Anda di halaman 1dari 13

TUGAS PENDIDIKAN PANCASILA

“PELECEHAN SEKSUAL”

TUJUAN
MANFAAT
VIDEO
Disusun Oleh Kelompok: 4
SURVEI
COKORDA GEDE BAGUS PRANDYANA SANJAYA 12700012
I GEDE KADEK CANDRA MAHARDIKA 12700016 PEMBAHASAN
DEWA GEDE ANGGA ADITYA 12700018
DEWI INDRAWATI 12700020
MAHESA DIANTARI 12700112 KESIMPULAN
A.A.NGURAH WISNU ADIPUTRA 12700128
OKTAVIA HENNY 12700132
I PUTU DEDY MAHARJANA 12700148 Daftar Pustaka
FILDZA LOVELIA PRIBADI 12700150
MADE ADIKOSHA PRANATA 12700246
•Mengetahui apa yang dimaksud dengan
pelecehan seksual.
•Apa saja kategori pelecehan seksual.
•Apa saja macam-macam pelecehan seksual itu.
•Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi
pelecehan seksual.
•Bagaimana dampak dari pelecehan seksual
•Apa saja hukum-hukum yang mengatur tentang
pelecehan seksual.
•Apa saja hal-hal yang harus dilakukan ketika
terjadi pelecehan seksual.
Agar mahasiswa dapat mengetahui tentang
pembelajaran persoalan pelecehan seksual,
mampu bertindak asertif dan berani
mengatakan tidak (menolak),dapat menerima
penyebaran informasi tentang pelecehan
seksual. Mahasiswa diharapkan kelak akan
membentuk kelompok solidaritas, bisa
mengkampanyekan jaminan keamanan,
khususnya bagi perempuan, dapat
mengkampanyekan penegakan hukum bagi
hak-hak perempuan. Dan apa saja usaha
yang dapat dilakukan untuk mencegah
terjadi pelecehan seksual.
PELECEHAN
SEKSUAL

1. TIPE-TIPE
PENGERTIAN 2. BENTUK-BENTUK

DAMPAK-DAMPAK

AWAL MULA

PENCEGAHAN
PENGERTIAN PELECEHAN SEKSUAL
1. TIPE-TIPE

1. Main mata atau pandangan yang menyapu tubuh, biasanya


dari atas kebawah bak“mata keranjang” penuh nafsu.
2. Siulan nakal dari orang yang dikenal atau tidak dikenal.
3. Bahasa tubuh yang dirasakan melecehkan, merendahkan
dan menghina.
4. Komentar yang berkonotasi seks. Atau kata-kata yang
melecehkan harga diri, nama baik, reputasi atau
pencemaran nama baik.
5. Mengungkapkan gurauan-gurauan bernada porno (humor
porno) atau lelucon- lelucon cabul.
6. Bisikan bernada seksual.
7. Menggoda dengan ungkapan-ungkapan bernada penuh
hasrat.
8. Komentar/perlakuan negatif yang berdasar pada gender.
9. Perilaku meraba-raba tubuh korban dengan tujuan seksual.
10. Pemaksaan berhubungan seksual dengan iming-iming
atau ancaman kekerasan.
2. BENTUK-BENTUK
DAMPAK-DAMPAK

Korban pelecehan seksual


akan mengalami pasca trauma
yang pahit. Pelecehan seksual
dapat merubah kepribadian
anak seratus delapan puluh
derajat. Dari yang tadinya
periang menjadi pemurung,
yang tadinya energik menjadi
lesu dan kehilangan semangat
hidup.
Awal Mula
Pelecehan biasanya berawal dari
sikap toleran terhadap hal-hal kecil.
Seorang remaja putri yang senang-
senang saja ketika tangannya dipegangi
oleh lelaki yang jadi idolanya, adalah
awal dari kemungkinan pelecehan
seksual. Sikap seperti ini perlu
diwaspadai. Tanpa disadari, sikap
”penerimaan” yang tidak sadar itu bisa
saja ditafsirkan sebagai kode
”pembolehan” oleh si pria untuk
melakukan aksi yang lebih jauh.
BERSIKAP
TERBUKA

BERSIKAP
WASPADA
TEGAS

PENCEGAHAN

BETINDAK
BERPIKIR
JUJUR
POSITIF

HINDARI
TEMPAT
RAWAN
Tugas dari kita generasi baru untuk menjaga dunia
dari tangan-tangan tidak bermoral dan juga dari kepolisian
harus lebih mempertegas tentang hokum yang berlaku. Dari
berbagai informasi yang telah kita dapatkan bahwa pelecehan
seksual sangat berbahaya karena akan menimbulkan efek yang
sangat berbahaya mulai dari beban mental yang diderita oleh
korban,penyakit yang akan diderita oleh pelaku dan juga oleh
korban dan lain sebagainya. Maka dari itu kita harus bisa
menjaga diri dengan cara mendekat mendekatkan diri kepada
yang Maha Kuasa,pertebal iman kita supaya kita selalu
dilindungi-Nya.

•Sekretariat Jendral MPR RI, 2002, Buku Undang-Undang Dasar Hegara Indonesia Tahun
1945, Jakarta.
•http://wapz-info.blogspot.com/2011/01/Kasus Pelecehan Seksual 2011.html
•http://cokdexpedition.blogspot.com/2012/06/sekualitas dimata remaja.html
•http://roundhill-fam.blogspot.com/2010/10/pasal-pasal-uud-yang-berhubungan-
dengan.html
•www.pendidikan-diy.go.id/file/pp/2007_pp_55.pdf
•www.youtube.com