Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN AWAL

STRUKTUR DAN KONSTRUKSI IV

DISUSUN OLEH
MUHAMMAD HILMI KH (21-2015-120)
PEMBIMBING
ERWIN HENDRA , S.T.

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL
2017
ARCHES
STRUCTURE
BENTANG LEBAR
Bangunan bentang lebar merupakan bangunan yang
memungkinkan penggunaan ruang bebas kolom yang selebar
dan sepanjang mungkin. Bangunan bentang lebar biasanya
digolongkan secara umum menjadi 2 yaitu bentang lebar
sederhana dan bentang lebar kompleks. Bentang lebar
sederhana berarti bahwa konstruksi bentang lebar yang ada
dipergunakan langsung pada bangunan berdasarkan teori
dasar dan tidak dilakukan modifikasi pada bentuk yang ada.
Sedangkan bentang lebar kompleks merupakan bentuk
struktur bentang lebar yang melakukan modifikasi dari
bentuk dasar, bahkan kadang dilakukan penggabungan
terhadap beberapa sistem struktur bentang lebar.
(https://adampriyadi.wordpress.com/2013/05/24/arsitektur-
bentang-lebar/).
Arch sturktur termasuk kedalam struktur bentang lebar
dimana bangunan memungkinkan mengunakan ruang bebas
kolom yang selebar dan sepanjang mungkin.

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


STRUKTUR ARCH ( LENGKUNG)
Di bidang arsitektur, ada teknologi yang dipopulerkan oleh
peradaban Romawi Barat. Teknologi itu adalah bentuk
struktur lengkung dalam bahasa Inggrisnya disebut arch.
Sebuah struktur lengkung mempunyai kemampuan luar
biasa dalam mendistribusikan beban.

Belajar dari Alam


Belajar dari kulit telur yang ketika seseorang berdiri diatas
tumpuan banyak telur, namun telur tersebut tidak pecah.
Kekokohan itu sebenarnya disumbang oleh bentuk kulit telur.
Sebuah telur mempunyai anatomi: bagian atas lebih lonjong
daripada bagian bawah (lihat diagram). Apabila kulit telur
disangga berdiri maka yang menerima beban adalah bagian
paling lengkung. Kelengkungan itu lalu mendistribusikan gaya
Didirikan di zaman Romawi, mengular sepanjang 813 meter, vertikal dari titik puncak menuju ke samping, terus ke
dan tinggi 28.5 meter, bangunan ini masuk daftar World penyangga, hingga akhirnya ke tanah. Pada akhirnya
Heritage List UNESCO. Namanya adalah Saluran Air Segovia terbentuk sistem saling-menopang yang stabil.
dan usianya sudah mencapai dua ribu tahun.
Bahkan saking efektifnya, di masa kini prinsipnya masih
dipakai membangun jembatan dan jalan tol. Adapun di
zaman modern, contoh penerapan struktur lengkung
terdapat di Jembatan Chaotianmen di Cina. Namun berbeda
dengan Saluran Air Segovia jembatan ini mempunyai kawat
baja. Sedemikian hingga di bagian tengah, struktur lengkung
bersifat menarik beban bukannya menyokong seperti era
Romawi dulu.

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


SISTEM STRUKTUR ARCH ( LENGKUNG)
Sistem lengkung dibentuk oleh elemen garis yang
melengkung dan membentang di antara dua titik. Pada
umumnya terdiri atas potongan-potongan kecil yang
mempertahankan posisinya akibat adanya tekanan dari
beban
Pelengkung dengan tiga sendi dapat berupa struktur yang
terdiri atas dua bagian kaku yang saling dihubungkan oleh
sendi dan mempunyai tumpuan sendi. Apabila kedua
segmen tidak membentuk funicular untuk satu kondisi
beban, dan ini juga umum terjadi, sebutan “pelengkung”
tentunya agak keliru. Meskipun demikian, sebutan
“pelengkung” pada struktur tiga sendi ini masih secara
umum digunakan, baik untuk yang bentuknya funicular
maupun yang tidak.
Struktur pelengkung tiga sendi dikembangkan oleh
rekayasawan Prancis dan Jerman pada pertengahan abad ke-
19, khususnya untuk mengatasi kesulitan perhitungan pada
jenis pelengkung sebelumnya (pelengkung jepit). Adanya
sendi pada puncak dan fondasi struktur memungkinkan
adanya gaya internal maupun gaya vertikal dihitung secara
tepat sehingga bentuk funicular untuk setiap bagian dapat
dengan tepat ditentukan.

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


ANALISA DAN DESAIN PELENGKUNG Pelengkung Kaku Parabolik : Beban terdistributor merata
Pelengkung Bata Dengan adanya bahan baja dan beton bertulang. Kekakuan
Pelengkung bata mendasarkan kemampuan pikul bebannya elemen bahan tersebut memungkinkan adanya pelengkung
pada bentuk geometri yang lengkung, yang hanya dengan bentuk beraneka ragam dan dapat memikul beban
menyebabkan gaya tekan pada balok-balok yang berdekatan. tak terduga tanpa runtuh. Pelengkung kaku modern sering
Bata secara alami tidak mampu menahan tegangan tarik dibentuk berdasarkan respon terhadap kondisi pembebanan
yang menyebabkan retak mendadak dan ketidak stabilan dan memikul beban secara tekan. Karena itulah maka
pada seluruh struktur. Analisa perubahan bentuk tersebut pelengkung kaku sangat berbeda dengan kabel fleksibel.
digunakan oleh rekayasawan pada masa silam untuk Kabel fleksibel harus selalu berubah menurut perubahan
memahami perilaku pelengkung bata . beban, sementara pelengkung kaku akan tidak ada momen
untuk satu kondisi pembebanan, dan mampu memikul
kondisi lain sambil mengalami momen. Menganalisa
pelengkung parabolic untuk beban titik merupakan hal yang
sulit dan diluar ruang lingkup.
Pelengkung Furnicular : Beban terpusat
Dapat memikul semua beban secara aksial tekan dapat
ditentukan untuk kondisi pembebanan lain.untuk sederetan
beban terpusat,tinggi maksimum ditentukan ,dengan tinggi –
tinggi yang lain sehubung dengan beban – beban lainnya
dihitung berdasarkan efek rotasional pada potongan benda
bebas terhadap sembarang titik pada lengkung sama dengan
nol (karena tidak dapat momen)
Pelengkung

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


Pelengkung Tiga Sendi PEMILIHAN KONDISI UJUNG
Berupa struktur yang terdiri atas dua bagian kaku yang saling Pada desain struktur pelengkung kaku, penentuan
dihubungkan oleh sendi dan mempunyai tumpuan sendi. bagaimana kondisi pada ujung adalah hal yang cukup
Apabila kedua segmen tidak membentuk furnicular untuk penting. Ada tiga jenis utama pelengkung berdasarkan
satu kondisi beban,khusunya untuk mengatasi kesulitan kondisi ujungnya, pelengkung tiga sendi, pelengkung dua
perhitungan pada jenis pelengkung sebelumnya (pelengkung sendi dan pelengkung jepit.
jepit). Keuntungan tiga sendi : Apabila didesain sebagai bentuk yang furnicular untuk suatu
1. Adanya sendi pada puncak dan pondasi struktur jenis beban, perilaku ketiga jenis struktur kaku sama saja
memungkinkan adanya gaya internal maupun gaya terhadap beban tersebut. Perbedaan yang ada hanyalah
vertical dihitung secara tepat sehingga bentuk funicular pada kondisi ujung tumpuan yang dipakai, gaya internal yang
untuk setiap bagian dapat degan tepat ditentukan. timbul sama saja. Faktor-faktor yang penting meliputi efek
2. Pelengkung 3 sendi memungkinkan terjadinya rotasi penurunan tumpuan, efek perpanjangan atau perpendekan
relative antara elemen-elemen struktur sehingga elemen struktur akibat perubahan temperature, dan besar
mengurangi tegangan akibat ekspansi dan kontraksi relative devleksi akibat beban.
temperatur. Perilaku Lateral pada pelengkung bagaimana mengatasi
perilaku pelengkung pada arah lateral. Jelas bahwa pada
umumnya pelengkung yang terletak pada suatu bidang
vertical harus dicegah dari goyangan lateral. Ada dua
mekanisme yang umumnya dipakai untuk mencegah hal ini.
Salah satunya adalah menggunakan tumpuan jepit. Namun
ada kerugian tertentu pada penggunaan tumpuan jepit
untuk mencegah ketidakstabilan lateral juga memerlukan
fondasi pasif agar guling tidak terjadi. Cara lain memperoleh
kestabilan lateral adalah dengan menggunakan elemen
struktur lain yang dipasang secar tranversal terhadap
pelengkung tersebut. Sepasang pelengkung di tepi-tepi
struktur lengkap dapat distabilkan dengan menggunakan
elemen-elemen diagonal. Pelengkung interior dapat
distabilkan dengan cara menghubungkan dengan pelengkung
lainnya dengan menggunaka elemen struktur transversal.

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


Masalah kedua yang penting pada perilaku lateral
pelengkung ialah masalah teku lateral, karena gaya internal
yang timbul pada pelengkung biasanya tidak terlalu besar, Pelengkung jepit sangat dipengaruhi
oleh ekspansi dan kontraksi
desain pelengkung dengan menggunakan material bermutu temperatur, karena tidak ada
tinggi misalkan baja akan menghasilkan elemen yang relative mekanisme yang mengurangi
langsing, seperti pada rangka batang, salah satu pemecahan momen, maka momen yang timbul
relatif besar.
lainnya adalah dengan menggukan pengkaku yang diletakkan
pada jarak tertentu dengan penggunaan elemen-elemen
pengkaku lateral, struktur pelengkung yang digunakan dapat
yang langsung, perlu diperhatikan bahwa sistem yang
digunakan untuk menstabilkan pelengkung terhadap guling
secara lateral juga memberikakan pengkakuan lateral pada
pelengkung dan dapat mencegah terjadinya tekuk lateral.
Pelengkung jepit adalah yang paling
kaku sehingga defleksinya paling
Pelengkung tiga sendi
kecil.
memungkinkan terjadinya rotasi
relatif diantara elemen-elemen
struktur sehingga mengurangi
tegangan akibat ekspansi dan
konstraksi temperatur.

Pelengkung dua sendi lebih kaku dari


pada pelengkung tiga sendi, tetapi
tidak kurang kaku dibandingkan
dengan pelengkung jepit

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


STRUKTUR ARCH
DAN KOLOM
PENOPANG
YANG
DIGUNAKAN
SEBAGAI
STRUKTUR
BENTANG LEBAR

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV


STUDI PRESEDEN

Architects
Architects
Allen Jack & Cottier Architect
Mikkelsen Arkitekter
Location
Architects Location
Hawkesbury River Information Centre, 5
MJMA Odense, Denmark
Bridge Street, Brooklyn NSW 2083,
Location Collaborators
Australia
Kitchener, ON, Canada Populous, Buro Happold / Rambøll
Project architects
Project Year Area
John Gunnell, Jennifer Gehbauer
2016 7200.0 m2
Design Director
Photographs Project Year
Michael Heenan
Shai Gill 2014
Project Director
Manufacturers Photographs
John Whittingham
Roxul, Columbia Lockers, Hydrotech, Kalzip Soren Aagaard
Area
Manufacturers
690.0 sqm
HANS JØRGENSEN & SØN Entreprenører A/S,
Project Year
Junek Velodromes, Taiyo Europe
2010

Muhammad Hilmi KH (21-2015-120) Struktur dan Konstruksi IV