Anda di halaman 1dari 37

* HERNIA, adalah :

merupakan protusi atau penonjolan isi suatu


rongga melalui defek atau bagian lemah dari
dinding rongga bersangkutan.

* Hernia terdiri atas :


* Cincin
* Kantong
* Isi hernia.

*
*

HERNIA
INGUINALIS

DIRECT INDIRECT
(MEDIAL) (LATERAL)
*
* Penyebabnya dibedakan atas 2, yaitu :
* Didapat (akuisita) dan Kongenital

* Faktor Predisposisi :
* Hereditas
* Jenis Kelamin
* Usia
* Konstitusi
* Keadaan Badan
*
* Mekanisme proteksi :
a. Kanalis inguinalis yang berjalan miring
b. Struktur m.oblikus internus abdominis yang menutup
annulus inguinalis internus ketika berkontraksi
c. Adanya fasia transversa yang kuat yang menutupi
trigonum Hasselbach yang umumnya hampir tidak
berotot.

* Faktor Kausal :
* prosesus vaginalis yang terbuka,
* ↑ tekanan intra abdomen
* kelemahan otot dinding perut karena usia
*
*Pada bulan ke-8
kehamilan, terjadi
desensus
testikulorum melalui
kanalis inguinalis.
*menarik peritoneum
ke daerah scrotum
*terjadi penonjolan
peritoneum
(prosesus vaginalis
peritonei).
*Bayi yang sudah lahir
 processus obliterasi

*Seringkali kanalis ini


tidak menutup 
Hernia Inguinalis Lateralis
Kongenital

*Pada orang tua : *


*lokus minoris
resistensie
*
Berdasarkan
Berdasarkan Berdasarkan
letak
Etiologi Sifat Klinik
penonjolan
Hernia
Hernia Hernia
Inguinal
kongenital reponibel
Lateral

Hernia
Hernia Hernia
Inguinal
didapat ireponibel
Medial
*
FASE REPONIBILIS/HERNIA
IREPONIBEL

FASE IRREPONIBILIS

FASE STRANGULATA
*Benjolan dilipat paha
*Nyeri atau rasa tidak enak sewaktu segmen
usus halus masuk ke kantong hernia
*Mual, muntah, kolik bila terjadi inkaserasi
ataupun strangulasi

*
I. INSPEKSI
*Terdapat benjolan bulat
di regio inguinalis.
*Berjalan dari lateral
atas kemedial bawah.
*Tampak bila pasien
diminta mengedan atau
batuk

*
II. PALPASI
*Hernia yang kosong :
sensasi gesekan 2
permukaan sutera

*Cara Pemeriksaan :
*Ziemann Test
*Finger Test
*Thumb Test

*
* Hernia kanan  tangan kanan *ZIEMANN TEST
* Hernia kiri  tangan kiri

* Cara :
* Jari ke 2, diatas anulus
internus
* Jari ke 3, diatas anulus
externus
* Jari ke 4, diatas fossa ovalis

* Hasil :
Bila dorongan pada :
a/ Jari ke 2  HIL
b/ Jari ke 3  HIM
c/ Jari ke 4  H. Femoralis
*Hernia kiri  tangan
kanan
*THUMB TEST
*Cara :
*Ibu jari ditekan pada
anulus internus
(pertengahan SIAS-
Tub.Pubicum, 1.5 cm
diatas lig inguinale)
penderita mengejan
*Hasil :
*Bila tidak keluar
benjolan  HIL
*Bila keluar benjolan 
HIM, H. Femoralis
* Cara :
* Dengan jari
*FINGER TEST
telunjuk/kelingking,
scrotum diinvaginasikan
menyelusuri anulus
externus sampai mencapai
canalis inguinalis 
penderita mengejan

* Hasil :
* Bila dorongan pada ujung
jari  HIL
* Bila dorongan pada medial
jari  HIM
*
III. Auskultasi
Kadang-kadang terdengar bising usus pada
waktu auskultasi bila yang menonjol
adalah usus.
*

- Ultrasonografi
- Tomografi Komputer
*
* ULTRASONOGRAFI
Pre-Valsalva maneuver
sonogram shows (hernia
not visible) peritoneal fat
stripe (straight arrows)
medial to inferior
epigastric artery (curved
arrow).
*
* ULTRASONOGRAFI

Post-Valsalva maneuver
sonogram shows direct
inguinal hernia deforming
peritoneal reflection
(straight arrows) medial to
inferior epigastric artery
(curved arrow). (Left
is lateral, right is medial.)
*
A. Hernia Fermoralis
B. Nodes Lymph Inguinale
C. Hidrokel dari saluran nuck
*
A. Pengobatan konservatif

* Reposisi dengan cara bimanual

* Suntikan

* Sabuk Hernia
*
B. Tindakan operatif, indikasi :
- Hernia inguinalis yang mengalami
inkarserata, meskipun keadaan umum jelek.
- Hernia reponibel pada bayi dengan umur lebih
dari 6 bulan atau berat badan lebih dari 6
kilogram.
*
* Tindakan Operasi, meliputi :
* Operasi Terbuka :
* Herniotomi
* Hernioplasty
* Hernioraphy
* Laparoskopi
*
*
*
*
*
*
OPERASI TERBUKA LAPAROSKOPI
Insisi luas Insisi kecil
Hospitalisasi selama + 5 hari Hospitalisasi 1-3 hari
Dapat beraktivitas dalam + 4 Dapat beraktivitas dalam 5-10
minggu hari
Resiko infeksi lebih besar Resiko infeksi lebih rendah
Lebih nyeri Nyeri berkurang
Kemungkinan berulang 20-40% Kemungkinan berulang <10%
* Tergantung dari :
* Umur penderita, ukuran hernia serta kondisi dari
isi kantong hernia
* Prognosis baik jika infeksi luka, obstruksi usus
segera ditangani.