Anda di halaman 1dari 13

CSMA/CA

FOR MU-MIMO WLAN


1. Ega Fibri Larasati 1101144212
2. Allisha Septariani Ahmad 1101144052
3. Debby Tri Wulandari 1101144364
4. Rifdah Fausiah Ashari 1101141275
5. Rifki Amiruddin 1101144032
Terdapat 2 protokol MAC yang didasari pada
standar 802.11, yaitu DCF dan PCF.

DCF (Distributed Coordination Function)

1. DIFS (DCF Inter Frame Space)


- Merupakan waktu tunggu setelah sender
menyelesaikan waktu backoff dan
sebelum sender mengirimkan paket RTS
MAC (Medium ke receiver

- Interval waktunya lebih panjang


Access Control)
Protocol 2. SIFS (Short Inter Frame Space)
- Merupakan waktu tunggu sebelum
receiver mengirimkan paket CTS dan ACK
ke sender dan juga waktu tunggu setelah
sender menerima paket CTS dan ACK dari
receiver dan sebelum mengirimkan paket
data ke receiver

- Interval waktunya lebih pendek


CSMA/CA Proses CSMA/CA:
1. Inter Frame Space (IFS)
- DCF Inter Frame Space (DIFS)
- Short Inter Frame Space (SIFS)
2. Contention Window (CW)
3. Acknowledge (ACK)
MIMO
SU-MIMO: Dalam skema ini, hanya satu pengguna yang
berkomunikasi dengan AP pada suatu waktu melalui
antena N-nya sehingga peningkatan throughput tercapai.
Dapat digunakan pada teknologi 802.11a/g/b/n

MU-MIMO: Dalam skema ini, beberapa pengguna yang


berkomunikasi dengan AP pada suatu waktu melalui
antena N-nya sehingga dapat meningkatkan data rate.
Dapat digunakan pada teknologi 802.11ac
CSMA/CA PADA
SU-MIMO
-Contention window : waktu tunggu yang
dibagi dalam bentuk
slot.
-Defer Access : penundaan akses
pengiriman data.
CSMA/CA
MIMO CSMA/CA merupakan teknik multiple access yang
digunakan pada komunikasi wireless untuk menghindari
terjadinya collision akibat adanya problem hidden station.
Probabilitas terjadinya collision pada antena MIMO bisa
dikatakan tinggi karena banyak data yang dikirim secara
bersamaan.
Proses CSMA/CA pada MU-MIMO

CSMA/CA PADA 1. Contention Period

MULTI USER 2. Random Backoff Timer on


3. Contention Winner
MIMO
4. Random Backoff Timer stop
5. Transmission counter update
COLLISION
CSMA/CA PADA  Collision akan terjadi apabila terdapat 2 client “win
MU-MIMO contention” pada saat waktu yang sama..

 Jika terdapat salah satu contention gagal dalam


pengiriman ke AP, maka seluruh pengiriman pada
periode contention tersebut akan gagal.

 Selanjutnya, seluruh client akan mendapatkan back off


time interval pada CW lagi secara random [0, CW].
Antena MIMO N = 2
Waktu

Parameter
Evaluation
Antena MIMO N = 4

Waktu rata-rata yang dibutuhkan AP untuk melayani MU-


MIMO lebih cepat dibandingkan pada SU-MIMO
Penambahan jumlah antenna pada
AP meningkatkan nilai throughput,
sehingga throughput pada MU-
Throughput & Penggunaan Energi
MIMO lebih besar dibandingkan
throughput pada SU-MIMO

Parameter
Evaluation

Penggunaan daya pada


SU-MIMO lebih efisien
dibandingkan dengan
MU-MIMO
 CSMA/CA dapat mehindari terjadinya collision pada
MU-MIMO WLAN
 Pengunaan CSMA/CA pada MU-MIMO WLAN memiliki
keuntungan karena dapat digunakan oleh beberapa
pengguna dalam waktu yang bersamaan
Kesimpulan  Penggunaan MU-MIMO pada WLAN dapat
meningkatkan throughput dan membutuhkan energi
yang lebih besar serta waktu pelayanan yang lebih
rendah dibandingkan dengan SU-MIMO

“LESS LAG, LESS WAITING”


”MORE DEVICES AT THE SAME TIME”
ANY
QUESTIONS?

Thanks

Kelompok 12