Anda di halaman 1dari 7

ANALISIS JURNAL PICO

(KEPERAWATAN JIWA)

Kelompok 7

Beatricia Indra Junita

Chumaira Anindayudina

Deo Rizkyandri

Garpai Juan

Lisa Fitriani
ABSTRAK
Penyakit stroke merupakan Penelitian menggunakan spiritual well-being

permasalahan utama dalam perawatan paliatif. (SWBS) untuk melihat kesejahteraan spiritual

Pengkajian spiritual dan depresi keluarga pasien keluarga dan Center for Epidemiologycal Studies

adalah elemen penting dalam proses perawatan Depression Scale (CES-D) untuk mengukur depresi

paliatif pasien stroke. Tujuan penelitian ini keluarga. Hasil penelitian menyebutkan

mengetahui gambaran kesejahteraan spiritual kesejahteraan spiritual keluarga pasien stroke

keluarga dan kaitannya dengan depresi. Desain dalam kategori tinggi dan depresi dalam kategori

penelitian ini adalah cross-sectional dengan sedang. Terdapat hubungan antara kesejahteraan

jumlah responden 44 keluarga pasien stroke. spiritual dan depresi pada keluarga pasien stroke

(p=0,000).
ANALISIS PICO
a. Problem

Masalah yang diangkat dari penelitian ini adalah


mengetahui gambaran kesejahteraan spiritual keluarga
dan kaitannya dengan depresi. Sampel dalam
penelitian ini adalah 44 keluarga pasien stroke yang di
rawat di RSD Soebandi Jember.
b. Intervention

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Variabel bebas penelitian ini
adalah tingkat kesejahteraan spiritual yang diukur menggunakan kuesioner SWBS (spiritual
well-being scale) pada keluarga pasien dengan stroke yang dikembangkan oleh
Paloutzian. Sedangkan variabel tergantung pada penelitian ini adalah depresi keluarga
pasien stroke yang diukur menggunakan alat kuesioner yang dimodifikasi dari kuesioner
center for epidemiological studies depression scale (CES-D) yang terdiri dari 20 item
pertanyaan meliputi gejala-gejala gangguan depresi yang sesuai untuk deteksi awal pada
populasi pasien dengan penyakit kronik.
c. Comparison
Dari jurnal ini menggambarkan tentang karakterisitik responden keluarga pasien
stroke, gambaran tentang kesejahteraan spiritual dan depresi keluarga pasien stroke
dan hubungan antara kesejahteraan spiritual dan depresi keluarga pasien stroke di
RSD Soebandi Jember Bulan April 2014.

Berdasarkan jurnal pembanding “Spiritual Needs of Patients with Cancer”


menjelaskan bahwa semua aspek dari kebutuhan spiritual dirasakan sebagai
kebutuhan oleh sebagian besar responden, sebagian kecil dari responden saja yang
tidak membutuhkan aspek spiritual tertentu. Aspek kebutuhan spiritual yang dipilih
oleh hampir sebagian besar responden adalah aspek kebutuhan religi. Dari dimensi
ini aspek yang paling banyak dibutuhkan adalah berdoa baik dengan orang lain atau
didoakan oleh orang lain.
d. Outcome

Tingkat kesejahteraan spiritual keluarga pasien stroke dalam kategori


tinggi 99,91 (2,24). Tingkat Depresi pasien stroke dalam kategori tinggi
55,76 (2,46). Ada hubungan antara tingkat kesejateraan spiritul dan
depresi pada keluarga pasien stroke (p=0,000) dengan nilai keeratan
0,896. Semakin tinggi kesejahteraan spiritual, semakin rendah depresi
keluarga pasien stroke.