Anda di halaman 1dari 8

Spektrum NMR

1.Konsep terjadinya
spektrum NMR

 Spektrum NMR dideteksi jika vektor magnet disumbu x yang berputar akan
memberikan tegangan listrik lemah yang berisolasi dikumparan yang
mengelilingi tabung sampel. Hal ini akan memberikan sinyal NMR yang dapat
dilukiskan dalam gambar :

5 6
4 1
3
2

Tetbentuknya sinyal NMR yang dideteksi oleh penerima


frekuensi radio
NMR relaxation

Karena keadaan tereksitasi ini tidak


lama maka setelah beberapa saat
sinyal akan kembali ke keadaan dasar
dengan proses relaksasi, yang terdiri
dari relaksasi spin- kisi dan relaksasi
spin-spin.

Relaksasi sinyal sebagai fungsi waktu


Sebagian besar molekul diperiksa oleh NMR memiliki beberapa set inti,
masing-masing dengan frekuensi presesi yang berbeda.
Sinyal yang meluruh bebas adalah gambaran kuantitas magnetisasi
menurut waktu (time domain). Jika sinyal FID diambil rata-rata dan
mengalami transformasi fourier dan diubah dari sinyal menurut waktu
menjadi sinyal menurut frekuensi maka didapat spektrum NMR :

Spektrum FID (kiri) dan spektrum domain frekuensi (kanan)


Sangat berguna untuk mempelajari struktur molekul dalam ilmu kimia
2.Pergeseran Kimia
(chemical Shift)

 Adalah Frekuensi dimana sebuah puncak sinyal muncul.

 Setiap partikel (elektron dan inti) bermuatan akan terpengaruh oleh medan
magnet dilingkungannya (Ho). Elektron dalam ikatan kovalen mempunyai Spin
berpasangan (medan magnet =0) namun dalam medan magnet akan
memberikan medan magnet lokal proporsional tapi berlawanan arah dengan
Ho. Gejala ini disebut Tameng Diamagnetik (diamagnetik shielding)

 inti akan mengalami medan efektif yang lebih kecil dari medan magnet Ho
menurut persamaan dibawah ini

H eff = Ho - ∂Ho
3. spin-spin spliting/
perpecahan spin

Perpecahan (spliting) dari pergeseran kimia dapat


dianggap sebagai gejala yang disebabkan karena momen
magnet dari inti yang berada persis disebelahnya.
Keadaaan ini menyebabkan perpecahan pada tingkat
energi

 Aturan double spliting dapat digambarkan dari segitiga pascal yang


menunjukkan bahwa pengaruh medan di kiri kanan dengan intensitas yang
sama dan juga jarak antar spektrum (j coupling) setara.
4. Integrasi Luas
Puncak

 Dengan menghitung luas area dibawah puncak dengan


menggunakan peranti lunak NMR akan didapatkan luas
puncak-puncak dalam bentuk perbandingan. Dengan
demikian, jumlah proton yang menghasilkan tiap
puncak dapat dihitung relatif terhadap yang lain.
5. Interpretasi spektrum NMR dalam
Kimia Analitik

 Dalam NMR proton sinyal yang keluar sangat tergantung pada


struktur senyawanya. Beberapa Parameter dapat dilihat antara lain:

a. Pergeseran kimia yang merupakan salah satu cara untuk identifikasi


tipe proton berdasarkan lingkungan elektronnya
b. Pola perpecahan spin-spin (splitting) yang dapat mengidentifikasi
keberadaan proton tetangga dan informasi ini mengarah pada
penentuan struktur.
c. Luas area puncak/intensitas puncak yang proporsional terhadap
jumlah proton yang memberi puncak serapan.