Anda di halaman 1dari 38

PENANGANAN GIZI BURUK

PADA BALITA DI PUSKESMAS


TEGAL ALUR 2

Dr. Mutiara Citraristi


Dr. Dita Permata Ayu
World Health Organization (WHO) pada tahun 2/3 balita yang meninggal tersebut diakibatkan
2002 melaporkan bahwa 54% kematian balita di tidak mendapatkan air susu ibu (ASI) eksklusif
seluruh dunia diakibatkan oleh gizi kurang dan serta mendapat makanan pendamping ASI
gizi buruk. Pada data WHO tahun 2011, bahwa (MPASI) yang terlalu dini atau terlambat disertai
45% kematian balita di seluruh dunia terkait komposisi zat gizi yang tidak lengkap, tidak
dengan malnutrisi. seimbang dan tidak higienis.
Identitas pasien

• Nama : An S. A
• Usia : 1 tahun 7 bulan
• Berat badan dan panjang badan awal : 7700 gram dan 76 cm ( 16 - 11- 2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Tegal, 20 Juli 2015
• Alamat : komplek kebersihan RT 07 RW 04
• Nama ayah : Tn S ( 25 tahun )
• Pekerjaan ayah : Dinas kebersihan Jakarta Barat
• Penghasilan ayah : Rp. 3.300.000 per bulan
Identitas orang • Nama ibu : Ny. I ( 25 tahun )
• Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga
tua

• Lahir : 2700 gram


• Panjang badan : 48 cm
Riwayat • Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan, tidak ada penyulit saat kehamilan dan persalinan
persalinan

• ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa makanan pendamping ASI dan susu formula
• ASI diberikan sekitar 3 kali sehari
• Nasi, sayur dan 1 macam lauk, yang paling sering diberikan telur ayam sebanyak 5 suap sendok ukuran kecil dengan frekuensi
makan 3 kali sehari
Riwayat • Susu formula setiap harinya sekitar 2-3 kali dengan ukuran setengah gelas atau sekitar 70 ml.
pemberian nutrisi • Untuk camilan, s mengkonsumsi 1-2 keping biskuit susu yang diberikan oleh puskesmas.
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
16 - 11- 2016 7700 76 -2
23-11-2016 7765 76 -2
30-11-2016 7900 77 -2
07-12-2016 7950 77 -2
14-12-2016 8035 77 -2
21-12-2016 8045 78 -2
08-12-2016 8055 78 -2
04-01-2017 8085 78 -2
Identitas pasien

• Nama : An A
• Usia : 1 tahun 6 bulan
• Berat badan dan panjang badan awal : 6900 gram dan 73 cm ( 11-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 14 Mei 2015
• Alamat : Jalan toram RT 07 RW 15
• Nama ayah : Tn D ( 41 tahun )
• Pekerjaan ayah : Petugas kebersihan
• Penghasilan ayah : Rp. 1.500.000 per bulan
Identitas orang • Nama ibu : Ny. M ( 24 tahun )
tua • Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga

• Lahir : 2900 gram


• Panjang badan : 49 cm
Riwayat • Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan, tidak ada penyulit saat kehamilan dan persalinan
persalinan

• ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga 1 tahun


• Makanan seperti makanan dewasa nasi dengan lauk dan juga sayuran dengan asupan setiap harinya sekitar 2-3 kali
dengan takaran 1 mangkuk kecil dengan jumlah suapan yaitu sekitar 5-10 suap dalam setiap kali makanan.
Riwayat • Camilan seperti biskuit susu 4-6 keping setiap hari.
pemberian nutrisi • Susu fomula yang diberikan sehari 2 kali, pagi dan malam hari
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
11 - 11- 2016 6980 73 -3 sd -2
16-11-2016 7350 74 -2
23-11-2016 7360 74 -2
06-12-2016 7200 74 -3 sd -2
14-12-2016 7250 74 -3 sd -2
21-12-2016 7650 75 -2
28-12-2016 7910 75 -2
04-01-2017 7985 75 -2
12-01-2017 7930 75 -2
Identitas pasien

• Nama : An R
• Usia : 2 tahun 1 bulan
• Berat badan & panjang badan awal : 9200 gram dan 84,2 cm (11-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 10 Oktober 2014
• Alamat : Jalan trisula RT 08 RW 10
• Nama ayah : Tn S ( 32 tahun )
• Pekerjaan ayah : Buruh
• Penghasilan ayah : Rp. 3.300.000 per bulan
Identitas orang • Nama ibu : Ny. N ( 27 tahun )
tua • Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga

• Lahir : 3000 gram


• Panjang badan : 49 cm
• Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan, tidak ada penyulit saat kehamilan
Riwayat dan persalinan
persalinan

• ASI eksklusif sejak lahir sampai 6 bulan


• Pasien menerima makanan pendamping ASI yang sesuai sejak usia 6 bulan
• Sampai usia 2 tahun masih mendapatkan ASI dan baru setelah 2 tahun ia baru
Riwayat mendapatkan susu formula.
pemberian nutrisi
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
11 - 11- 2016 9200 84,2 -3 sd -2
16-11-2016 9375 85,2 -3 sd -2
23-11-2016 9260 86 -3 sd -2
30-11-2016 9405 86 -3
07-12-2016 9875 86 -3 sd -2
14-12-2016 9985 86 -3 sd -2
28-12-2016 10151 86 -3 sd -2
05-01-2017 9985 86 -3 sd -2
11-01-2017 10210 86 -2
Identitas pasien

• Nama : An A
• Usia : 1 tahun
• Berat badan & panjang badan awal : 6740 gram dan 74 cm ( 30-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 08 November 2015
• Alamat : jalan prima RT 09 RW 11
• Nama ayah : Tn M (Alm)
• Pekerjaan ayah : -
• Penghasilan ayah : Rp. 1.000.000 ( subsidi dari kantor terdahulu )
Identitas orang • Nama ibu : Ny. E
• Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga
tua

• Lahir : 2900 gram


• Panjang badan : 47 cm
Riwayat • Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan, tidak ada penyulit saat kehamilan dan persalinan
persalinan

• ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga sekarang


• Nasi dengan lauk dan sayuran sebanyak 3 kali dengan banyak suapan bisa mencapai 15-20 suapan setengah
sendok kecil.
• Camilan biskuit susu sehari hanya masuk hanya 1-2 keping saja.
Riwayat • Susu formula hanya sekitar 50 cc dan diberikan hanya 1-2 kali
pemberian nutrisi • Jarang mengkonsumsi makanan yang lain karena tidak pernah diizinkan untuk jajan sembarang.
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
30-11-2016 6740 74 -3
07-12-2016 6750 74 -3
14-12-2016 7055 74 -3
21-12-2016 7065 74 -3
1-01-2017 7060 74 -3
11-01-2017 7060 74 -3

* Pasien memiliki riwayat tb sedang dalam pengobatan bulan ke 5 rutin kontrol ke RS Hermina
Identitas pasien

• Nama : An. S N
• Usia : 2 tahun 9 bulan
• Berat badan & panjang badan awal : 9400 gram dan 85 cm ( 11-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Lampung, 10 Febuari 2014
• Alamat : Jalan raya menceng RT 05 RW 10
• Nama ayah : Tn N
• Pekerjaan ayah : Rental playstation + warung
• Penghasilan ayah : Rp. 1.500.000 per bulan
Identitas • Nama ibu : Ny. D
orang tua • Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga

• Lahir : 3300 gram


• Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan, tidak ada penyulit
saat kehamilan dan persalinan
Riwayat • ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga 2 tahun 2 bulan
persalinan
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
11 - 11- 2016 9400 81 -3 sd -2
16-11-2016 9300 85 -3 sd -2
23-11-2016 9450 85 -3 sd -2
30-11-2016 9355 86 -3 sd -2
Identitas pasien

• Nama : An M. K
• Usia : 10 bulan
• Berat badan & panjang badan awal : 5330 gram dan 65 cm ( 30-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 08 Januari 2016
• Alamat : Jalan pelopor RT 06 RW 11
• Nama ayah : Tn A
• Pekerjaan ayah : supir grab bike
• Penghasilan ayah : Rp. 3.000.000
Identitas • Nama ibu : Ny. A
orang tua • Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga

• Lahir : 2400 gram


• Panjang badan : 47 cm
• Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh dokter
Riwayat • ASI diberikan hanya sampai usia 3 bulan dan langsung diberikan makanan
persalinan tambahan
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
30-11-2016 5330 65 -3
07-12-2016 5430 66 -3
28-12-2016 5480 66 -3
04-1-2017 5390 66 -3
11-01-2017 5630 67 -3
Identitas pasien

• Nama : An. M R
• Usia : 9 bulan
• Berat badan & panjang badan awal : 8900 gram dan 81,2 cm ( 11-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 29 Oktober 2015
• Alamat : Jalan Menfo 1 RT 09 RW 10
• Nama ayah : Tn A
• Pekerjaan ayah : Bartender
• Nama ibu : Ny. G
Identitas
• Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga
orang tua

• Lahir : 3400 gram


• Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan tanpa ada penyulit
saat kehamilan dan persalinan
Riwayat • ASI eksklusif diberikan sampai usia 6 bulan dan dilanjutkan sampai
persalinan sekarang. Diberikan makanan pendamping ASI sejak lahir
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
11-11-2016 8300 78 -2
Identitas pasien

• Nama : An. S K
• Usia : 1 tahun 2 bulan
• Berat badan &panjang badan awal : 7430 gram dan 74 cm ( 30-11-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 17 September 2015
• Alamat : Jalan menfo RT 07 RW 10
• Nama ayah : Tn M
• Pekerjaan ayah : Pedagang mainan
• Penghasilan ayah : Rp. 1.000.000
Identitas • Nama ibu : Ny. S
orang tua • Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga

• Lahir : 3500 gram


• Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan tanpa ada penyulit saat
kehamilan dan persalinan
Riwayat • ASI eksklusif diberikan sampai usia 6 bulan hingga sekarang, makanan
pendamping diberikan saat usia 6 bulan
persalinan
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
30-11-2016 7430 73 -2
07-12-2016 7480 81,3 -2 sd -1
14-12-2016 7320 83 -2
23-12-2016 7590 72 -2
05-01-2017 7600 72 -2
Identitas pasien

• Nama : An. M C
• Usia : 2 tahun 10 bulan
• Berat badan & panjang badan awal : 9900 gram dan 84,2 cm ( 23-12-2016 )
• Tempat & tanggal lahir : Jakarta, 12 Desember 2014
• Alamat : Jalan manyar 2 RT 02 RW 11
• Nama ayah : Tn H
• Pekerjaan ayah : Buruh pabrik
• Penghasilan ayah : Rp. 3.300.000
Identitas • Nama ibu : Ny. S
orang tua • Pekerjaan ibu : ibu rumah tangga

• Lahir : 2800 gram


• Lahir dengan menangis spontan dibantu oleh bidan tanpa ada penyulit saat
kehamilan dan persalinan
Riwayat • ASI eksklusif diberikan sampai usia 6 bulan hingga usia 2 tahun, makanan
persalinan oendamping mulai diberikan usia 8 bulan
Tanggal pemeriksaan BB (gram) PB (cm) SD
23-12-2016 9900 84,2 -2
05-1-2017 9500 86 -2
11-1-2017 10300 86 -2
Tinjauan Pustaka
Definisi

– Gizi buruk adalah status gizi yang didasarkan pada indeks berat badan menurut
umur (BB/U) yang merupakan padanan istilah severely underweight (Kemenkes
RI, 2011)

– Menurut Depkes RI 2008, keadaan kurang gizi tingkat berat pada anak
berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) <-3 SD dan atau
ditemukan tanda-tanda klinis marasmus, kwashiorkor dan marasmus-
kwashiorkor
Kwashiorkor

– Edema ( bengkak )
– Cengeng, rewel, kadang apatis
– Rambut tipis kemerahan seperti warna rambut jagung dan mudah dicabut, pada
penyakit kwashiorkor yang lanjut dapat terlihat rambut kepala kusam.
– Wajah membulat dan sembab
– Pandangan mata anak sayu
– Pembesaran hati, hati yang membesar dengan mudah dapat diraba
– Kelainan kulit berupa bercak merah muda yang meluas dan berubah menjadi coklat
kehitaman dan terkelupas
Marasmus

– Anak tampak sangat kurus karena hilangnya sebagian besar lemak dan otot-
ototnya, tinggal tulang terbungkus kulit
– Wajah seperti orang tua
– Iga gambang dan perut cekung
– Otot paha mengendor (baggy pant)
– Cengeng dan rewel, setelah mendapat makan anak masih terasa lapar
Cara Pemberian Makan Anak
Usia 0 – 6 bulan
• Hanya berikan ASI tidak boleh diberikan makanan atau minuman lain
• Berikan ASI sesering mungkin, paling sedikit 8 kali sehari
• Susui payudara secara bergantian

Usia 6 – 8 bulan
• Terus berikan ASI
• Mulai berikan MPASI ( makanan pendamping ASI ) setelah diberikan ASI contohnya bubur susu, bubur tim,
sayuran, daging, buah yang dilumatkan
• Berikan makanan 2-3 kali sehari dengan makanan selingan 1-2 kali sehari ( biscuit, jus, bubur kacang)

Usia 9 – 11 bulan
• Terus berikan ASI
• Mulai memberikan MPASI yang lebih padat setelah diberikan ASI contohnya bubur nasi, nasi tim, nasi lembek
• Berikan makanan lembik 3–4 kali sehari dengan makanan selingan 1-2 kali sehari
Umur 1-2 tahun
• Terus berikan ASI
• Mulai memberikan makanan sama seperti anggota keluarga yang lain, boleh diberikan
makanan yang dicincang atau dihaluskan apabila diperlukan
• Makanan diberikan 3-4 kali sehari dengan makanan selingan 2 kali sehari

Umur 2-3 tahun


• Lanjutkan beri makan seperti orang dewasa
• Tambahkan porsinya menjadi ½ piring
• Beri makanan selingan 2 kali sehari
• Jangan berikan makanan manis sebelum waktu makan karna anak mengurangi nafsu makan
TERIMA KASIH