Anda di halaman 1dari 7

Alvin Reinaldo

Felicia Agnes
Fidelia Indrawan
Kevin Ewaldo
Johanna Nathania
Stella Winarta
Wira Setia.W
 Genosida atau genosid adalah setiap perbuatan yang dilakukan
dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh
atau sebagian kelompok bangsa,ras, kelompok etnis kelompok
agama
 Kata ini pertama kali digunakan oleh seorang ahli hukum Polandia,
Raphael Lemkin, pada tahun 1944 dalam bukunya Axis Rule in
Occupied Europe yang diterbitkan di Amerika Serikat. Kata ini
diambil dari bahasa Yunani
genos ('ras', 'bangsa' atau 'rakyat')
dan bahasa Latin caedere ('pembunuhan').
Undang - Undang No. 26 Tahun 2000

Pasal 7
Pelanggaran hak asasi manusia yang berat meliputi:
a. kejahatan genosida;
b. kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pasal 8
Kejahatan genosida sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7a
adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau
memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok
agama, dengan cara:
a. membunuh anggota kelompok;
b. mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota
kelompok;
c. menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan
secara fisik baik seluruh atau sebagiannya;
d. memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok;
atau
e. memindahkan secara paksa anak-anak dan kelompok tertentu ke kelompok lain.
 Pembantaian bangsa Kanaan oleh bangsa Yahudi pada milenium pertama
sebelum masehi.
 Pembantaian bangsa Helvetia oleh Julius Caesar pada abad ke-1
 Pembantaian bangsa Armenia oleh beberapa kelompok Turki pada akhir
perang dunia I
 Pembantaian bangsa Kurdi oleh rezim Saddam Hussein Irak pada
tahun 1980an.
 Efraín Rios Montt, diktator Guatemala dari 1982 sampai 1983 telah
membunuh 75.000 Indian Maya.
 Pembantaian Rwanda, pembantaian suku Hutu dan Tutsi di Rwanda pada
tahun 1994 oleh terutama kaum Hutu.
 Pembantaian bangsa Aborijin Australia oleh Britania
Raya semenjak tahun 1788.
 Pembantaian Orang Yahudi, Orang Gipsi (Sinti dan Roma) dan
suku bangsa Slavia oleh kaum Nazi Jerman pada Perang Dunia II.
 Menurut BERGER cara pengendalian terakhir dan tertua
adalah dengan paksaan fisik
 Di indonesia dibentuk pengadilan HAM. Pengadilan HAM
betugas dan berwenang memeriksa dan memutus perkara
pelanggaran hak asasi manusia yang berat
 Tindakan Pencegahan yang paling utama adalah
memastikan apabila ada kasus antar dua kelompok
etnis,proses hukum berjalan dengan sebagaimana mestinya
sesuai pengaturan yang berlaku dan tanpa memihak salah
satunya
 Tindakan pencegahan berikutnya adalah memastikan
peraturan peraturan yang ada sudah cukup mencover
segala hak dan kewajiban serta perlindungan bagi
masyarakat etnis tanpa mendahulukan atau mengkhususkan
etnis manapun.
TERIMA KASIH
ATAS
PERHATIANNYA