Anda di halaman 1dari 25

SOSIALISASI

SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN

ILI CARLI, SH

Terdepan dalam pelayanan perizinan dan PM


Surat Ijin Usaha Perdagangan
( SIUP ) adalah

surat ijin untuk dapat


melaksanakan kegiatan
usaha perdagangan
SURAT IZIN USAHA
PERDAGANGAN (SIUP)

Alat untuk membina,


Mengarahkan, mengawasi,
dan menertibkan kegiatan
Usaha perdagangan
Sebagai
Legalitas usaha Memberikan jaminan
Yg berfungsi kepastian usaha
sebagai :

Melakukan mekanisme
Pengaturan dan pengawasan
Administratif terhadap
Kegiatan usaha dan perusahaan
Dibidang perdagangan
Permenperindag No.46/M-DAG/PER/9/2009

Kegiatan Usaha
Perdagangan
Barang

yaitu seluruh
kegiatan transaksi Kegiatan Uaha
jenis barang yg Perdagangan
dilakukan secara Jasa
berkelanjutan dgn
tujuan pengalihan yaitu kegiatan
penyediaan layanan
hak atas barang tsb
yg berbentuk
disertai imbalan pekerjaan atau
atau kompensasi prestasi yg
disediakan bagi
konsumen dan
dilakukan secara
berkelanjutan dgn
Siup dibagi menjadi 4
golongan :
SIUP KECIL :
Memiliki Kekayaan Bersih
> 50 jt s/d 500 jt
tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha SIUP
MIKRO :
SIUP MENENGAH : Memiliki
Memiliki Kekayaan Bersih Kekayaan
> 500 jt s/d 10 M bersih
tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha < 50 jt
tidak
termasuk
SIUP BESAR :
tanah dan
Memiliki Kekayaan Bersih
bangunan
> 10 M
tempat usaha
tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
SIUP dan TDP
PERSYARATAN :
1. Formulir Permohonan bermaterai Rp. 6.000,-
2. Rekaman Kartu Tanda Penduduk pemohon.
3. Rekaman Akta Notaris Pendirian Perusahaan;
4. Rekaman Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari
Menteri Kehakiman bagi Perseroan Terbatas;
5. Rekaman NPWP Perusahaan;
6. Rekaman HO/SITU bagi kegiatan usaha perdagangan yang
dipersyaratkan SITU atau ketentuan Undang-Undang
Gangguan (HO);
7. Rekaman IMB
8. Rekaman izin Teknis yang terkait dengan bidang Usaha yang
dimohon (
9. Surat pengantar domisili Usaha dari lurah diketahui
camat setempat
Keperluan : untuk mengurus SIUP di BPPTPM Kab. Demak
Keterangan : Bahwa yang bersangkutan benar-2 mempunyai
usaha di desa/Kecamatan tersebut .
10.Surat Kuasa jika mewakilkan bermaterai Rp. 6.000

RETRIBUSI : GRATIS
PROSES : 3 HARI
MASA BERLAKU : 5 TH
perka BKPM No. 5 th 2013
Perda No. 2 tahun 2011 ttg SIUP
- Kep. Bupati Demak No.510.41/700 th 2015

PERIZINAN BAGI USAHA KECIL

Perizinan Dasar :
- IMB luas usaha > 60 m2 Non Perizinan :
- SIUP - TDP
PERIZINAN BAGI
USAHA PERDAGANGAN BESAR
dan MENENGAH
Non Perizinan :
Perizinan Dasar: -TDP
Perizinan PM : - IMB
IZIN PRINSIP PM - SIUP

Buat LKPM

IZIN USAHA
PERIZINAN BAGI INDUSTRI
MENENGAH DAN BESAR

Perizinan Dasar: Non Perizinan :


- Izin Lokasi -TDP
- IPPT -TDG
Perizinan PM :
- IMB
IZIN PRINSIP PM
- Izin Gangguan
- SIUP
Buat LKPM

IZIN USAHA INDUSTRI PM


PERIZINAN PENANAMAN MODAL
PERKA BKPM NO.14, 15 TAHUN 2015

1. Izin Prinsip :
a. Izin Prinsip Penanaman Modal
b. Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal
c. Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal
d. Izin Prinsip Penggabungan Penanaman Modal

2. Izin Usaha :
a. Izin Usaha berbagai sektor usaha
b. Izin Usaha Perluasan berbagai sektor usaha
c. Izin Usaha Perubahan berbagai sektor usaha
d. Izin Usaha Penggabungan berbagai sektor usaha

10
Izin prinsip penanaman modal
 Izin prinsip penanaman modal adalah izin dari pemerinth,pemda
provinsi, pemda kabupaen / kota yang wajib dimiliki dalam rangka
memulai usaha.
 Memulai usaha adalah kegiatan pendirian usaha baru dlm rangka
PM / Perubahan kepemilikan saham dari PMDN menjadi PMA dan
sebaliknya/perpindahan lokasi usaha untuk perusahaan PMDN di
luar kewenangan pemerintah.

 Izin prinsip penanaman modal khusus industri


perusahaan dapat memiliki lebih dari satu izin prinsip
dengan beberepa lokasi usaha dan bidang usaha / jenis
produksi berbeda.

 Izin prinsip penanaman modal selain industri :


perusahaan yang bergerak dibidang usaha selain
industri hanya memiliki satu izin prinsip.
Persyaratan Izin prinsip penanaman modal

- Formulir Permohonan bermaterai Rp. 6.000,--


- Rekaman KTP.
- Rekaman Akta Pendirian perusahaan dan Perubahan
- Rekaman Pengesahan Anggaran Dasar Perusahaan
dan persetujuan/pemberitahuan atas perubahan dari
Menteri Hukum dan HAM
- Sketsa Rencana lokasi (Desa,Kecamatan,Kabupaten)
- Rekaman NPWP perusahaan;
- Surat Pernyataan bhw rencana lokasi terletak dlm
kawasan peruntukan industri sesuai Tata Ruang
Wilayah
- Surat Kuasa bermaterai Rp. 6.000,-- jika mewakilkan
 

Masa berlaku Izin Prinsip sama dengan Jangka Waktu


Penyelesaian Proyek yang ditetapkan dalam izin Prinsip
 
Izin prinsip PERLUaSAN
penanaman modal
Izin prinsip perluasan penanaman modal adalah izin
prinsip yang wajib dimiliki perusahaan untuk
memulai kegiatan dalam rangka perluasan usaha
Perluasan usaha untuk penanaman modal selain di
bidang usaha industri adalah kegiatan penambahan
bidang usaha / peningkatan kapasitas produksi yang
dilaksankan baik di lokasi yang sama atau lokasi
berbeda dgn pelaksanaan kegiatan PM sebelumnya.

Perluasan usaha untuk penanaman modal di bidang


usaha industri adalah peningkatan kapasitas produksi
untuk jenis produk yang sama, lebih besar dari 30%
kapasitas produksi yg telah diizinkan dan
dilaksankan di lokasi yg sama dgn pelaksanaan
kegiatan PM sebelumnya.
Izin prinsip PERUBAHAN penanaman
modal
Izin prinsip perubahan penanaman modal adalah izin prinsip
yang wajib dimiliki perusahaan dalam rangka legalisasi
perubahan rencana atau realisasi penanaman modal yang
telah ditetapkan sebelumnya.

Perubahan meliputi perubahan :


- Nama Perusahaan - Rencana Investasi
- Alamat Perusahaan - Modal perseroan
- NPWP - Sumber Pembiayaan
- Lokasi proyek - Penyertaan dlm modal
- Ketentuan Budang Usaha - Luas tanah
- Jenis dan Kapasitas Produksi - Tenaga Kerja Indonesia
- Pemasaran & perkiraan nilai ekspor
- Rencana jangka waktu penyelesaian proyek

Izin prinsip perubahan penanaman modal dapat berlaku sebagai


penyesuaian jika terjadi ketidaksesuaian izin dengan permohonan
yg disampaikan perusahaan atas kekeliruan dari PTSP
Izin prinsip Penggabungan penanaman
modal
Izin prinsip penggabungan penanaman modal adalah izin prinsip
yang wajib dimiliki oleh perusahaan hasil penggabungan ,untuk
melaksanakan bidang usaha perusahaan hasil penggabungan

Hal – hal yang perlu diperhatikan :


1.Perusahaan yg akan melakukan penggabungan harus telah memiliki izin usaha
2.Dalam hal perusahaan yg akan melakukan penggabungan masih memiliki IP, IP
Perluasan yg belum memiliki izin usaha , maka perusahaan yg meneruskan kegiatan
dapat mengajukan permohonan IP, IP Perluasan atas proyek tsb.
3.Dalam perusahaan yg meneruskan kegiatan masih memiliki IP/IP Perluasan yg
belum memiliki IU , dpt langsung ditampung dlm IP Penggabungan Prusahaan.
4.Perusahaan yg akan melakukan penggabungn hrs mematuhi ketentuan peraturab
perundang – undangan yg terkait dgn PT, larangan praktek monopoli dan
persaingan usaha tdk sehat.
5.IP penggabungn perusahaan hrs ditindaklanjuti dgn pembuatan akta pengabungn
beserta pengesahan dri Kemenkumham paling lama 1 tahun sejak diterbitkannya IP
penggabungan.
IZIN USAHA PM
Memulai Produksi/Operasi : saat dimana
perusahaan PM telah siap untuk
Izin usaha : melakukan prosuksi/operasi

izin yang wajib


dimiliki perusahaan
untuk memulai
pelaksanaan kegiatan Siap produksi : kondisi dimana minimal
80% mesin utama telah terpasang di
produksi/operasi yang lokasi proyek
menghasilkan
barang /jasa, kecuali
ditentukan lain oleh
peraturan perundang
-undangan Siap operasi : kondisi dimana perusahaan
selain industri telah menyiapkan sarana
dan prasrana
SYARAT IZIN USAHA :
1. Formulir Permohonan bermaterai Rp. 6.000,--
2. Rekaman KTP
3.Rekaman perizinan yang dimiliki berupa Pendaftaran/ Izin Prinsip/ Surat
Persetujuan Penanaman Modal/ Izin Usaha/Izin Dinas/Kementerian terkait;
4.Rekaman akta pendirian dengan pengesahan dari Kemenkumham serta akta
perubahannya dengan persetujuan/pemberitahuan perubahannya;
5.Rekaman NPWP perusahaan;
6.Rekaman bukti penguasaan tanah dan/atau bangunan
7.Rekaman dokumen dan persetujuan/pengesahan Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan (AMDAL) atau Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UPL) atau Surat Pernyataan Kesanggupan
Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL);
8.Rekaman Izin Lingkungan bg perusahaan yg tlh memiliki AMDAL dan UKL-UPL
9.Rekaman Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) triwulan terakhir;
10.Rekapitulasi jenis dan kapasitas produksi, investasi dan sumber pembiayaan
dari izin-izin usaha yang pernah dimiliki
11.Uraian Proses Produksi yang mencantumkan jenis bahan bakudan dilengkapi
dengan alir/flowchart
12.Rekomendasi dari Tim Teknis bila di persyaratkan.
13.Surat kuasa bermaterai cukup untuk pengurusan permohonan yang tidak
dilakukan secara langsung oleh pemohon / direksi perusahaan
IZIN USAHA PERLUASAN untuk berbagai sektor usaha : izin
yang wajib dimiliki perusahaan untuk memulai pelaksanaan
kegiatan produksi / operasi yang menghasilkan barang / jasa
atas pelaksanaan perluasan usaha, kecuali ditentukan lain oleh
peraturan perundang – undangan sektoral.

IZIN USAHA PERUBAHAN untuk berbagai sektor usaha :


izin yang wajib dimiliki oleh perusahaan , dalam
rangka legalisasi terhadap perubahan realisasi
penanaman modal yg telah ditetapkan sebelumnya.

IZIN USAHA PENGGABUNGAN PERUSAHAAN untuk


berbagai sektor usaha : izin yang wajib dimiliki oleh
perusahaan hasil penggabungan dalam rangka memulai
pelaksanaan kegiatan produksi/operasi untuk
menghasilkan barang / jasa.
Ijin Lokasi
Perda No.4 th 2009
Izin Lokasi :
diberikan pada perorangan atau badan dlm
rangka penanaman modal sbg izin pemindahan
hak dan untuk mengunakan tanah tersebut guna
usaha penanaman modal

 Rencana peruntukan sesuai dengan RTRW


 Retribusi GRATIS
 Luas Lahan Lebih dari 1 ha di BPPTPM
 Luas Kurang dari 1 ha di BPN
1. Perda No.13 tahun 2009 tentang IMB
2. Perda No 1 tahun 2015 tentang Bangunan Gedung
3. Kep Bupati No. 503/406/2011 tentang standar harga bangunan
DASAR HUKUM IZIN GANGGUAN
1. PERDA NO.3 Tahun 2009 tentang Retribusi Izin Gangguan
2. Perbup No.18 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan dan Tata Cara Pemungutan Retribusi
Izin Gangguan

Izin Gangguan :
pemberian izin tempat usaha/ kegiatan kepada orang pribadi atau badan dilokasi tertentu yg dpt menimbulkan bahaya,
kerugian, dan gangguan, tidak termasuk tempat usaha/kegiatan yg telah ditentukan pemerintah pusat atau pemerintah
daerah
IZIN GANGGUAN ( HO )

Gangguan Lingkungan :
gangguan terhadap fungsi tanah, air tanah,sungai, laut, udara,
dan gangguan yang bersumber dari getaran dan /atau kebisingan

Gangguan thd Sosial Kemasyarakatan :


terjadinya ancaman kemerosotan moral dan atau ketertiban umum

Gangguan terhadap ekonomi :


ancaman terhadap penurunan produksi usaha masyarakat
sekitar dan atau penurunan nilai ekonomi benda tetap dan
benda bergerak yg berada disekitar lokasi usaha

Pengusaha Wajib bayar:


RETRIBUSI HO TAHUNAN
Perbup No.18 Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Tata Cara Pemungutan
Retribusi Izin gangguan