Anda di halaman 1dari 18

Anatomi dan Fisiologi Payudara

Oleh :

LUH PUTU ANGGYANI RAKA SIWI


Payudara (mammae, susu) adalah kalenjar yang terletak
di bawah kulit, di atas otot dada

Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk


menutrisi bayi.
• Secara vertikal payudara terletak di antara kosta II dan
VI.
• secara horizontal mulai dari pinggir sternum sampai
linea aksilaris medialis
LETAK • Kelenjar susu berada di jaringan subkutan, antara
jaringan subkutan superfisial dan profundus

• terbentuk lengkap satu atau dua tahun setelah


menstruasi pertamakali.
• Hamil dan menyusui: payudara bertambah besar
BENTUK dan akan mengalami pengecilan (atrofi) setelah
menopause
Corpus (Badan)

Areolla (Kalang
Payudara)

Papilla mammae /
Putting susu
•Alveolus, yaitu unit terkecil yang memproduksi susu.
•Lobulus, yaitu kumpulan dari alveolus.
•Lobus, yaitu beberapa lobulus 15-20 lobus pada
tiap payudara
Corpus (Badan) •ASI dialurkan dari alveolus ke dalam saluran kecil
(duktulus)
•kemudian beberapa duktulus bergabung membentuk
saluran yang lebih besar (duktus laktiferus).

•Daerah lingkaran yang terdiri dari kulit yang longgar


Areolla (Kalang dan mengalami pigmentasi dan bergaris tengah kira-
kira 2,5 cm.
Payudara) •terletak kira-kira 20 glandula sebacea

Papilla •Adalah bagian yang menonjol di puncak payudara.


•Terletak di pusat areola mammae setinggi iga (costa)
mammae / ke-4
Putting susu •Bentuk puting ada empat
Puting susu
Puting susu
normal
pendek

Puting susu Puting susu


panjang terbenam
1.Alveoli
 Yang mengandung sel-sel yang mensekresi
air susu.
2.Tubulus laktifer
 Saluran kecil yang berhubungan dengan
alveoli
3.Duktus laktifer
 Saluran sentral yang merupakan muara
beberapa tubulus lactifer
4.Ampulla
 merupakan tempat menyimpan air susu.
Fisiologi Laktasi

• Hormone Penurunan Kadar


Hormone
estrogen • Naiknya kadar
• Hormone • Alveoli prolaktin
Progesteron • Ductus lactiferous • Produksi ASI
meningkat
• Produksi
Kolostrum Menyusunya bayi
Menginduksi
pada Payudara Ibu
Lanjutan…

Rangsangan
Sentuhan
•Produksi Oksitosin
Pelepasan ASI •Kontraksi Sel-sel
myoepithel (reflek
Prolaktin)
Menyusunya bayi
Hisapan Bayi
pada Payudara Ibu
Oksitosin
•Alveolus Mamae •Sinus Lactiferous memasuki darah •ASI keluar dari alveoli
•Produksi oksitosin melalui duktus
oleh kelenjar •Kontraksi sel-sel lactiferous menuju
hypofisis khusus yang sinus lactoferous
Duktus mendorong ASI
Keluar
Reflek Prolaktin
• Bila ini dirangsang, maka akan timbul implus (aliran listrik)
yang menuju hipotalamus
• selanjutnya kekelenjar hipofisis bagian depan sehingga
kelenjar ini mengeluarkan hormon prolaktin.

Reflek Aliran (Let down reflex)


• Rangsangan yang berasal dari putting susu mengeluarkan
hormon oksitosin.
• Hormon ini berfungsi memacu kontraksi otot polos yang ada
di dinding alveolus dan dinding saluran, sehingga asi di
pompa keluar
1.Refleks Menangkap (Rooting Refleks)

2.Refleks Menghisap (Sucking Refleks)

3.Refleks Menelan (Swallowing Refleks)


 Tiga bagian payudara:
Corpus, Areola, putting susu
 2 reflek penting dalam proses laktasi
Reflek prolaktin
Reflek Aliran (let down reflex)
 3 reflek mekanisme hisapan bayi
Refleks Menangkap (Rooting Refleks)
Refleks Menghisap (Sucking Refleks)
Refleks Menelan (Swallowing Refleks)
Evaluasi. . .
Jelaskan letak dan bentuk payudara dari gambar di bawah ini!


 Jelaskan struktur makroskopis dan
mikroskopis payudara!
 Jelaskan dengan singkat fisiologi laktasi!
 Jelaskan dua reflek yang penting dalam
proses laktasi!
 Sebutkan reflek yang penting dalam
mekanisme hisapan bayi!
Buku Utama:
 Bobak, et all. 2005. Keperawatan
Maternitas. Jakarta: EGC.
 Evelyn C. Pearce. 2011. Anatomi dan
Fisiologi Untuk Paramedis. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama
Buku Anjuran:
 Ambarwati, 2008. Asuhan Kebidanan Nifas.
Yogyakarta: Mitra Cendikia.
 Rukiyah, Ai yeyeh, DKK. 2011. Asuhan
Kebidanan III (Nifas). Jakatra: Trans Info
Media