Anda di halaman 1dari 14

BAB VI.

FORAMINIFERA BESAR

TINJAUAN UMUM
Klompok foram bentik, ukuran relatif besar, jumlahnya relatif banyak
dan susunan kamarnya rumit.
Umum dijumpai dlm batuan karbonat (batugamping terumbu).
Hidup dg organisme berkoloni lain, yg bercangkang gampingan (koral,
algae, sponge, bryozoa), membentuk terumbu.
Penting, terutama di wilayah Indo-Pasifik, karena banyak genus dan
spesiesnya dapat dipakai untuk menentukan umur dan kepentingan korelasi.
Van Der Vlerk dan Umbgrove (1927) : Pembagian Zaman Tersier di
Indonesia, yg terkenal dg “Klasifikasi Huruf”.
Menentukan umur & indikator lingkungan kedalaman.
Haaq,1955: Kumpulan genus ttt dpt dipakai sbg penunjuk kedalaman laut
Murray (1973) dan Baumann (1973), ada sejumlah genus tertentu dari
Foram besar, dapat digunakan sbg penunjuk kedalaman dan kondisi
lingkungannya
DETERMINASI
Foram besar hanya dpt dideterminasi bdsr struktur dalamnya, krn struktur dalamnya
rumit dan kompleks, shg diperlukan sayatan tipis (horisontal / vertikal).

Keterangan :
Sayatan median (equatorial,
horisontal): sayatan yg
melalui pusat atau
bagian tengah
cangkanag fosil, secara
horisontal.

1. Sayatan vertikal
(transversal): sayatan
yg melalui pusat atau
bagian tengah cangkang
fosil, secara vertikal.

1. Sayatan oblique

Terminologi sayatan tipis pd cangkang Orbitoid


dg kenampakannya secara umum (Glaessner,1944).
Struktur dalam kamar foraminifera besar Gol.Orbitoides, Lepidorbitoides dan Lepidocyclina
( Bignot, 1982)
Beberapa contoh sayatan foraminifera besar Paleozoik Atas dan Mesozoik ( Jones, 1956)
Fam. Nummulitidae / Camerinidae
Genus : Nummulites, Assilina, Operculina, Operculinella, Pellatispira, Biplanispira
Ciri-ciri :
-Test lenticular/lensa & simetri bilateral
-Discoidal / hampir bulat /subglobular
-Susunan kamar planispiral Involut / Evolut
-Komposisi gampingan
-Kadang terdapat marginal cord
Lenticular, discoidal, 5-40 putaran, kamar banyak,
SH proloculum globular, septa melengkung ke peri-peri,
Nummulites
tdp pillar & marginal cord, Diameter 1,5 –35 mm.
SV involut (put.terakhir yg terlihat), jarak antar kamar hampir sama
Lenticular, discoidal, evolut (kamar makin naik, semua terlihat),
SH putaran 4-16,kamar banyak, septa lebih tegak, sering didapatkan
Assilina
marginal cord, Diameter 2 –35 mm.
SV involut , sangat pipih.
Lenticular, pipih, evolut, putarannya 3-5 & tinggi kamar cepat
SH
Operculina membesar, dinding batas tebal, membentuk kanal.
SV Involut, jarak antar kamar tdk sama, membesar ke peri-peri.
Operculinella sda tetapi involut
SH Lenticular, putaran 4-6, dinding batas tes tebal,diameter 1-5 mm.
Pellatispira
SV SV : involut, pilar jelas.
Biplanispira Lenticular, evolut, dinding tes tebal, tdp pillar & kamar sekunder
Horisontal Vertikal

Nummulites

Horisontal Vertikal

Assilina
Horisontal Vertikal

Pellatispir
a
Horisontal Vertikal

Operculinoides
Fam. Discocyclinidae
Genus : Discocyclina, Aktinocyclina, Asterocyclina
Ciri :
Test lenticular
Discoidal mempunyai susunan kamar lapis ekuatorial & lateral.
Susunan kamar konsentris mengelilingi proloculus
Septa radier & rapat

Lenticular, discoidal/pipih, septa hampir ^, rapat, konsentris, embrionik


SH biloculer (p + d), diameter 1-60 mm.
Discocyclina
Kamar lateral tdk jelas/tdk ada, kamar median tipis, sangat sempit,
SV pilar terkadang terlihat jelas.
=Discocyclina, ttp tdp radial ribs yg merupakan perkembangan
Aktinocyclina
lapis kamar lateral.
=Discocyclina , ttp tdp radial ribs yg merupakan perkembangan
Asterocyclina
lapis kamar ekuatorial.
Kenampakan umum sayatan veretikal Discocyclina (1a), sayatan
horizontal (1b)
( Moore R.C., et al, 1952)
Fam. Miogypsinidae
Genus : Miogypsina, Miogypsinoides
Test trigonal, pipih
Kamar ekuatorial berbentuk hexagonal/romboid
Tdpt lapis kamar lateral embrionik apparatus bilocular di pinggir (acentris)
Test trigonal, pipih, segi 3, asimetri, k.embrionik bilocular di puncak
Miogypsina
k.nepionik seperti jala, k.median hexagonal/romboid, pillar jelas.
Miogypsinoides = Miogypsina , ttp tanpa kamar lateral.

Horisontal
Vertikal

Miogypsina
Fam. lepidocyclinidae
Genus : Lepidocyclina
Test lenticular, simetri dan jelas, poligonal, diamater 1-70 mm.
Septa terkadang tdk ^ arah putaran.
Kamar median melebar ke arah peri-peri.
Dengan / tanpa pillar
Kamar embrionik jelas terlihat dg protoconch & deuteroconch.
Kamar post-nepionik halus, bentuk rombic/hexagonal.

V Lepidocyclina
H

Lepidocyclina

Bentuk kamar lateral


Fam. Cycloclypenae (Nummulitidae)
Genus : Heterostegina, Cycloclypeus, Spiroclipeus.
SH SH : Lenticular/pipih memanjang, semula involut kemudian evolut, td 1 lapis
kamar equatorial, tdpt kamar & septa sekunder, marginal cord jelas,
Heterostegina
diameter 2-12 mm,
SV Kamar median terpotong-potong oleh septa, kamar lateral tdk jelas.
Lenticular, pipih, kamar nepionik konsentris, embrionik kadang terlihat,
SH
Cycloclypeus bentuk kamar rectangular, septa hampir ^ arah putaran,
SV Bagian tepi datar, bagian tengah cembung, tdk ada kamar lateral.
SH = Heterostegina , diameter 2,5-30 mm.
Spiroclypeus Kamar median menyempit ke peri, tdpt.kamar lateral yg jelas &
SV
& berkembang baik, dinding tebal dg pilar yg kurang jelas.

Horisontal
Heterostegina Vertikal
Horisontal Vertikal

Cycloclypeus

Horisontal
Vertikal

Spiroclypeus
Fam. Alveolinidae
Genus : Alveolinella, Flosculinella, Fasciolites, Borelis.
Ciri :
Test fusiform (bentuk sigaret)
Septa sekunder selang-seling dgn kamar-kamar kecil /chamberlets
tambahan di Daerah polar.
Td 1 baris apertur utama & bbrp baris apertur tambahan.

Alveolinella
Test fusiform, 1 baris apertur utama & bbrp apertur tambahan.
Flosculinella
Fasciolites Test fusiform, 1 baris apertur utama & 1 tambahan yg berselingan.
Borelis Test fusiform, 1 baris apertur utama.