Anda di halaman 1dari 13

Sistem perlindungan anak di

indonesia

ASTRI AINUN ANNISA (1610701001)


DEVARADENY SEPTIAN R (1610701004)
FELICITA AKTIVA (1610701033)
M. YAKUB (1310701015)
SYLVA NUR NOVYANITA (1610701015)
Pengertian perlindungan anak
Istilah perlindungan anak berarti perlindungan dari kekerasan,
pelecehan dan eksploitasi artinya perlindungan anak di tujukan Bagi
penghormatan, perlindungan dan pemajuan hak setiap anak untuk
tidak menjadi korban dari situasi merugikan bagi dirinya
HAM ANAK ditegaskan bahwa:
“Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan
berkembang serta berhak atas
perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi“, Ketentuan tersebut
telah memberikan landasan
Undang-Undang yang kuat bahwa anak berhak untuk hidup, tumbuh dan
Dasar 1945 berkembang serta berhak untuk
memperoleh perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan
diskriminasi.

bahwa membentuk keluarga yang bahagia erat hubungannya dengan


Undang-Undang keturunan, yang juga merupakan tujuan perkawinan. Pemeliharaan
dan pendidikan anak menjadi hak dan kewajiban orang tua. Menjadi
Nomor 1 Tahun 1974
orang tua memiliki tanggung jawab yang sah dan tanggung jawab
Tentang Perkawinan moral. Orangtua bertanggung jawab untuk memberi makan, tempat
tinggal, mendidik dan kesehatan kepada
anaknya.
Adapun tujuan perlindungan anak adalah untuk
Undang-Undang Nomor menjamin terpenuhinya hak-hak anak, agar
23 Tahun 2002 Tentang dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi
Perlindungan Anak. secara optimal sesuai dengan kodrat dan
martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan
dari kekerasan dan diskriminasi demi
terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak
mulia dan sejahter
KESEJAHTERAAN ANAK
(Johnson&Schwartz,1991)

Pelayanan kesejahteraan sosial bagi anak


ditujukan untuk membantu memperbaiki
kondisi anak dan keluarga untuk memperkuat
kembali, melengkapi,
atau mengganti fungsi orangtua yang tidak
mampu melaksanakan tugasnya sebagaimana
mestinya dengan merubah institusi-institusi
sosial yang ada atau
membentuk institusi baru.
Anak berhak atas kesejahteraan, perawatan, asuhan, dan Undang-
bimbinganberdasarkan kasih sayang baik di dalam keluarganya Undang Nomor. 4
maupundalam asuhan khusus untuk tumbuh dan berkembang Tahun 1979 Tentang
Kesejahteraan Anak
dengan wajar.

Anak berhak atas pelayanan untuk mengembangkan kemampuan


dan kehidupan sosialnya, sesuai dengan negara yang baik dan
berguna

Anak berhak atas pemeliharaan dan perlindungan, baik semasa


dalam kandungan maupun sesudah dilahirkan

Anak berhak atas perlindungan terhadap lingkungan hidup yang


dapat membahayakan atau menghambat pertumbuhan
UPAYA UPAYA PERLINDUNGAN ANAK DI INDONESIA
Eksploitasi
Ekonomi

Penculikan, Penyalahguna
Penjualan atau
Jual beli Anak an Obat

Penyalahgu
naan Seks
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK MENURUT HUKUM POSITIF DI
INDONESIA
Berdasarkan Konvensi Hak Anak UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan
ada empat “Prinsip Umum Perlindungan Anak” yang harus menjadi dasar bagi
setiap negara dalam menyelenggarakan perlindungan anak, yaitu

1. Nondiskriminasi. Perlindungan anak dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip pokok yang


terdapat dalam Konvensi Hak Anak.
2. Kepentingan yang terbaik bagi anak (The best interest of the child). Bahwa dalam semua
tindakan yang menyangkut anak dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, badan legislatif dan
yudikatif, maka kepentingan anak harus menjadi pertimbangan utama.
3. Hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan. Yang dimaksud dengan asas hak
untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan adalah hak asasi yang paling mendasar
bagi anak yang dilindungi oleh Negara, pemerintah, keluarga, dan orang tua. Sedangkan hal itu
merupakan hak setiap manusia yang paling asasi.
4. Penghargaan terhadap pendapat anak. Yang dimaksud dengan asas penghargaan terhadap
pendapat anak adalah penghormatan atas hak-hak untuk berpartisipasi dan menyatakan
pendapatnya dalam pengambilan keputusan tersebut menyangkut hal-hal yang mempengaruhi
kehidupannya.
FAKTOR FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI KEKERASAN PADA ANAK
Kekerasan dalam rumah tangga

Disfungsi keluarga

Faktor ekonomi

Penyebab lain
Dampak kekerasan pada anak
Dampak kekerasan Dampak kekerasan
fisik psikis

Dampak
Dampak penelantaran anak
Kekerasaan Seksual

Dampak kekerasan lainnya


DAFTAR PUSTAKA
 Jurnal ilmu hukum no 54,th.XIII (agustus,2011)

 Astuti, M. kebijakan kesejahteraan dan perlindungan


anak,studi kasus evaluasi program kesejahteraan social
anak.2013.jakarta: P3KS press