Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK 4

YULI ALFIATUN HASANAH


MEGA YANTI
RICKY BASTIAN
ARIF RAHMATULLAH
TOLAK AYNUR RASYID
JAMILATUS SAIDIYAH
ALAN DAURIZ ZAMAN
BAB 7
MEMBUAT KEPUTUSAN

A. PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan merupakan proses
pemilihan dari beberapa alternatif yang ada
untuk digunakan dalam memecahkan suatu
masalah.
Proses mengambil keputusan harus didasarkan
pada pemikiran dan pertimbangan yang
matang.
B. JENIS JENIS KEPUTUSAN

1. Keputusan untuk menyelesaikan masalah


(problem solving decision)
2. Keputusan berdasarkan intuisi (intuitive
decision)
Ciri ciri keputusan yang berdasarkan
intuisi adalah :

a. Ada tujuan yang bersifat imajinatif


intuitif karena ia mengambil
keputusan bersifat visioner.
b. Ada alasan personal dari orang
yang mengambil keputusan
tersebut.
c. Bersifat antisipatif dan proaktif.
d. Mengandung unsur strategic
decision.
3. Keputusan Kreatif (creative decision)

Apabila suatu masalah sering terjadi baik dalam


kehidupan sehari hari maupun kegiatan bisnis, perlu
diambil sebuah keputuam yang bersifat tuntas,
kreatif dan inovatif sehingga permasalahan tersebut
tidak terjadi lagi.

4. Keputusan untuk mengatasi konflik (conflict


decision)

keputusan ini diambil dengan tujuan agar konflik


yang timbul tidak berujung pada pertikaian dan
tidak menimbulkan dampak negatif bagi usaha.
5. Keputusan yang di ambil berdasarkan alasan yang strategis
(strategic decision)

6. tidak ada keputusan atau keputusan diam (silent decision)

Keputusan seperti ini diambil dilatarbelakangi


hal hal sebagai berikut :
a. Menunggu apa yang akan terjadi.
b. Melihat reaksinya.
c. Tidak mau mengikuti arus atau emosi yang
muncul.
d. Membiarkan itu terjadi.
C. LATAR BELAKANG SEBUAH KEPUTUSAN

Hal hal yang melatarbelakangi tersebut antara lain


sebagai berikut :
1. Keputusan diambil untuk memenuhi harapan
yang diinginkan.
2. Keputusan tersebut merupakan alternatif yang
lebih baik daripada tidak mengambil keputusan.
3. Sudah mengetahui apa yg mungkin akan terjadi
selanjutnya sehingga ia merasa bahwa keputusan
yg diambil tidak begitu berisiko bagi usaha
maupun atau dirinya.
4. Sudah direncanakan sebelumnya.
5. Untuk menumbuhkan semangat baru (motivasi)
D. PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Berikut tahap tahap pengambilan keputusan :


1. Mengetahui motif.
2. Mengetahui tujuan (visi dan misi).
3. Menganalisis untuk mencari penyebab masalah.
4. Menganalisis risiko yang ada.
5. Mencari alternatif pemecahan masalah yg bisa diambil.
6. Melakukan trial and research atau uji coba riset.
7. Mendapatkan feedback atau input dari riset dan uji coba.
8. Merumuskan masalah dan mengambil kesimpulan.
9. Mendapatkan keputusan akhir.
10. Mengomunikasikan keputusan
E. MENGOMUNIKASIKAN KEPUTUSAN

Pihak pihak yang perlu diberi informasi mengenai


hasil keputusan antara lain :
1. Pihak lawan atau yg terkait dg konflik,
2. Seluruh anggota tim atau karyawan dan anggota
organisasi yg berkaitan dg keputusan tersebut,
3. Pelanggan, bila keputusannya adalah keputusan
bisnis yg bersifat pemasaran (marketing),
4. Orang yg dianggap penting dan berhubungan dg
keputusan tersebut.
F. ANALISIS MASALAH MENGGUNAKAN ANALISIS
SWOT

Manfaat melakukan analisa adalah sebagai


berikut :
1. Dapat mengambil tindakan manajemen
yang tepat.
2. Untuk membuat rekomendasi.
3. Informasi yang diperoleh lebih akurat.
4. Mengurangi resiko akibat dilakukannya
keputusan yang berkali kali (double
decision)
5. Menjawab hal yang bersifat intuitif atau
keputusan yang bersifat emosional.
Analisis SWOT adalah analisis masalah terhadap
kegiatan, yang sama pentingnya dengan proses
pengambilan keputusan itu sendiri.

SWOT merupakan sebuah singkatan, yaitu :

• S : strengths, yaitu kekuatan , keuntungan


atau keunggulan dari informasi yang didapat
secara riset dan uji coba.
• W : weaknesses, yaitu kelemahan atau
kesulitan dari masalah tersebut.
• O : opportunities, yaitu peluang,
kesempatan, atau inspirasi dari hasil uji coba
dan trial yang telah dilakukan.
• T : threats, yaitu ancaman, kesulitan atau
hambatan yang akan terjadi dari hasil riset
Analisis SWOT merupakan sebuah alat analisis yang penting bagi
seorang wirausaha dalam memutuskan sebuah strategi.

Analisis ini digunakan untuk :

1. Memiliki sebuah industri baru,


2. Memutuskan meluncurkan produk baru,
3. Menganalisis posisi perusahaan pada peta
persaingan usaha dalam kurun waktu
tertentu,
4. Melihat sejauh mana kekuatan dan
kelemahan perusahaan,
5. Membuat keputusan ketika memecahkan
masalah yang akan terjadi berkaitan dengan
ancaman dan peluang yang muncul.
Dalam sebuah industri ada dua faktor penting yang
harus dipertimbangkan, yaitu :

1. Faktor internal perusahaan, yaitu :


a. Pemasok (supplier), dan
b. Konsumen (pasarnya).
2. Faktor eksternal perusahaan, yaitu :
a. Masuknya produk pesaing baru sebagai
ancaman bisnisnya,
b. Munculnya produk pengganti
(substitutive product) yang bisa
menggantikan produknya.
SEKIAN

THANKS YOU..
X TKJ.
Www.XtkjBisa_Uyeaahh123@yahoo.co.id