Anda di halaman 1dari 11

PROSES ALKILASI

PT Pertamina RU III Plaju-Sungai Gerong

Oleh :
Meiriska Wulandari
Kelas : 5 KC
Dosen Pengampuh : Zurohaina, ST., MT.
Pengertian
Proses
Alkilasi

Bahan
Produk
baku

Reaksi Flowsheet
Proses dan Fungsi
Alkilasi Alat
Pengertian Proses Alkilasi
• Alkilasi merupakan suatu proses reaksi
antara senyawa olefin dan isoparafin
menggunakan katalis H2SO4.
• Hasil dari reaksi ini adalah alkilat yang
mempunyai berat molekul
yang lebih besar dan bilangan oktannya
tinggi.
Bahan Baku
1. Residue Butane Butylene (RBB)
suatu campuran isobutilena, butilena-1,
butilena-2, isobutana dan normal butane
dengan sedikit butadiene.
2. IsoButane (C4H10 )
Adalah isomer dari butana. Senyawa ini
merupakan alkana paling sederhana yang
mempunyai karbon tersier
3. Propane (C3H8)
adalah senyawa alkana tiga karbon yang berwujud gas
dalam keadaan normal. Propana dijual sebagai bahan
bakar, propana dikenal juga sebagai LPG (liquified
petroleum gas - gas petroleum cair) yang dapat berupa
campuran dengan sejumlah kecil propena , butana ,
dan butena
4. Asam Sulfat (H2SO4)
Asam sulfat pada proses alkilasi berfungsi sebagai
katalis. Jika menggunakan asam sulfat sebagai katalis,
maka reaksi harus terjadi pada suhu rendah untuk
menekan terjadinya reaksi berkelanjutan atau
polimerisasi.Suhu reactor biasanya dijaga sekitar
7oC atau 45oF, dimana suhu operasi beragam antara
0 -20 oC atau 32-68 oF.
Produk
• Isobutane  C4 recycle
• Gas C3 (propane) Reff gas
• Liquid C3 (propane) Refrigerant, Mix LPG
• Light Alkylate  Avigas ON 92, Pertamax (Bil.
Oktan 92)
• Heavy Alkylate  Kerosene, Solvent
Reaksi Alkilasi
• Alkilasi merupakan penambahan jumlah atom
dalam molekul menjadi molekul yang lebih
panjang dan bercabang. Dalam proses ini
menggunakan katalis asam kuat seperti
H2SO4, HCl, AlCl3 (suatu asam kuat Lewis).
Reaksi secara umum adalah sebagai berikut:

RH + CH2=CR’R’’  R-CH2-CHR’R”.
8 7 6 5 4 3 2 1

Gambar C.10

H H

TK.1207
-5 2
&1208 2-3/1/2
6-2/3
8-7 8-8 8-9 8 - 10/5/6
FINAL REACTOR FEED CAUSTIC FEED RECTOR ACID
SEPARATOR BLEND TANK SETTLER SEPARATOR
3 - 3/1/2
G G
DRAI
ACID N ACID DRAIN KE 9 - 3
DRAIN

5-7/8/9/10 C-17/18/44/47
P-25/26 REFRIGERANT
ACCUMULATOR
NaOH tk S-21 P-28/29 P-45/20/24
P-6A/7A/8A NC P-27 9-6 9-5
i-C4 ke tk 1250/51 i-C4 RECYCLE Acid tk U-14/U-15
F F
P-21/22/23 REFRIGERANT
SCRUBBER

KE F.GAS
C3 ke tk 1260/62

P-13/14 5-1/2 5-3/11 5-4/5 5-6 R-C4 ke tk 1252/53


59 48 68 102

E E
8-1 8-2 8-3 8-4

L. ALKYLATE

P-9/10 P-11/12 P-7/8 P-5/6 P-3/4 9-7

D DEISOBUTAN DEPROPAN
4-2/1
STABILISER RERUN
D
6-1

1-1 1-2 1-3 1-4 NaOH tk S-21 DRAW DESCRIPTION

1 : KOLOM
4-3 P-35/36 2 : REAKTOR
3 : CHILLER REAKTOR
4 : COOLER
111 90 156 210
H. ALKYLATE KE 5 : CONDENSER
6 : HEAT EXCHANGER
C TK-1256/57/58
7 : REBOILER C
4-4 8 : ACCUMULATOR
9 : SURGE TANK

7 - 1/2 7-3 7-4 7-5 TEMPERATURE,OC

PRESSURE,kg/cm2

8.8 16.8 7.5 0.6 P-2/2A REVISED

B 235 B
7/15/2006
F-1 DRAWN BY
PC
JKP

9-1
TITLE PFD ALKILASI

P-38/39 F.GAS PERTAMINA


A A

8 7 6 5 4 3 2 1
Fungsi Alat
• Tangki 1207-1208 : Alat yang berfungsi untuk
menampung RBB
• Reaktor Feed blend tank : Tempat terjadinya
reaksi alkilasi
• Chiller : Alat yang berfungsi untuk
mendinginkan produk dari reaktordengan
pendingin propane.
• Acid Separator : Alat yang berfungsi untuk
memisahkan produk dari katalis
• Final Separator : Alat yang berfungsi untuk
memisahkan produk yaitu alkilat dengan asam
yang masih terkandung
• Caustic Settler : Berfungsi untuk menetralkan
sisa asam yang terikut
• Deisobutanizer : Kolom yang berfungsi untuk
memisahkan butane dari produk alkilat
• Depropaneezer : Kolom yang berfungsi untuk
memisahkan propane dari produk atas kolom
Deisobutanizer
• Reboiler : : Alat yang berfungsi untuk
memanaskan produk
• Kolom Stabilizer : Kolom yang berfungsi untuk
memisahkan produk alkilat dari buthane
• Kolom Rerun : Kolom yang berfungsi untuk
memisahkan light alkilat dan heavy alkilat