Anda di halaman 1dari 23

MENGAPA

BISNIS WAJIB
SESUAI SYARIAH?

Oleh :
KH. M. Shiddiq Al Jawi, S.Si, MSI

Dosen Fiqih Muamalah & Ushul Fiqih


STEI HAMFARA Yogyakarta
POKOK BAHASAN
(1)Bisnis Sesuai Syariah
(2) Mengapa Bisnis Wajib
Sesuai Syariah?
(3) Bisnis Islami dalam
Sistem Kapitalis
PENGERTIAN
BISNIS SESUAI
SYARIAH
PENGERTIAN BISNIS
 Bisnis adalah segala aktivitas individu
atau organisasi untuk memproduksi dan
memasarkan barang atau jasa kepada
konsumen dengan tujuan memperoleh
profit.
 Unsur definisi :
 1. Pelaku : individu /kelompok individu
 2. Kegiatan : produksi dan pemasaran,
dst
 3. Sasaran : konsumen
 4. Hasil : Barang atau jasa
 5. Tujuan : profit
BISNIS SEBAGAI RANGKAIAN
INPUT, PROSES, & OUTPUT

PROSES
INPUT OUTPUT
MANAJEMEN
FAKTOR- & PROFIT...
FAKTOR TEKNOLOGI
PRODUKSI
PENGERTIAN BISNIS SYARIAH
 Bisnis Islami (Bisnis Syariah) adalah
segala aktivitas bisnis yang sesuai
dengan Syariah Islam.
 Yang wajib sesuai syariah :
 1. FAKTOR-FAKTOR PRODUKSINYA :
 1.1. modal (capital)
 1.2. tenaga kerja (labour)
 1.3. SD alam / fisik (phisycal resources)
 1.4. kewirausahaan (entrepreunership)
 1.5. SD informasi (information
resources)
PENGERTIAN BISNIS SYARIAH
 2. PROSESNYA :
 2.1. Teknologi
 2.2. Manajemen
 1.2.1. Manajemen Strategik
 1.2.2. Manajemen Prod/operasi
 1.2.3. Manajemen SDM
 1.2.4. Manajemen Keuangan
 1.2.5. Manajemen Pemasaran
 2.3. Produksi Barang dan Jasa
PENGERTIAN BISNIS SYARIAH
4. OUT PUTNYA :
4.1. Profit
4.1.2. Pembelanjaan (Infaq)
4.1.2. Pengembangan
(tanmiyah)
4.1.3. Distribusi (tauzi’).
MENGAPA
BISNIS WAJIB
SESUAI SYARIAH
TIGA ALASAN BISNIS SYARIAH
(1) Karena Bisnis Islami
adalah konsekuensi Iman
(2) Karena Bisnis Islami
adalah solusi masalah
manusia
(3) Karena Bisnis Islami
membawa rahmat (maslahat)
BISNIS ISLAMI ADALAH
KONSEKUENSI IMAN
 Orang yang beriman, wajib terikat
dengan hukum syara’ (QS 4 : 65)
 Kaidah hukum Islam :
‫ األصل في األفعال التقيد بالحكم الشرعي‬
 ”Hukum asal perbuatan manusia
wajib terikat dengan Syariah islam.”
 Salah satu bentuk keterikatan
dengan hukum syara’, adalah
menjalankan bisnis Islami
BISNIS ISLAMI ADALAH SOLUSI
MASALAH MANUSIA
 Syariah adalah solusi untuk segala
persoalan manusia (QS 16 : 89)
 Kaidah hukum Islam :
‫ الشريعة هي معالجة لمشاكل اإلنسان‬
 “Syariah adalah solusi segala persoalan
manusia.”
 Menjalankan bisnis Islami merupakan
salah satu bentuk pelaksanaan syariah
Islam yang akan menjadi solusi
persoalan manusia.
BISNIS ISLAMI MEMBAWA
MASLAHAT
 Syariah jika diterapkan akan membawa
rahmat (maslahat) (QS 21 : 107)
 Kaidah hukum Islam :
‫ حيثما يكون الشرع تكون المصلحة‬
 “Di mana ada syariah, di situ ada
maslahat.”
 Menjalankan bisnis Islami merupakan
salah satu bentuk pelaksanaan syariah
Islam yang akan membawa rahmat bagi
manusia
JIKA BISNIS TAK SESUAI SYARIAH
BISNIS SESUAI SYARIAH BISNIS TAK SESUAI
SYARIAH
BUKTI KEIMANAN YANG KEIMANAN TAK TERBUKTI
BENAR (IMAN CACAT ATAU
HILANG)
(QS 5 : 44,45,47)
SOLUSI YG BENAR UTK SOLUSI YG TIDAK BENAR
PERSOALAN MANUSIA UTK PERSOALAN MANUSIA
(HR Bukhari)

MENGHASILKAN RAHMAT MASLAHAT BERKURANG


(MASLAHAT) ATAU MENJADI MAFSADAT
(KERUSAKAN)
(QS 30 : 41)
BISNIS ISLAMI
DALAM SISTEM
KAPITALIS
BISNIS ISLAMI DALAM
CENGKERAMAN KAPITALISME
 Perlu kita sadari bersama, saat ini kita
semua hidup dalam cengkeraman
ideologi dan sistem ekonomi Kapitalis
 Ciri dari kapitalisme adalah :
 (1) Berasaskan : SEKULARISME
(memisahkan kehidupan dunia (pol, ek,
sos, bud, dll) dari pengaturan agama).
 (2) Standar baik buruknya adalah :
MANFAAT.
 (3) Makna kebahagiaan diukur dengan :
KENIKMATAN JASMANI.
ISLAM VS KAPITALISME
KAPITALISME
 Perlu kita ISLAM
sadari bersama, saat ini kita
semua hidup dalam cengkeraman
ASAS KEHIDUPAN : ASAS EKEHIDUPAN :
ideologi dan sistem
SEKULARISME ekonomi
AQIDAH ISLAMKapitalis
 Ciri dari kapitalisme adalah :
 (1) Berasaskan : SEKULARISME
STANDAR BAIK BURUK : STANDAR BAIK BURUK :
(memisahkan kehidupan
MANFAAT dunia(SYARIAT)
HALAL HARAM dari
pengaturan agama).
 (2) Standar baik buruknya adalah :
UKURAN BAHAGIA : UKURAN BAHAGIA :
MANFAAT.
KENIKMATAN JASMANI KERIDHOAN ALLAH SWT
 (3) Makna kebahagiaan diukur dengan :
KENIKMATAN JASMANI.
MATRIKS POSISI BISNIS ISLAMI
DALAM SISTEM KAPITALISME

BISNIS BISNIS
ISLAMI NON ISLAMI

SISTEM Hidup Hidup


ISLAM ideal tidak ideal

Hidup “ Hidup
SISTEM KAPITALIS
tidak ideal Ideal ”
BISNIS ISLAMI DALAM
CENGKERAMAN KAPITALISME
 Posisi tidak ideal bagi posisi Bisnis
Islami, tidak boleh membuat muslim larut
dalam kubangan kapitalisme.
 Melainkan wajib tetap istiqomah,
walaupun itu sulit, namun sangat besar
pahalanya di sisi Allah SWT.
 Sabda Rasulullah SAW :
ْ ‫علَى ك ُِل ُم‬
‫ رواه الطبراني‬.‫س ِلم‬ َ ‫ب‬
ٌ ‫اج‬ ُ َ‫َطل‬
ِ ‫ب ا ْل َحال ِل َو‬ 
 “Mencari yang halal adalah wajib
hukumnya atas setiap muslim.” (HR
Thabrani).
“RAMALAN” HADITS AKAN
DATANGNYA SISTEM KAPITALIS

‫قى ِم ْن ُه ْم‬
َ ‫ان ٌٌ ال يَ ْب‬ ُ ‫اس َز َم‬ ِ َّ‫علَى الن‬َ ‫لَيَأتِيَ َّن‬ 
‫صابَهُ ِم ْن‬ ْ َ‫الربا ف‬
َ ‫إن لَ ْم يَأ ُك ْلهُ أ‬ ِ ‫أ َح ٌد إالَّ أ َك َل‬
‫ رواه أبو داود وابن ماجة‬.‫غبَ ِار ِه‬ ُ
 “Sungguh akan datang pada
manusia suatu zaman, ketika tidak
tersisa seorang pun kecuali pasti
makan riba. Yang tidak makan riba
pun tetap terkena debu riba.” (HR
Abu Dawud & Ibnu Majah).
“RAMALAN” HADITS AKAN ADANYA
ORANG YG TAK PEDULI HALAL HARAM

‫ان الَ يُبَا ِلي ا ْل َم ْر ُء َما‬


ٌ ‫اس َز َم‬ِ َّ‫َلى الن‬
َ ‫يَأتِ ْي ع‬ 
‫ رواه‬.‫أ َخذَ ِم ْنهُ أ ِم َن ا ْل َحال ِل أ ْم ِم َن ا ْل َح َر ِام‬
‫لبخاري ومسلم‬
 “Akan datang pada manusia suatu
zaman, ketika seseorang tidak peduli
akan apa yang dia ambil, apakah dari
yang halal ataukah dari yang
haram.” (HR Bukhari dan Muslim).
HADITS PENGOKOH JIWA DI ZAMAN SULIT
‫ الصبر فيهن مثل القبض‬،‫إن من ورائكم أيام الصبر‬ 
‫ للعامل فيهن أجر خمسين رجال يعلمون مثل‬،‫على الجمر‬
‫ يا رسول هللا أجر خمسين رجال منهم؟ قال‬: ‫ قيل‬،‫عمله‬
‫ بل أجر خمسين رجال منكم‬:
 “Sesungguhnya di belakang kalian ada hari-hari
kesabaran. Kesabaran pada masa itu bagaikan
menggenggam bara api. Bagi yang tetap
istiqomah menjalankan ajaran Islam pada masa
itu, akan mendapat pahala 50 orang yang
mengamalkan seperti ajaran Islam itu. Ada yang
bertanya,”Hai Rasulullah, apakah pahala 50 orang
di antara mereka?” Jawab Rasulullah
SAW,”Bahkan pahala 50 orang di antara kalian
(para shahabat).” (HR Abu Dawud, hadits hasan).
ISTIQOMAH INSYA ALLAH
WASSALAAM