Anda di halaman 1dari 12

NEFROLITIASI

PEMBIMBING :
Dr. NELSON SITUMORANG Sp.B

DISUSUN OLEH:

M. ALRADHY SYAUGHI
SITI HARISKA
NUSA INTAN TATA RAHMANI
IMATUN NISA
EKA NOPRIYANTI
DEFINISI
Nefrolitiasis atau batu ginjal adalah sebuah material solid yang
terbentuk di ginjal ketika zat atau substansi normal di urin menjadi
sangat tinggi konsentrasi . Batu cenderung berukuran kecil dengan rata
rata diameter 2-3 mm dan biasa berntuk halus atau bergerigi.
ETIOLOGI
Secara garis besar pembentukan batu ginjal dipengaruhi oleh :

Faktor instrinsik Faktor Ekstrinsik

Herediter Geografis
Umur Iklim
Jenis kelamin Temperatur
Asupan air
Diet
Pekerjaan
PATOFISIOLOGI

Proses pembentukan batu ginjal dipengaruhi oleh beberapa faktor


yang kemudian dijadikan dalam beberapa teori :

Teori supersaturasi
Teori matriks
Teori kurang inhibitor
Teori epistaxi
Teori kombinasi
JENIS JENIS BATU
Terdapat beberapa jenis variasi dari batu ginjal, yaitu:
Batu Kalsium
Faktor-faktor terbentuknya batu kalsium adalah:
Hiperkalsiuri
Hiperoksaluri
Hiperurikosuria
Hipositraturia
Hipomagnesuria
Batu Struvit
Batu Asam Urat
Batu Jenis Lain Batu sistin, batu xanthine, batu triamteran, dan batu
silikat sangat jarang dijumpai.
MANIFESTASI KLINIS
Keluhan yang sering ditemukan adalah sebagai berikut :
Hematuria
Piuria
Polakisuria/fregnancy
Nyeri pinggang menjalar ke daerah pingggul, bersifat terus
menerus pada daerah pinggang.
Kolik ginjal yang terjadi tiba-tiba dan menghilang secara perlahan-lahan.
Rasa nyeri pada daerah pinggang, menjalar ke perut tengah bawah,
selanjutnya ke arah penis atau vulva.
Anorexia, muntah dan perut kembung
Hasil pemeriksaan laboratorium, dinyatakan urine tidak ditemukan
adanya batu leukosit meningkat.
DIAGNOSIS
Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan Urin
Pemeriksaan darah
Pemeriksaan Radiologist
Ultrasonografi (USG)
CT Urografi tanpa kontras
DIAGNOSA BANDING

Ureterolitiasis
Pielonefrotis akut
Tumor ginjal
PENATALAKSANAAN

ESWL (Extracorporeal Shockwave Lithotripsy)


PCNL (Percutaneus Nephro Litholapaxy)
Bedah terbuka
Terapi Konservatif atau Terapi Ekspulsif
Medikamentosa (TEM)
PENCEGAHAN

Batu ginjal dapat dicegah melalui dengan perubahan makanan, diet, dan nutrisi
dan obat-obatan. Tergantung pada jenis batu ginjal, pengerangan jumlah asupan
natrium, protein hewani (daging, telur, ikan), kalsium dan oksalat (bayam dan
kacang-kacangan) yang dikonsumsi juga dapat menurunkan terjadinya resiko batu
ginjal. Minum cairan yang cukup setiap hari merupakan cara terbaik untuk
membantu mencegah sebagian besar jenis batu ginjal. Dianjurkan seseorang
minum minimal 2 sampai 3 liter cairan perhari.
Terapi pemberian obat untuk pencegahan batu ginjal dapat dilakukan seperti:
Allopurinol (Zyloprim)
Hydrochlorothiazid
Potassium Citrate
Mercaptopropionyl Glycine
KOMPLIKASI

Komplikasi Akut : Kematian, kehilangan fungsi ginjal,


kebutuhan transfusi dan tambahan invensi sekunder yang
tidak direncanakan.
Komplikasi Jangka Panjang : Striktura, obstruksi,
hidronefrotis, berlanjut dangan atau tanpa pionefrosis, dan
berakhir dengan kegagalan faal ginjal yang terkena.