kondisi mengijinkan
c. Biaya tersedia
d. Tdk bertentangan dgn hukum & adat
3. Masalah hrs sesuai dgn kualifikasi peneliti
a. Menarik bagi peneliti
b. Hrs sesuai dgn kualifikasi/kompetensi

Cara merumuskan masalah :


1. Biasanya dinyatakan dlm bentuk pertanyaan
2. Jelas & padat
3. Berisi implikasi adanya data utk memecahkan
masalah
4. Merupakan dasar perumusan hipotesa
5. Dasar bagi judul penelitian
Ungkapkan secara rinci mengapa masalah
dipilih :

• Apakah utk memperoleh jawaban praktis yg


berguna bagi masyarakat luas ?
• Apakah ingin mengembangkan hipotesis yg
telah dirumuskan oleh orang lain ?
• Apakah utk mengisi kesenjangan dlm iptek ?
• Apakah ingin menguji suatu teori(dgn sampel
dan area yg berbeda) ?
• Atau keinginan sponsor ?
Perumusan Masalah

 Mirip dengan pertanyaan penelitian  boleh dalam


bentuk kalimat tanya, boleh kalimat berita
 Must be concise and straight forward
 Rumusan masalah harus sejalan dengan tujuan
penelitian
 Bisa dimulai dengan menguraikan fenomena 
identifikasi masalah
 Lalu uraikan pendekatan/konsep utk menjawab masalah
 Kalau ada jelaskan hipotesis yang akan diuji
 Namun uraian perumusan masalah tidak harus selalu
kalimat tanya
Perumusan Masalah

 Rumuskan area atau ruang lingkup masalah yang


akan diteliti
 Kontribusinya terhadap ranah keilmuan (dasar,
terapan, rekayasa, teknik produksi)
Perumusan Masalah

 Untuk mempertajam rumusan, lakukan otokritik:


 Kegunaan
 Orisinalitas
 Feasibilitas (aspek peneliti, metodologik,
sarana-prasarana-fasilitas-dana
 Buat pertanyaan penelitian (apa, kenapa,
kapan, bagaimana)
Tujuan Penelitian

• Biasanya dibagi dua yaitu tujuan umum &


tujuan khusus
• Tujuan umum bersifat luas, tak mungkin
dicapai dengan penelitian yang dilakukan, oleh
karena itu perlu serangkaian penelitian
diantaranya adalah dengan penelitian yang
dilakukan
C. TUJUAN PENELITIAN

• TUJUAN UMUM
Jelaskan apa yg dpt dicapai melalui penelitian
ini
Hubungan variabel utama, bersifat umum
• TUJUAN KHUSUS
Spesifik
Menjelaskan hubungan antar variabel
Menggambarkan jenis analisis data yg akan
dipergunakan
Tujuan Penelitian

 Setelah memformulasikan masalah, selanjutnya


rumuskan tujuan penelitian.
 Tujuan penelitian adalah pernyataan (statement)
tentang apa yang ingin diketahui.
 Harus dinyatakan lebih spesifik dibanding
perumusan masalah.
 Perumusan masalah merupakan konsep yang
masih abstrak, sedangkan tujuan penelitian adalah
konstrak yang lebih kongkrit.
Tujuan Penelitian

• Kata kerja yg digunakan utk TUJUAN UMUM :


 mengetahui
 menjelaskan
 menerangkan
 membuktikan
 memahami
TUJUAN KHUSUS
Kata kerja yg digunakan lbh spesifik, terukur
• Mengidentifikasi
• Membedakan
• Membandingkan
• Menganalisis
• Mengukur
• Menguji hubungan antar variabel korelasi
• Menguji pengaruh antar variabel  regresi
D. KEGUNAAN PENELITIAN

• Tunjukkan bgmn penelitian ini bermanfaat bagi


masy & perkemb iptek
• Dpt dijadikan dasar pertimbangan penentuan
kebijakan pembangunan
 lihat Rencana Pembangunan Jangka panjang
(20 tahun)
RPJ Menengah Nasional/Daerah (RPJMN/D)
(5 tahun), program pembangunan sektoral
• Kelanjutan dr tujuan penelitian
• Tindak lanjut dr penggunaan informasi atau
jawaban yg tertera dlm kesimpulan penelitian
KEGUNAAN PENELITIAN

Disusun berdasarkan luasnya kegunaan :


• Tingkat nasional
• Tingkat regional
• Tingkat institusi
• Tingkat individu (mahasiswa)
Atau :
• Perkembangan iptek
• Kontribusi thdp perumusan kebijakan
• Peningkatan ketrampilan peneliti
Kegunaan Penelitian

• Sering disebut dg kontribusi penelitian, meliputi aspek:


• Manfaat teoritik
• Manfaat metodologik
• Manfaat aplikatif
• Uraikan dengan jelas dan logis kontribusi penelitian
pada:
• pengembangan ipteks
• pemecahan masalah pembangunan
• pengembangan kelembagaan