Anda di halaman 1dari 22

OSTEOMYELITIS

Angela Chandrinova
Ayu Dwi Lestari
Eddy Lim
DEFINISI
• Osteomyelitis adalah suatu
proses inflamasi akut
maupun kronik pada tulang
dan struktur disekitarnya
yang disebabkan oleh
organisme piogenik.

• Dapat terlokalisir atau


tersebar melalui tulang,
melibatkan sumsum,
korteks, jaringan kanselosa,
dan periosteum.
Epidemiologi Berdasarkan tulang
yang terlibat

• ♂>♀
• Akut  anak-anak (hematogen)
• Kontak  remaja dan dewasa
(trauma)
ETIOLOGI
Umur Organisme

Neonatus (lebih kecil dari 4 bulan) S. aureus, Enterobacter species, Group A


dan B Streptococcus species

Anak-anak (4 bulan – 4 tahun) S. aureus, Group A Streptococcus species,


Haemophillus influenzae, dan
Enterobacter species
Anak-anak, remaja (4 tahun – dewasa) S. aureus (80%), Group A Streptococcus
species, H. Influenzae, dan Enterobacter
species
Orang dewasa S. aureus, Enterobacter atau Streptococcus
species.
PREDISPOSISI
• Penyakit kronis (DM, penyakit sickle cell, AIDS)
• Penyalahgunaan obat2an secara IV
• Alkoholik
• Penggunaan steroid jangka panjang
• Penurunan kekebalan tubuh
• Penyakit sendi kronik
• Implant prosthetik dalam ortopedik pada
pembedahan ortopedik atau fraktur terbuka
KLASIFIKASI
• Berdasarkan perjalanan klinis (proses
infeksi dan gejala):
1. Akut 2. Sub Akut 3. Kronis

• Menurut patogenesisnya:
1. Direct/ eksogen 2. Hematogen
Manifestasi Klinis
Osteomilitis Akut:
1. Nyeri di daerah lesi
2. Demam menggigil, malaise, pembesaran
kelenjar limfe regional
3. Sering ada riwayat infeksi
sebelumnya/luka
4. Pembengkakan lokal
5. Kemerahan
6. Suhu raba hangat
7. Gangguan fungsi
Manifestasi Klinis
Osteomilitis Kronik:
1. Ada luka, bernanah, berbau busuk, nyeri
2. Gangguan fungsi
Patofisiologi

Proses terjadinya infeksi pada daerah metafisis:


1. Teori Vaskular
2. Teori Fagositosis
3. Teori Trauma
Patofisiologi
Trauma

Aliran darah

Bakteremi

Masuk ke juksta epifisis hiperemis & edema pembentukan pus


(daerah matafisis tulang panjang)
Tek. Dalam tulang
Pembentukan tulang Involucrum Sekuestrum
(bgn periosteum) Trombosis

Nekrosis Tulang

Pus menembus tulang involucrum melalui lubang (kloaka) atau sinus


Patofisiologi
Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan Laboratorium
a.Darah
1) Leukosit meningkat
2) LED meningkat
Lanjutan...
2. Pemeriksaan Radiologi
a. 10 hari pertama => tidak dapat terlihat
kelainan radiologi, tapi
terdapat pembengkakan jaringan lunak
Lanjutan...
b. > 10 hari => gambaran destruksi tulang : rarefaksi
tulang yang bersifat difus disertai pembentukan
tulang baru di bawah periosteum yang terangkat.
DIAGNOSIS BANDING
• Osteosarkoma • Sarkoma Ewing

Codman Triangle Onion Skin Appearance


TATALAKSANA OM
• Terapi Antimikroba
• Debridemen
• Stabilisasi Tulang
• Operasi (insisi dan drainase), dengan indikasi:
– Terdapat abses
– Terdapat rasa sakit yang hebat
– Sekuester (+)
– Bila dicurigai kearah keganasan
Antibiotic beads inserted into
Internal Fixation Device an area of osteomyelitis.
KOMPLIKASI
• Cacat berupa destruksi sendi
• Fraktur
• Abses tulang
• Sellulitis
• Gg. Pertumbuhan karena
kerusakan cakram epifisis
• Osteomyelitis kronik
PROGNOSIS
• Prognosis baik dengan diagnosis dini dan
terapi agresif.
• Kemungkinan kambuh masih besar karena
tidak komplitnya pengeluaran semua daerah
parut jaringan lunak yang terinfeksi atau
tulang nekrotik yang tidak terpisah.
TERIMA KASIH