Anda di halaman 1dari 40

MEMBANGUN SISTEM INFORMASI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


Disusun Oleh :
Yogi Ari S 7311414009
Tika Iswarini 7311414013
Utfi Aelah 7311414017
Rini Listia M 7311414048
A. Sistem sebagai Perubahan yang
Direncanakan Dalam Perusahaan
PERKEMBANGAN SISTEM DAN PERUBAHAN
ORGANISASIONAL

Gambar 13.1 menunjukkan 4 jenis dari perubahan struktural organisasional yang dimungkinkan dengan
teknologi informasi
Perancangan Ulang Proses Bisnis

b e
d
a
Menganalisis Proses Pengukuran yang
proses yang telah c terus menerus
Mengidentifikasi ada Mengimplementasikan
proses untuk Proses yang baru
perubahan. Merancang proses
yang baru
a. Mengidentifikasi proses untuk perubahan

Ketika sistem sistem digunakan untuk memperkuat model bisnis atau proses bisnis yang
salah, maka bisnis dapat menjadi lebih efisien ketika melakukan apa yang seharusnya
tidak dilakukan

Para manajer perlu menentukan proses apakah yang paling penting dan bagaimana
meningkatkan proses ini akan membantu kinerja bisnis
b. Menganalisis Proses proses yang telah ada

Proses bisnis yang telah ada akan dibuat model dan didokumentasikan, mencatat input,
output, sumber daya dan urutan aktivitas.

Tim yang merancang proses akan mengidentifikasikan langkah langkah yang redundan,
tugas tugas yang memerlukan banyak kertas, kemacetan, ketidakefisienan lainnya
c. Merancang proses yang baru

Ketika proses yang ada dipetakan dan diukur dalam hal waktu dan biaya, maka tim yang
merancang proses akan berusaha untuk meningkatkan proses dengan merancang yang baru.
Gambar 13.2 menggambarkan proses “as-is” untuk membeli sebuah buku dari sebuah toko
c. Merancang proses yang baru

Gambar 13.3 mengilustrasikan bagaimana proses membeli buku dapat dirancang ulang
dengan memanfaatkan internet
d. Mengimplementasikan Proses yang baru

Ketika proses yang baru telah seluruhnya dimodelkan dan dianalisis, maka harus
diterjemahkan kedalam suatu rangkaian prosedur yang baru dan aturan kerja.

Sistem informasi yang baru atau peningkatan dari sistem yang telah ada harus
diimplementasikan untuk mendukung proses perancangan ulang.
e. Pengukuran yang terus menerus

Ketika suatu proses telah diimplementasikan dan dioptimalkan, maka perlu diukur secara
terus menerus.

Mengapa?
ALAT BANTU BAGI MANAJEMEN PROSES BISNIS

Beberapa alat bantu BPM mendokumntasikan dan memonitor proses bisnis untuk membantu
perusahaan dalam mengidentifikasi ketidakefisienan, dengan menggunakan perangkat lunak
untuk menghubungkan dengan tiap tiap sistem

Kategori alat bantu lainnya yang mengotomatisasi beberapa bagian dari suatu proses bisnis
dan menegakkan aturan bisnis sehingga para karyawan akan melaksankan proses tersebut
dengan lebih kosisten dan efisien

Kategori alat bantu yang ketiga membantu bisnis dalam mengintegrasikan sistem yang telah
mereka miliki untuk mendukung peningkatan proses.
B. Iktisar dari Pengembangan Sistem
Gambar 13.4 mengilustrasikan
proses pengembangan sistem.
Aktivitas aktivitas pengembangan
sistem digambarkan biasanya
dilakukan dalam order yang
berurutan
ANALISIS SISTEM

Analisis sistem adalah analisis suatu permasalahan yang mana suatu perusahaan berusaha
untuk memecahkannya dengan sistem informasi.

Analisis sistem terdiri atas menentukan permasalahan, mengidentifikasi penyebab


penyebabnya, menentukan solusi dan mengidentifikasi kebutuhan informasi yang harus
dipenuhi oleh suatu solusi sistem.
MENENTUKAN KEBUTUHAN INFORMASI

Kebutuhan informasi dari suatu sistem yang baru melibatkan mengidentifikasi siapa yang
memerlukan informasi, dimana, kapan, dan bagaimana.

Analisis kebutuhan secara hati hati menentukan sasaran dari sistem yang baru atau sistem
yang dimodifikasi dan mengembangkan gambaran fungsi secara terperinci yang mana sistem
yang baru harus mengerjakannya
DESAIN SISTEM

Analisis sistem menggambarkan apakah yang harus dilakukan oleh suatu sistem untuk
memenuhi kebutuhan informasi, dan desain sistem memperlihatkan bagaimana sistem akan
memenuhi sasaran ini.

Perananan dari Para Pengguna Akhir


Kebutuhan informasi pengguna mendorong upaya untuk membangun sistem secara
keseluruhan
MENYELESAIKAN PROSES PENGEMBANGAN SISTEM

Pemrograman

Produksi
Pengujian dan
Pemeliharaan
Pemrograman
Pengujian
Produksi dan Pemeliharaan

Dalam tahap ini sistem akan dikaji ulang oleh para pengguna dan para spesialis teknikal untuk
menentukan seberapa baik ini telah memenuhi tujuan awalnya dan untuk memutuskan apakah
terdapat perbaikan atau modifikasi yang diperintahkan.

Dalam beberapa contoh, dokumen audit pasca implementasi yang formal dipersiapkan.
Setelah sistem telah terpasang dengan baik, maka harus dipelihara sementara itu berada
dalam produksi untuk memperbaiki kesalahan, memenuhi persyaratan, atau meningkatkan
efisiensi pemrosesan
PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM: METODOLOGI
TERSTRUKTUR

Gambar 13.6 menunjukkan suatu diagram alur data yang sederhana bagi sistem pendaftran program universitas dalam bentuk mail
PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM: METODOLOGI
TERSTRUKTUR

Gambar 13.7 memperlihatkan level diagram struktur yang tinggi bagi suatu sistem pengujian
PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM: METODOLOGI
PENGEMBANGAN BERORIENTASI OBJEK

Gambar 13.8 mengilustrasikan hubungan diantara kelas kelas mengenai para karyawan dan bagaimana mereka dibayar
Rekayasa Ulang Perangkat Lunak Berbantuan Komputer

Perangkat CASE mencoba meningkatkan produktivitas dan kualitas dengan melakukan hal hal
berikut:

• Menerapkan metodologi pengembangan dan disiplin perancangan yang standar


• Meningkatkan komunikasi diantara para pengguna dengan para spesialis teknis
• Mengorganisasi dan menghubungkan komponen desain dan menyediakan akses yan cepat
kepada mereka dengan menggunakan tempat penyimpanan desain.
• Mengotomatisasi bagian analisis dan desain yang membosankan dan rentan terhadap
kesalahan.
• Mengotomatisasi pembuatan kode dan pengujian dan mengendalikan proses implementasi
C. Pendekatan Alternatif Pembangunan
Sistem
Siklus Hidup Sistem Tradisional

Siklus hidup pengembangan system membagi pengembangan system ke dalam tahap-


tahap formal, dengan setiap tahapan memerlukan penyelesaian sebelum tahap
berikutnya dimulai
Pembuatan Prototipe

Gambar 13.10 menunjukkan 4 tahapan model proses membuat prototype


Pembuatan Prototipe

Keuntungan dan Kerugian Pembuatan Prototipe

Pembuatan prototipe paling bermnafaat ketika terdapat beberapa ketidakpastian tentang


kebutuhan atau solusi rancangannya, dan sering digunakan untuk merancang system
informasi antarmuka pengguna akhir (end-user interface)

Jika prototipe sempurna bekerja dengan benar, pihak manajemen mungkin tidak merasa perlu
melakukan pemrograman ulang, perancangan ulang atau dokumentasi dan pengujian yang
lengkap untuk membuat sebuag system produksi yang baik
Pembuatan Prototipe

Pengembangan Oleh Pengguna Akhir


Paket Perangkat Lunak Aplikasi

Fitur penyesuaian (customization) membuat paket perangkat lunak dapat dimodifikasi untuk
memenuhi kebutuhan tersendiri tanpa menghilangkan integritas paket tersebut
Jika penyesuian yang dibutuhkan cukup banyak, maka pekerjaan untuk pemrograman
tambahan dan penyesuaian mungkin menjadi sangat mahal dan memakan waktu, sehingga
malah menghilangkan banyak keuntungan dari paket perangkat lunak
Alih Daya

Gambar 13.11 memperlihatkan scenario-skenario kasus terbaik dan terburuk bagi total biaya suatu proyek alih daya di luar negeri
D. Pengembangan Aplikasi Untuk
Perusahaan Digital
Pengembangan Aplikasi Cepat (RAD)
Istilah pengembangan aplikasi cepat (rapid application development-RAD)
digunakan untuk menggambarkan proses pembuatan system yang dapat
dilangsungkan dalam waktu yang sangat singkat

Pengembangan Berbabis Komponen Dan


Layanan Web
pengembangan berbasis komponen membuat system dapat dibuat dengan merakit dan
mengintegrasikan komponen-komponen perangkat lunak yang tersedia. Layanan web
dapat membuat komponen-komponen perangkat lunak yang dapat diimpelentasikan
melalui internet dan menyediakan fungsi-fungsi baru untuk system perusahaan yang
sudah ada

Pengembangan Aplikasi Mobile


Pengalaman pengguna untuk interaksi mobile secara fundamendal berbeda dari
menggunakan desktop atau PC laptop. Menghemat sumber daya-bandwidth, spasi
layar, memor, pemrosesan, entri data, dan gerakan pengguna-semunya merupakan
prioritas yang tertinggi
STUDI KASUS
Let’s Move On!
Don’t worry. We surely support you.
Let’s Move On!
Don’t worry. We surely support you.
Pertanyaan Studi Kasus

Cu pri nostrum accusamus


Apakah Permasalahan manajemen, organisasi dan teknologi yang perlu diatasi
1 ketika membangun aplikasi mobile? 4
Ea mea quot tractatos, propriae insolens mediocrem
te his, pro mundi eruditi denique eu. Exerci qualisque
laboramus ex vel.

Inermis hendrerit vel cu


Bagaimana definisi kebutuhan pengguna atas aplikasi mobile yang berbeda dari
2 yang ada dalam analisis sistem tradisional? 5
Ad scaevola argumentum suscipiantur cum, his nullam
contentiones ad. Vel et eripuit imperdiet, no mel facer
ubique, vivendo lucilius pri an. Pro iusto veniam in.

Id mel nibh posse copiosae


Gambarkan proses bisnis yang diubah dengan aplikasi mobile USAA sebelum
3 dan setelah aplikasi diterapkan. 6
Usu ei mnesarchum temporibus deterruisset, iuvaret
indoctum consectetuer eos ut.
Kesimpulan

Membangun suatu sistem informasi yang baru merupakan bentuk dari perubahan
organisasional yang direncanakan. Banyak organisasi yang menggunakan manajemen proses
bisnis untuk merancang ulang alur kerja dari proses bisnis dengan harapan untuk mencapai
terobosan yang produktif. Dan mengembangkan aplikasi mobile atau situs web memiliki
beberapa tantangan khusus. Penting memahami bagaimana, mengapa, dan dimana para
konsumen akan menggunakan perangkat mobile dan bagaimana pengalaman mobile akan
mengubah interaksi bisnis dan perilaku.
That’s all. Thank you! 
Any Questions?