Anda di halaman 1dari 42

Pemicu ISK 1

Mainan Beracun
Pitri Erlina Lay S.Farm., Apt.
405110177
LO 1. Definisi mainan
Pengertian Mainan Anak
• Mainan anak adalah benda atau produk yang
dirancang dan digunakan dalam proses
bermain / belajar oleh anak-anak sejak lahir
sampai usia menginjak 14 tahun.
Definisi mainan beracun
• Mainan yang mengandung zat yang berbahaya
bagi kesehatan karena jumlah zat2 tsb diatas
ambang yang diijinkan dalam SNI
LO2. Karakteristik Mainan edukasi
Persyaratan mainan anak sesuai kelompok
umur
 Mainan anak usia 0 sd 18 bulan
 Mainan anak usia 18 sd 36 bulan
 Mainan anak usia 36 sd 96 bulan
 Mainan tanpa klasifikasi usia.
Ragam Produk Mainan
• Stuffed Toys – Mainan yang terbuat dari bahan tekstil dengan kapas
polyester sebagai pengisi. Contohnya: boneka bear, bantal/ guling
berbentuk karakter tertentu dll.
• Wooden Toys – Mainan yang terbuat dari bahan kayu lunak dan
dilapis dengan cat/ pelitur non toxic. Contohnya: puzzle, balok,
rumah-rumahan dll.
• Plastic Toys – Mainan yang terbuat dari berbagai jenis plastik dan
terkadang di kombinasi dengan serat synthetis dan bahan2 yang lain.
Contohnya: boneka yang menyerupai bayi / orang dewasa, rumah2-
an, mobil2-an dll.
• Metal Toys - Mainan yang rangkanya terbuat dari pipa besi dengan
penunjang bahan plastik sebagai aksesoris. Contohnya: sepeda roda
tiga, babywalker, mobil2an.
• Inflatable toys – Mainan yang terbuat dari karet alam atau bahan
synthetis sehingga merupakan suatu wadah untuk menampung
udara. Contohnya: pelampung renang, balon, perahu mainan.
• Electrical toys – Mainan yang digerakakn dengan listrik voltase
rendah atau baterai. Contohnya: mobil remote control, kucing yang
bisa mengeluarkan suara meong dll.
Standard Keamanan Mainan Anak di Manca-negara:
No. Negara Nama Standard Keamanan Mainan Anak Singkatan

1 Malaysia Safety Standard for Toys


Mark of Safety Standard MC

2 Singapore The Singapore Standarisation Programme SS

3 Thailand Thai Industrial Standard for Toys TIS

4 Philippines Philippines National Standard PNS

5 China China Compulsory Certification CCC

6 Jepang Japanese Standards Association JSA

7 Eropa International Organization for Standardization ISO


European Union Standard EN71

8 Amerika American Society for Testing & Materials ASTM


Standar Mainan Anak di Indonesia
SNI ISO 8124
• Keamanan Mainan – Bag.1: Aspek keamanan yang
berhubungan dengan sifat fisis dan mekanis (ISO 8124-
1:2010)
• Keamanan Mainan – Bag.2: Sifat mudah terbakar (ISO 8124-
2:2010)
• Keamanan Mainan – Bag.3: Migrasi Unsur Tertentu (ISO 8124-
3:2010)
• Keamanan Mainan – Bag.4: Ayunan, seluncuran dan mainan
aktivitas sejenis untuk pemakaian di dalam dan di luar
lingkungan tempat tinggal (ISO 8124-4:2010)

*International Organization for Standardization disingkat ISO adalah badan penetap standar
internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara.
Tujuan Pemberlakuan Standard Keamanan
Mainan Anak atau SNI:
• Melindungi produsen, konsumen, tenaga kerja dan
masyarakat dari aspek keamanan, keselamatan,
kesehatan serta pelestarian fungsi lingkungan
• Mendorong dan meningkatkan, menjamin mutu
barang dan/ atau jasa serta mampu memfasilitasi
keberterimaan produk nasional dalam persaingan
global.
• Meningkatkan daya saing produk barang dan /atau
jasa.
Sumber: BSN website
Tekstil Untuk Mainan

Salah satu jenis mainan yang banyak menggunakan bahan tekstil adalah
Stuffed toys atau dikenal sebagai mainan yang terbuat dari benang yang
rajut menjadi tekstil. Bahan tekstil yang sering dipakai antara lain:

• Acrylic Pile: Hi-Pile, Boa, Vonnel, Soft Vonnel.


• Polyester Pile: Nylex, JSboa, Velboa, EF Velboa
• Nylon: Tafeta, Kain Parasut
• Kain Katun : Terry Cotton, Drill,

Boa / Vonnel Velboa / Nylex Terry Cotton


Contoh Mainan Berbahan Tekstil

Topeng Boneka Sleeping Bag Celemek

Tas Costume Play-Tunnel Tenda


Keamanan Mainan – Bag. 2: Sifat Mudah
Terbakar (ISO 8124-2: 2010)

Bagian dari standard ini menetapkan:

• Kelompok material yang mudah terbakar dan dilarang pada


penggunanan semua jenis mainan.

• Persyaratan pada mainan tertentu dan mudah terbakar ketika


terkena sumber api yang kecil.

• Metoda pengujian pada mainan yang mudah terbakar.


Mainan Berpotensi Membahayakan

• Mainan yang dikenakan di bagian kepala


antara lain: jenggot, kumis, rambut dan/ atau
bulu sintetis (sejenis), topeng, pelindung
wajah dari kain, kerudung dll.
• Kostum penyamaran yang dipakai anak-anak
ketika sedang bermain.
• Mainan yang dapat dimasuki oleh anak-anak.
• Mainan berisi bahan yang lembut dengan
permukaan luar terbuat dari kain berbulu
atau tekstil.
Mainan yang diperkirakan berbahaya wajib
melakukan uji pembakaran dengan memerhatikan
ketentuan sebagai berikut:

• Kelompok mainan tekstil yang diuji.


• Keselamatan tim penguji.
• Cara pengambilan sample.
• Aparatus yang di gunakan.
• Kondisi dan temperatur ruang pengapian.
• Jarak dan posisi pengapian antara subyek dan kompor.
• Laporan pengujian.
Keamanan Mainan – Bag. 3: Migrasi Unsur
Tertentu (ISO 8124-3: 2010)
Bagian dari Standard ini menetapkan:

Tingkat maksimal, metoda pengambilan contoh uji dan ekstraksi sebelum meng-
analisa perpindahan logam antimoni, arsen, barium, kadmium,
kromium,timbal,merkuri, dan selenium dari bahan pembuat mainan dan bagian
mainan.

Jumlah kandungan logam yang diperbolehkan pada bahan pembuat mainan


seperti pelapis cat, polimer, kertas, tekstil, kaca, kayu, pensil, plastisin,cat kuku
mainan dan lain-lain.

Jenis mainan dengan kandungan logam yang diizinkan, diperkirakan tidak


membahayakan apabila terhisap, dijilat atau tertelan. Contohnya: kosmetik
mainan, alat tulis atau bagian dari mainan yang mudah diraih oleh anak-anak.
Mainan Wajib Memenuhi Persyaratan
SNI ISO 8124 - 3

Benang bordir untuk Spidol untuk Textile Printing di Textile


mata
NILAI MAKSIMAL MIGRASI YANG DIIZINKAN

Nilai dalam mg/kg bahan mainan

UNSUR
Bahan Mainan Sb As Ba Cd Cr Pb Hg Se

Bahan pembuat 60 25 1000 75 60 90 60 500


mainan yg ditentukan
sebelumnya
terkecuali plasticin
dan cat jari
Plasticin dan cat jari 50 25 250 50 25 90 25 500
Zat berbahaya dalam Mainan Beracun
Bhn kimia Batasan Cara masuk ke Dampak bagi kshtn
bbhya maksimum tubuh
Plastik (PVC) Terkena panas 
Dioksin & Chlor oral
Asam ftalat oral
(DEHP,BPA,dll)
Sterofoam oral
(Polistiren)

Merkuri (Hg) 60 mg/kg oral

Cadmium (Cd) 75 mg/kg Oral & pernapasan Gagal jantung,

Timbal (Pb) 40 bpj oral


Bhn kimia Batasan Cara masuk ke Dampak bagi kshtn
bbhya maksimum tubuh

Chromium 60 mg/kg Oral, kontak Ca paru, kerusakan hati & ginjal, kontak kulit
(Cr) langsung (kulit) iritasi, tertelan  mual & muntah
Silikon oral Alergi, sariawan, mual muntah
(Si)
Antimoni 60 mg/kg
(Sb)
Arsen 100 bpj
(As)
Barium 1000 mg/kg
(Ba)
Selenium 500 mg/kg
(Se)
Pewarna Oral &terhirup karsinogen

Pengawet Oral &terhirup karsinogen


Berikut adalah hasil lengkap pengujian YLKI yang dilakukan bersama dengan
Laboratorium Afiliasi, Departemen Kimia FMIPA-Universitas Indonesia :
No, Kode Sampel, Jenis Mainan, Produsen, Warna yang diuji, Hasil (mg/kg), Tempat
Pembelian
1. Sempoa (Benho) (Produsen : Zhejiang Hexin Toys, Zhejiang, China) Ungu
muda < 0,01 (Pb) 0,38 (Hg) 3,25 (Cr) < 0,01 (Cd) Kelapa Gading
2. Kereta (Hongji Toys) (Produsen : Zhejiang Hongji Toys Manufacture) Merah <
0,01 0,51 0,98 0,09 Kelapa Gading
3. Dinosaurus - Orange 8,83 0,64 3,65 < 0,01 Kelapa Gading
4. Sempoa (ELC) (Produsen : Early learning centre Swindon SN34JJ, England,
www.elc.com) Kuning < 0,01 < 0,001 0,35 < 0,01 Kelapa Gading
5. Balok ukur warna - Biru < 0,01 0,51 0,79 < 0,01 Pejaten village
6. Color Bricks Brain bricks Balok rumah-rumahan (Produsen : China) Putih <
0,01 0,50 < 0,01 0,24 Plaza Semanggi
7. Puzzle Ikan - Hitam 7,57 0,87 7,11 < 0,01 ITC Kuningan
8. Three Branded - Orange 0,90 37,14 3,44 0,10 ITC Kuningan
9. Maze - Kuning 2,63 12,37 4,63 < 0,01 Ambasador
10.Ronce - Ungu < 0,01 1,46 3,62 < 0,01 ITC Cempaka mas
11.Mozaic Blocks (Produsen : Made in Israel) Hijau muda 2,5 < 0,001 <
0,01 < 0,01 Senayan City
12. Wooden Counting House (Made in China, Early Learning Centre, Walford
WD24 6SH, England, www.elc.com) Merah 1,8 1,21 < 0,01 <
0,01 Senayan City
13. Puzzle Bentuk - Hijau < 0,01 1,78 17,47 0,11 Mal Taman
Anggrek
14. Sempoa kecil - Merah 1,0 39,27 2,75 < 0,01 Pasar
Gembrong
15. Geometri - Biru < 0,01 0,55 2,65 < 0,01 Pasar Gembrong
16. Plan Toys Balancing cactus (Produsen : Made In Thailand) Hijau
tua < 0,01 9,50 11,57 < 0,01 Pejaten Village
17. Kotak pos - Kuning 0,4 < 0,001 4,77 < 0,01 Ciputra mall
18. City Block A - Merah < 0,01 0,74 13,76 < 0,01 Ciputra mall
19. Puzzle Kupu-kupu - Pink < 0,01 < 0,001 < 0,01 < 0,01 Ciputra
mall
20. Puzzle Kucing - Biru 8,4 0,38 3,04 < 0,01 Pasaraya
Manggarai
21. Sempoa - Pink < 0,01 0,89 4,48 < 0,01 Produsen Mainan
LO 4 : M&M Definisi Tatanan,
Struktur & Sistem Masyarakat
• Tatanan masyarakat :
organisasi atau lembaga yang diatur oleh
norma tertentu dan memiliki azas, aturan
serta hukum yang mengatur proses
kinerja organisasi tersebut.
• Struktur masyarakat :
suatu pola yang membentuk tatanan
masyarakat dan memiliki hubungan
tertentu.
• Sistem masyarakat :
pola yang berasal dari tatanan masyarakat dan
terdiri dari beberapa elemen yang membentu
hubungan relasi sedemikian rupa sehingga
memunculkan jejaring.
• Elemen dalam masyarakat perlu memiliki
sebutan, fungsi, kebutuhan dan tujuan yang
saling bersinergi agar sistem masyarakat
berfungsi maksimal.
Berdasarkan pemicu :
• Sistem masyarakat belum berfungsi secara
maksimal.
• Masih banyak produsen tidak bertanggung
jawab yg memproduksi mainan beracun dan
tidak mendaftarkan produknya ke dept.
perindustrian untuk mendapatkan no SNI
• Hal ini merugikan konsumen (ortu) yg membeli
mainan tsb dan blm ada sanksi yg tegas
terhadap pelanggaran UU perlindungan
konsumen
LO 5: Norma sosial kehidupan masy
Norma sosial merupakan berbagai aturan yg ada di
masy. mengenai hal yg boleh & ≠boleh dilakukan o/ masy.

Yg membuat norma  masy. yg berada di lembaga,


organisasi, departemen, instansi tertentu.

Norma sosial ditujukan pd masy. yg ada di bawah


lembaga tsb.

Norma sosial bertujuan agar masy. taat pd aturan


yg telah ada & diberlakukan o/ lembaga.
• Norma sosial bagi manusia penting karena sebagai
pedoman bertingkah laku dalam hidup bermasyarakat.

• Norma sosial memiliki fungsi sebagai berikut:


a. Sebagai aturan atau pedoman tingkah laku dalam
masyarakat.
b. Sebagai alat untuk menertibkan dan menstabilkan
kehidupan sosial.
c. Sebagai sistem kontrol sosial dalam masyarakat.
Tingkatan norma sosial
•Cara (usage)
merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu yg dilakukan individu
dlm suatu masy. tetapi tidak secara terus-menerus.
Ct: cara makan yang wajar dan baik apabila tidak mengeluarkan
suara seperti hewan.

Kebiasaan (Folkways)
merupakan suatu bentuk perbuatan berulang-ulang dgn bentuk yang
sama yg dilakukan secara sadar dan mempunyai tujuan-tujuan jelas dan
dianggap baik dan benar.
Ct: Memberi hadiah kepada orang-orang yang berprestasi dlm suatu
kegiatan atau kedudukan, memakai baju yang bagus pd waktu pesta.
•Tata kelakuan (Mores)
Merupakan sekumpulan perbuatan yg mencerminkan sifat-sifat
hidup dari sekelompok manusia yg dilakukan secara sadar guna melaksanakan
pengawasan o/ sekelompok masyarakat thd anggota-anggotanya. Dalam tata
kelakuan terdapat unsur memaksa atau melarang suatu perbuatan.
Ct: Melarang pembunuhan, pemerkosaan, atau menikahi saudara
kandung.

•Adat istiadat (Custom)


Merupakan kumpulan tata kelakuan yg paling tinggi kedudukannya
karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat terhadap masyarakat yang
memilikinya.
Macam Norma Sosial
• Macam norma sosial menurut bentuknya:
1. Norma sosial pd keluarga  aturan yg berlaku
pd keluarga tertentu ( ≠tertulis / tertulis)
2. Norma sosial pd lembaga pemerintahan 
aturan/ peraturan pemerintah/ S.Kep (tertulis)
3. Norma sosial pd lembaga swasta  aturan/
peraturan lembaga swasta/ Surat Keputusan
(tertulis)
•Macam norma sosial menurut aspek-aspek
tertentu tetapi saling berhubungan antara satu
aspek dengan aspek yang lainnya:

1.Norma agama
peraturan sosial yg sifatnya mutlak sebagaimana
penafsirannya & tidak dapat ditawar-tawar atau diubah ukurannya
karena berasal dari Tuhan.
Ct: Melakukan sembahyang kepada Tuhan, tidak berbohong, tidak
boleh mencuri, dan lain sebagainya.
2. Norma kesusilaan
peraturan sosial yg berasal dari hati nurani yg menghasilkan akhlak,
sehingga seseorang dapat membedakan apa yang dianggap baik dan apa pula
yang dianggap buruk.
Pelanggaran terhadap norma ini berakibat sanksi pengucilan secara
fisik (dipenjara, diusir) ataupun batin (dijauhi).
Ct: Orang yang berhubungan intim di tempat umum akan dicap tidak
susila,melecehkan wanita atau laki-laki di depan orang.
3. Norma kesopanan
peraturan sosial yg mengarah pada hal-hal yg berkenaan dengan
bagaimana seseorang harus bertingkah laku yg wajar dalam kehidupan
bermasyarakat.
Ct: Tidak meludah di sembarang tempat, memberi atau menerima
sesuatu dengan tangan kanan, tidak kencing di sembarang tempat.

4. Norma kebiasaan
sekumpulan peraturan sosial yg berisi petunjuk atau peraturan yg
dibuat secara sadar atau tidak tentang perilaku yg diulang-ulang sehingga
perilaku tersebut menjadi kebiasaan individu.
Pelanggaran terhadap norma ini berakibat celaan, kritik, sampai
pengucilan secara batin.
Ct: Membawa oleh-oleh apabila pulang dari suatu tempat,
bersalaman ketika bertemu.
• Norma agama dan norma kesusilaan berlaku
secara luas di setiap kelompok masyarakat
bagaimanapun tingkat peradabannya.
Sedangkan norma kesopanan dan norma
kebiasaan biasanya hanya dipelihara atau
dijaga oleh sekelompok kecil individu saja,
sedangkan kelompok masyarakat lainnya akan
mempunyai norma kesopanan dan kebiasaan
yang tersendiri pula.
LO 5 : M&M Bentuk Pelanggaran Sosial

• Timbul dari ketidakpuasan masyarakat


atas keputusan suatu lembaga tertentu.

• Akibat adanya pelanggaran norma sosial


akan memunculkan sanksi misalnya
teguran secara lisan atau tertulis,
pelaporan terhadap pihak berwajib,
penangkapan dan lain-lain.
Bentuk pelanggaran

Bentuk pelanggaran norma sosial merupakan


perwujudan dari ketidakpuasan masy. thd keputusan dari
suatu lembaga.

Bentuk pelanggaran norma sosial dapat berupa


unjuk rasa, protes, demonstrasi, petisi (surat protes)

Akibat adanya pelanggaran norma sosial, akan


muncul sanksi, berupa teguran secara lisan atau tertulis,
pelaporan thd pihak yg berwajib, penangkapan.
Tindakan Sosial
•  cara bagaimana seseorang / masyarakat
mengekspresikan dan mengorientasikan perilakunya
pd kebersamaan kehidupannya dengan orang lain.
• Tindakan sosial itu selalu berkaitan dg khidupan yg
beragam,misal :
kesehatan,perekonomian,pekerjaan,keagaman,dll.
Tipe Tindakan Sosial
• Tindakan Tradisional terkait dgn adat istiadat.
• Tindakan Afektif terkait dgn keinginan2
tertentu yg disertai dgn nafsu / emosi .
• Tindakan Rasional tindakan yg memiliki tujuan
tertentu yg bermanfaat.
LO 8 : M&M Solusi
• Menurut latar belakang sosial-budaya :
- Memperkuat iman dan moral masyarakat
agar tidak memperbolehkan konsumsi
minuman keras.
- Meningkatkan pengawasan orang tua
terhadap anak-anaknya.
- Memberikan teladan yang baik, khususnya
bagi generasi muda.
LO 7 : M&M Solusi
• Menurut aspek hukum :
- Mempertegas sanksi yang berlaku.
- Instansi hukum yang bersih dan taat.

• Menurut aspek kesehatan :


- Memberikan penyuluhan mengenai bahaya
minuman keras.
KOMODITI WAJIB SNI
 PENGERTIAN:
Standar Nasional Indonesia, yang selanjutnya disebut SNI, adalah standar yang
ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional dan berlaku secara nasional

 DASAR HUKUM:
Peraturan Menteri Perdagangan Nomor: 14/M-DAG/PER/3/2007

 PERIJINAN:
Dokumen Final yang dilampirkan pada PIB adalah SPB (Surat Pendaftaran
Barang)

Surat Pendaftaran Barang (SPB), adalah dokumen impor yang diterbitkan oleh
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan
Republik Indonesia cq. Direktur Pengawasan dan Pengendalian Mutu Barang,
yang digunakan sebagai salah satu dokumen yang wajib dilampirkan pada saat
pengajuan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) (14/M-DAG/PER/3/2007)
Solusi Penyuluhan ortu dalam memilih
mainan :

- Periksa nomer SNI (hindari beli mainan yg tdk ada izin)


- Ortu sebaiknya mengetahui komposisi
- Memilih alternatif mainan dari bahan alam
• Bayi dan balita
Tips merawat mainan agar awet dan aman