Anda di halaman 1dari 15

Limfoma Maligna

yang Dialami Laki -


Laki Berusia 60
Tahun

Adinda Elisabeth Sugio


102011057
cowfreax@gmail.com
SKENARIO

• Laki – laki 60 tahun dengan benjolan pada


leher sejak 2 bulan SMRS . pasien mengaku
benjolan tidak nyeri , disertai demam dan
keringat dingin terutama pada malam hari ,
adanya batuk disangkal . pasien mengaku
hanya mengkonsumsi makanan alami tanpa
adanya pengawet . di keluarga pasien tidak ada
yang sakit seperti ini .
IDENTIFIKASI ISTILAH YANG
TIDAK DIKETAHUI
• -
HIPOTESA
• Seorang laki laki berusia 60 tahun dibawa
ke puskesmas dengan keluhan utama
pucat 3 bulan yang lalu diduga menderita
Thalassemia-β Mayor
ANAMNESIS

• Identitas pasien
• Keluhan utama :
- pucat sejak 3 bulan yang lalu
• Keluhan penyerta :
- mudah lelah dan lesu
• Riwayat penyakit dahulu,riwayat penyakit sekarang,
riwayat penyakit keluarga.
Pemeriksaan fisik
• Kesadararan : compos mentis
• TTV
• Suhu 38c
• Bb ?
• pembesaran KGB cervical anterior dextra dan subclavicula yang multiple
,tidak kemerahan , mobile , dan tidak nyeri .
PEMERIKSAAN PENUNJANG
• HB : 11 gram/dL
• Ht : 42 %
• leukosit : 8000 sel/ul darah
• thrombosit: 250.000 sel/ul darah
• retikulosit : 2,5%
• foto torax : pembesaran KGB para aorta dextra
• biopsy KGB : sel radang kronis
Limfoma maligna

kelompok keganasan sel T limfosit dan sel


limfosit yang dibedakan menjadi Limfoma maligna
non Hodgkin dan Limfoma maligna Hodgkin.
Patofisiologi
Manifestasi klinik
Hodgkin Lymphoma Non Hodgkin Lymphoma
• Pembesaran kelenjar getah bening tanpa disertai • Gejala tidak khas
rasa nyeri • Kadang ada massa abdomen karena
•Nyeri : hepatomegali atau splenomegali
• Alkohol induced pain • Gejala Low grade :
• Adominal pain - lymphadenopathy tanpa nyeri
• Neurogenic pain - Berat badan menurun
•Back pain - keringat malam
• Gejala B : • Gejala sesuai subtipe NHL
• Demam yang tidak jelas penyebabnya (Pel- Contoh : Chronic lympocitic Leukemia
Ebstein) -Gejala low grade NHL
• Keringat malam - Anemia
•Penurunan berat badan > 10% -Tanda-tanda infeksi
• Pruritus terutama pada subtipe sclerosis
•Lemah
• kadang hepatomegali
Terapi
Stadium IA & IIA
Radioterapi. Bila massa tumor besar sekali
ditambah kemoterapi
Stadium IIB, IIIARadioterapi atau kombinasi
kemoterapi
Stadium IIIA1 : kemoterapi
Stadium IIIA2 : kemoterapi / komb. Radioterapi
Stadium IIIB, IVA, IVB : Kemoterapi
Tabel. Kemoterapi banyak gen untuk limfoma hodgkin dan
limfoma non-hodgkin

MOPP Mekloretamin, Onkovin, Prokarbazin, Prednison

Siklofosfamid, Mekloretamin, Onkovin, Prokarbazin,


C-MOPP Prednison

COP Siklofosfamid, Onkovin, Prednison


Siklofosfamid, Hidroksidaunorubisin Onkovin,
CHOP Prednison
bleomisin, Adriamycin, Siklofosfamid, Onkovin,
BACOP Prednison

ABVD Adriamycin, bleomisin, vinblastin, dakarbazin


Komplikasi
Ada dua jenis komplikasi yang dapat terjadi
pada penderita limfoma maligna, yaitu
komplikasi karena pertumbuhan kanker itu
sendiri dan komplikasi karena penggunaan
kemoterapi.
Prognosis
Hodgkin Limfoma Non Hodgkin Limfoma

Stadium akan menentukan prognosis. Kira- Prognosis tergantung gambaran histologi,


kira > 90% stadium I dan II dapat diatasi adanya bulky disease, multiple extranodal,
dan berubah menjadi progresif mencapai umur, keadaan klinis dan parameter
50% pada stadium IV. Pasien usia tua laboratorium seperti LDH dan B2
mempunyai prognosis yang buruk. microglobulin level, akan mempengaruhi
prognosis. Biasanya prognosis buruk. Relaps
setelah 3-4 tahun terapi.
KESIMPULAN
• Berdasarkan kasus yang di dapat, serta gejala-
gejala klinis yang timbul pada pasien, dapat
disimpulkan bahwa diagnosis pasien
mengarah kepada Limfoma Maligna.