Anda di halaman 1dari 22

ANGGA IRAWAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SARI MULIA BANJARMASIN


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
T.A 2017/2018
VISI, MISI DAN TUJUAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

VISI:
Menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan unggulan dibidang kegawatdaruratan
dan kewirausahaan serta menghasilkan profesional sesuai standar profesi tahun
2020.

MISI
• Melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui dukungan
sumberdaya internal dan eksternal secara optimal serta menjadi kemitraan
dengan institusi lain untuk mendukung pencapaian visi.
• Meningkatkan kualitas pelayanan, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat dalam bidang kegawatdaruratan untuk menunjang program
pembangunan di bidang kesehatan dan memberikan kemandirian untuk
berinovasi serta mengembangkan kemampuan kewirausahaan.
• Menyelenggarakan pendidikan profesional yang berkualitas
berkesinambungan dan memiliki daya saing dalam kebutuhan tenaga
kesehatan pada tingkat regional Kalimantan Selatan.
VISI DAN MISI
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
VISI
Menjadi program studi pendidikan Sarjana Keperawatan rujukan diregional
Kalimantan Selatan dengan Unggulan di bidang Keperawatan gawatdarurat,
keperawatan kritis dan kewirausahaan serta menghasilkan lulusan profesional
sesuai standar profesi tahun 2021.

MISI
• Menyelenggarakan pendidikan sarjana keperawatan yang bermutu, inovatif
dan berkesinambungan dengan menerapkan nilai kejujuran, kesinergisan,
komitmen bersama dan komunikasi efektif dengan unggulan di bidang
keperawatan gawatdarurat dan kritis, serta mampu berinovasi untuk
mengembangkan kewirausahaan.
• Mengoptimalkan nilai spiritual, kemandirian, keprofesional dan kinerja handal
pada civitas akademika untuk mumpuni dalam menciptakan dan meraih
peluang di skala regional, nasional dan global.
• Melaksanakan kegiatan penelitian di bidang kesehatan utamanya
keperawatan yang dapat digunakan untuk mengembangkan mutu
pendidikan dan pelayanan kesehatan.
• Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat secara sinergis dalam
membangun dan mengoptimalkan derajat kesehatan bersama
• Membentuk karakter yang terampil, mandiri dan mampu bersaing di tingkat
regional Kalimantan dan Nasional dalam meningkatkan sofskill yang
terintegrasi dalam proses pendidikan.
Jumlah Usila Lanjut
Gerontology
Geros: Lanjut Usia, Logos: Ilmu
Ilmu yang mempelajari secara khusus
mengenai faktor-faktor yang
menyangkut lanjut usia
Ilmu yang mempelajari seluruh aspek
menua (Kozier, 1987)
Ilmu yang mempelajari proses menua
dan masalah yang mungkin terjadi pada
lanjut usia (Miller, 1990)
Geriatrik
Geros = tua, iatria = to
care) menurut British Geriatric
Society adalah cabang dari Ilmu
Penyakit Dalam yang menangani
aspek promotif, preventif, kuratif
dan rehabilitatif serta psikososial
dari penyakit-penyakit pada usia
PENGERTIAN

KEPERAWATAN GERONTIK

Suatu bentuk pelayanan profesional


yang didasarkan pada ilmu dan
kiat/teknik keperawatan yang
berbentuk bio-psiko-sosio-spritual dan
kultural yang holistik, ditujukan pada
klien lanjut usia, baik sehat maupun
sakit pada tingkat individu, keluarga,
kelompok dan masyarakat.
LANDASAN PENANGANAN LANJUT USIA
1. Filsafat Negara /P4
2. UUD 1945, pasal 27 ayat 2 dan pasal 34.
3. UU No.9 tahun 1960, tentang pokok-pokok kesehatan bab 1 pasal 1 ayat 1.
4. UU No.4 tahun 1965, tentang pemberian bantuan penghidupan orangtua.
5. UU No.5 tahun 1974, tentang pokok-pokok pemerintah didaerah.
6. UU No.6 tahun 1974, tentang ketentuan-ketentuan pokok kesejahteraan
sosial.
7. Keputusan Presiden RI No. 44 Tahun 1974.
8. Program PBB tentang lanjut usia, anjuran kongres internasional WINA 1983.
9. GBHN 1983/ Repelita IV.
10. Keputusan Mentri Sosial RI No. 44 tahun 1974, tentang organisasi dan tata
kerja departemen sosial propinsi.
LINGKUP ASKEP GERONTIK
1. Pencegahan terhadap ketidakmampuan akibat proses penuaan
2. Perawatan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akibat
proses penuaan
3. Pemulihan ditujukan untuk upaya mengatasi kebutuhan akibat
proses penuaan
CARE GIVER

KONSELOR EDUKATOR

PERAN
PERAWAT
GERONTIK

ADVOKATOR MOTIVATOR
CARE GIVER

KONSELOR EDUKATOR

PERAN
PERAWAT
GERONTIK

ADVOKATOR MOTIVATOR
BENTUK INTERVENSI YANG
DIGUNAKAN...
• Pengkajian status
MMSE
• Terapi orientasi
• Stimulasi kognitif
• Terapi kelompok

Pengkajian depresi
(GDS)
Terapi kelompok
Ekstraksi Serumen
Irigasi Telingan

Pengkajian Resiko
Jatuh (MFS)
Program
pencegahan jatuh

Pengkajian status
nutrisi
Oral hygiene
Pemeriksaan fisik
Nafas dalam
Inhalasi sederhana

• Pemeriksaan fisik
• Latihan fisik
• Alat bantu jalan
• Pencegahan jauh
• Pengkajian status
keseimbangan
• Pengkajian risiko jatuh

Perawatan fisik
Perawatan kulit
Pengkajian kulaitas tidur (PSQI)
Back Masase
Relaksasi progresif

Pemerikaan fisik
Kompres hangat