Anda di halaman 1dari 14

Analisa

Proksimat
Pelajaran sebelumnya
Analisis Proksimat
Macam-macam dari analisis proksimat
Penentuan Kadar Air
analisa kadar abu
Pada Kopi bubuk secara
pengabuan kering dengan
pemijaran
Tujuan Pembelajaran :
 Setelah proses pembelajaran diharapkan siswa dapat
memahami prinsip analisis proksimat penentuan kadar
abu pada kopi bubuk
 Setelah proses pembelajaran diharapkan siswa dapat
melakukan penentuan kadar dengan mengamati,
mengukur, menghitung,menganalisis, dan menentukan
kadar abu dari sampel menggunakan analisis
proksimat.
 Setelah proses pembelajaran diharapkan siswa
membandingkan kadar abu sampel yang diuji dengan
SNI kadar abu kopi bubuk.
Perhatikan Wacana tentang Kopi di bawah ini !

Kopi bubuk merupakan bentuk


kopi yang paling sering kita
jumpai. Kopi bubuk berasal dari
biji kopi yang dikelola melalui tiga
tahap yaitu tahap penyangraian,
pendinginan dan tahap
penggilingan.
Tetapi ada fakta lain yang harus kita ketahui, Ternyata kopi
yang sering dikonsumsi mengandung mineral-mineral yang
berasal dari tanah tempat tumbuhnya kopi tersebut atau bisa
berasal dari pemakaian petisida serta pemupukan yang
berlebihan.
Lanjut Wacana tentang Kopi

Pada kadar kandungan mineral tertentu, kopi bermanfaat untuk


tubuh manusia, tetapi jika kandungan tersebut melebihi dari
kebutuhan fisiologi makhluk hidup maka mineral tersebut akan
bersifat racun

Untuk mengetahui seberapa banyak kandungan mineral yang berada


pada kopi, maka kita dapat melakukan analisis proksimat penentuan
kadar abu terlebih dahulu.
Penentuan kadar abu berhubungan erat dengan kandungan mineral
yang ada dalam suatu bahan, serta dapat mengetahui kemurnian dan
kebersihan bahan tersebut.
Persyaratan mutu kopi bubuk menurut SNI 01-3542-2004
menunjukkan bahwa kadar abu maksimum pada kopi bubuk
sebesar 5%.
Dari wacana tersebut adakah
yang ingin diungkapkan dan
ditanyakan ??
Cawan Krus kosong
- Dipanaskan hingga suhu 105o C ± 30 menit
-- Dididinginkan di eksikator ± 15 menit
Diagram Alir
- Ditimbang pada neraca analitik
-Di catat berat cawan kering

Cawan Krus Kering


-Dimasukkan sampel kopi bubuk
-Ditimbang secara teliti penambahan sampel ± 5 gram
-Dicatat berat cawan dan sampel

Cawan Krus Kering + sampel


-Dimasukkan ke furnance
-Dipijarkan pada suhu 200-300o C hingga asap hilang
-Dinaikkan suhu hingga 550o C dan dipijarkan ± 1 jam
-Didinginkan di eksikator ± 30menit
-Ditimbang pada neraca analitik
-Dicatat berat abu

Cawan Krus + abu


-Dilakukan pengulangan pemijranan hingga didapatkan berat abu konstan
-Dicatat berat abu konstan
-Perhitungan Kadar Abu

Hasil
KITA LAKUKAN PERCOBAAN YUK !!
PENENTUAN KADAR ABU KERING
PADA KOPI BUBUK DENGAN
METODE PEMIJARAN
Hasil Pengamatan
1. Berat cawan krus + tutup ( W0) =
2. Berat cawan krus + tutup + sampel (W1) =
3. Berat cawan + abu konstan (W2) =
Pemijaran Berat abu + cawan Berat + cawan (W2)
(konstan)
1.
2.
3.
dst
Perhitungan Kadar Abu pada Kopi Bubuk
%Kadar Abu =
PRESENTASI DULU YUKK !!
Kemukakanlah hasil perhitungan
kalian !

HASIL PENGAMATAN KETIGA SAMPEL KOPI

Sampel % Kadar Abu Kadar Abu menurut SNI

Kopi Kapal Api

Kopi Cap Jempol Menurut SNI kadar abu


maks 5%
Kopi nescafe
classic
Berdasarkan dari percobaan yang telah dilakukan,
Prinsip dari penentuan kadar abu

Manfaat melakukan percobaan kadar abu

Mengapa percobaan kita lakukan, menggunakan


berat konstan yang akhir

Bandingkan % perhitungan kadar abu ketiga


sampel dengan kadar abu menurut SNI
Hubungan penentuan kadar abu dengan
kandungan mineral
Bagaimana jika kandungan melebihi kadar SNI ?
Apa efek untuk tubuh ?
KESIMPULAN

Jangan lupa
membuat laporan
praktikum
TERIMAKASIH