Anda di halaman 1dari 13

ALUR

PENYUSUNAN
RKPDes – APBDes
Dalam Perspektif Waktu
Pasal 29
(1) Pemerintah Desa menyusun RKP Desa sebagai
penjabaran RPJM Desa.
(2) RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa sesuai
dengan informasi dari pemerintah daerah
kabupaten/kota berkaitan dengan pagu indikatif Desa
dan rencana kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah
provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota.
(3) RKP Desa mulai disusun oleh pemerintah Desa pada
bulan Juli tahun berjalan.
(4) RKP Desa ditetapkan dengan peraturan Desa paling
lambat akhir bulan September tahun berjalan.
(5) RKP Desa menjadi dasar penetapan APB Desa.

(Permendagri 114 2014 Pasal 29)


Agenda :
1. Diselenggarakan oleh BPD paling telat Juni
tahun berjalan
J 2. Mencermati ulang dokumen RPJM Desa;
3. Menyepakati hasil pencermatan ulang
dokumen RPJM Desa; dan
U 4. Membentuk Tim Verifikasi sesuai dengan jenis
kegiatan dan keahlian yang dibutuhkan.
5. Hasil kesepakatan ditunangkan dalam berita
acara sebagai pedoman Kades untuk menyusun
N RKPDes
Dokumen :
• BA Musdes (format XVII)
I • Daftar hadir
• Notulensi
• Surat Keputusan Kades tentang Tim Verifikasi

Musdes Penyususnan RKPDes


(Peremendagri 114 2014 Pasal 31 s/d 32)
Agenda :
1. Pembentukan Tim Penyusun RKPDes oleh Kades
2. Tim terdiri : Kades (Pembina), Sekdes (Ketua), Ketua LPM (Sekretaris), Anggota.
3. Anggota terdiri miniman 7 s/d 11 orang
4. Terlibat wakil dari perempuan
J 5.
6.
Pembentukan paling lambat lambat Juni
Ditetapkan oleh Kades Pembentukan TPKD
7. Tugas Tim Penyusun RPJMDes :
• Pencermatan pagu indikatif desa dan penyelarasan program/kegiatan masuk ke desa;
• Pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;
U • Penyusunan rancangan RKP Desa; dan
• Penyusunan rancangan daftar usulan RKP Desa.
Dokumen :
• Surat Keputusan Kades tentang Tim RKPDes
L • Pagu Indikatif Desa (format XVIII)
• Daftar Rencana Pembangunan Kabupaten masuk kedesa (format XIX)
• Rancangan RKPDes (format XX)
• SK Kades Pembentukan PTPKD dan TPKD
I • Daftar Usulan RKPDes (format XXV)

Pembentukan Tim Penyusun


RKPDes & Penyusunan Rancangan RKPDes
(Permendagri 114 2014 Pasal 33 s/d 40)
Agenda :
1. Guna mendukung kegiatan infrastruktur dapat merencanakan tenaga
ahli.
2. Membuat rencana kegiatan
A 3. Membuat RAB dan Desain sbg lampiran RKP
4. RABdan Desain diverifikasi oleh Tim Verifikasi
G 5. Membuat berita acara hasil penyusunan rancangan RKPDes
6. Kades memeriksa rancangan RKPDes untuk selanjutnya perbaikan dan
U ditindak lanjuti oleh Tim Penyusun RKPDes
7. Kades menyetujui rancangan RKPDes dan selanjutnya melaksanakan
S Musrenbangdes
Dokumen :
T • Profosal teknis kegiatan (format XXI)
• Gambar rencana prasarana (format XXII)
U • Rencana Anggaran Biaya (format XXIII)
S • Pemeriksaan dokumen proposal teknis dan RAB (format XXIV)
• Undangan rapat penyusunan rancangan RKPDes
• Daftar hadir
• Notulensi

Lanjutan Penyusun Rancangan RKPDes


(Permendagri 114 2014 Pasal 41 s/d 45)
Agenda :
1. Melaksanakan musrenbangdes yang dihadiri
S pemerintahan desa,BPD dan unsur masyarkt.
2. Menyepakati Rancangan RKPDes untuk N+1 / TA.2017
E 3. Kepala Desa mengarahkan Tim penyusun RPJM Desa
melakukan perbaikan dokumen rancangan RKP Desa
P berdasarkan hasil kesepakatan musrenangdes.
T 4. Musrenbangdes menyepati untuk membuat Peraturan
Desa tentang RKPDes TA.2017
E Dokumen :
• Daftar usulan RKPDes (format XXV)
M • Undangan musrenbangdes (format XXVII)
E • Berita Acara Musrenbangdes
• Daftar Hadir
B • Notulensi
• Lembar pengesahan Perdes RKPDes
R • Perdes RKPDes Tahun Anggaran 2017

Musrenbangdes RKPDes
(Permendagri 114 2014 Pasal 46 s/d 48)
RKP Desa dapat diubah dalam hal:
a. terjadi peristiwa khusus, seperti bencana alam, krisis politik, krisis
ekonomi, dan/atau kerusuhan sosial yang berkepanjangan; atau
b. b. terdapat perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah, pemerintah
daerah provinsi, dan/atau pemerintah daerah kabupaten/kota.
O Agenda :
1. Berkoordinasi dan mengumpulkan dokumen atas dasar perubahan
K RKPDes sesuai dasar pertimbangan
2. Melaksanakan musrenbangdes RKPDes Perubahan
T 3. mengkaji ulang kegiatan pembangunan dalam RKP Desa yang terkena
dampak terjadinya perubahan mendasar tersebut.
O 4. menyusun rancangan kegiatan yang disertai rencana kegiatan dan RAB
5. menyusun rancangan RKP Desa perubahan.
B Dokumen :
E • Hasil koordinasi dasar pertimbangan perubahan RKPDes
• BA Musrenbangdes RKPDes Perubahan
R • Daftar Hadir dan Notulensi
• Lembar pengesahan Perdes RKPDes Perubahan
• Perdes RKPDes Perubahan Tahun Anggaran 2017

Perubahan RKPDes
(Permendagri 114 2014 Pasal 49s/d 50)
(1) Kepala Desa menyampaikan daftar usulan RKP Desa sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 43 kepada bupati/walikota melalui camat.
(2) Penyampaian daftar usulan RKP Desa sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) paling lambat 31 Desember tahun berjalan.
O (3) Daftar usulan RKP Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
menjadi materi pembahasan di dalam musyawarah perencanaan
K pembangunan kecamatan dan kabupaten/kota.
(4) Bupati/walikota menginformasikan kepada pemerintah Desa
T tentang hasil pembahasan daftar usulan RKP Desa sebagaimana
dimaksud pada ayat (3).
O (5) Informasi tentang hasil pembahasan daftar usulan RKP Desa
B sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diterima oleh pemerintah
Desa setelah diselenggarakannya musyawarah perencanaan
E pembangunan di kecamatan pada tahun anggaran berikutnya.
(6) Informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) diterima
R pemerintah desa paling lambat bulan Juli tahun anggaran
berikutnya.

Pengajuan Daftar Usulan (DU) RKPDes


(Permendagri 114 2014 Pasal 51)
Agenda :
1. Melaksanakan musyawarah desa penyusunan
rancangan APBDes
N 2. Sekretaris Desa menyusun Rancangan Peraturan Desa
tentang APBDesa berdasarkan RKPDesa tahun
O berkenaan.
P 3. Sekretaris Desa menyampaikan rancangan Peraturan
Desa tentang APBDesa kepada Kepala Desa, selanjutnya
E Kades menyampaikan kepada BPD untuk dibahas dan
disepakati bersama.
M 4. Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa disepakati
bersama paling lambat bulan Oktober tahun berjalan.
B Dokumen :
1. BA Musdes Penyusunan APBDes
E 2. Daftar hadir dan Notulensi
R 3. Draft Rancangan APBDes

Penyusunan APBDes
(Permendagri 113 2014 Pasal 20)
(1) Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa yang telah disepakati
bersama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (3) disampaikan oleh
D Kepala Desa kepada Bupati/Walikota melalui camat atau sebutan lain
paling lambat 3 (tiga) hari sejak disepakati untuk dievaluasi.
E (2) (2) Bupati/Walikota menetapkan hasil evaluasi Rancangan APBDesa
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 20 (dua puluh) hari kerja
S sejak diterimanya Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa.
E (3) (3) Dalam hal Bupati/Walikota tidak memberikan hasil evaluasi dalam
batas waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Peraturan Desa tersebut
M berlaku dengan sendirinya.
(4) (4) Dalam hal Bupati/Walikota menyatakan hasil evaluasi Rancangan
B Peraturan Desa tentang APBDesa tidak sesuai dengan kepentingan umum
E dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, Kepala Desa
melakukan penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak
R diterimanya hasil evaluasi.

Penyusunan APBDes
Evaluasi Tingkat Kabupaten
(Permendagri 113 2014 Pasal 21)
(1) Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh Kepala Desa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (4) dan Kepala Desa
D tetap menetapkan Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa
menjadi Peraturan Desa, Bupati/Walikota membatalkan Peraturan
E Desa dengan Keputusan Bupati/Walikota.
S (2) Pembatalan Peraturan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
sekaligus menyatakan berlakunya pagu APBDesa tahun anggaran
E sebelumnya.
M (3) Dalam hal Pembatalan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala
Desa hanya dapat melakukan pengeluaran terhadap operasional
B penyelenggaraan Pemerintah Desa.
E (4) Kepala Desa memberhentikan pelaksanaan Peraturan Desa Paling
lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan sebagaimana
R dimaksud pada ayat (3) dan selanjutnya Kepala Desa bersama BPD
mencabut peraturan desa dimaksud.

Penyusunan APBDes
Evaluasi Tingkat Kabupaten
(Permendagri 113 2014 Pasal 22)
(1) Bupati/walikota dapat mendelegasikan evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang
APBDesa kepada camat atau sebutan lain.
D (2) Camat menetapkan hasil evaluasi Rancangan APBDesa sebagaimana dimaksud pada
E ayat (1) paling lama 20 (dua puluh) hari kerja sejak diterimanya Rancangan
Peraturan Desa tentang APBDesa.
S (3) Dalam hal Camat tidak memberikan hasil evaluasi dalam batas waktu sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) Peraturan Desa tersebut berlaku dengan sendirinya.
E (4) Dalam hal Camat menyatakan hasil evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang
APBDesa tidak sesuai dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-
M undangan yang lebih tinggi, Kepala Desa melakukan penyempurnaan paling lama 7
(tujuh) hari kerja terhitung sejak diterimanya hasil evaluasi.
B (5) Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh Kepala Desa sebagaimana dimaksud
E ayat (4) dan Kepala Desa tetap menetapkan Rancangan Peraturan Desa tentang
APBDesa menjadi Peraturan Desa, Camat menyampaikan usulan pembatalan
R Peraturan Desa kepada Bupati/Walikota.
(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai pendelegasian evaluasi Rancangan Peraturan Desa
tentang APBDesa kepada Camat diatur dalam Peraturan Bupati/Walikota

Penyusunan APBDes
Evaluasi Tingkat Kabupaten
(Permendagri 113 2014 Pasal 23)
R
P
J
M Musdes Sos RPJMDes Rapat Tim RPJMDes Musdes Penyusunan Musrenbangdes
& & Pelaksanaan Rencana Pemb. Desa Penyusunan RPJMDes
D
e Pembentukan Tim Pengkajian Keadaan & Rapat Pnyusuan dan Penetapan
s Pengusun RPJMDes Desa (PKD) Rancangan RPJMDes Perdes RPJMDes

R
K
P Musrenbangdes
Musdes Penyususnan Mengajuan
D RKPDes dan Proses Penyususan RKPDes dan
e Pembentukan Tim Rancangan RKPDes Penetapan Perdes Daftar Usulan (DU)
s Penyusun RKPDes RKPDes RKPDes

A
1. Penyusunan RPJMDes untuk 6 tahun kedepan
P
2. Penyusunan RKPDes dan APBDes untuk satu
B tahun berikutnya (N+1)
D Penetapan Perdes 3. Untuk tanggal Penetapan Pedes (RPJMDes,
e Penyusunan APBDes RKPDes dan APBDes di tahun berjalan.
APBDes
s 4. Untuk DU-RKP usulan 2 tahun berikutnya (N+2)
ditetapkan di Januari (N+1)