Anda di halaman 1dari 13

‫السالم عليكم ورحمة هللا وبر كاته‬

“PENGARUH PSIKOTROPIK A DAN


K E L A I N A N / P E N YA K I T P A D A S I S T E M
REGULASI MANUSIA“
KELOMPOK 9 :
 AKBAR HIDAYAT
 RAIHAN DIOVANY
 SOFIA HAFIFAH
PENGARUH PSIKOTROPIKA PADA
SISTEM REGULASI MANUSIA
Psikotropika merupakan suatu zat atau obat
baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika,
yang dapat berpengaruh pada pikiran dan sistem
saraf penggunanya.

Psikotropika dapat menurunkan kinerja otak


atau merangsang susunan saraf pusat sehingga
menimbulkan kelainan perilaku yang disertai
dengan timbulnya halusinasi, ilusi, gangguan cara
berpikir, dan menyebabkan ketergantungan.

Penggunaan psikotropika secara berlebihan


dapat menyebabkan gangguan kesehatan
penggunanya yang pada akhirnya dapat berujung
kepada kematian.
PSIKOTROPIK A DIGOLONGK AN MENJADI
4 KELOMPOK YAITU:
Psikotropika golongan I, adalah psikotropika dengan daya adiktif yang sangat
kuat, belum diketahui manfaatnya untuk pengobatan dan digunakan untuk
tujuan ilmu pengetahuan. Contoh : MDMA, LSD, STP, dan ekstasi

Psikotropika golongan II, adalah psikotropika dengan daya adiktif kuat serta
berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : Amfetamin,
metamfetamin, dan metakualon

Psikotropika golongan III, adalah psikotropika dengan daya adiksi sedang


serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : Lumibal,
buprenorsina, phenobarbital dan fleenitrazepam

Psikotropika golongan IV, adalah psikotropika yang memiliki daya adiktif ringan
serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : Nitrazepam (BK,
mogadon, dumolid ) dan diazepam
Ber dasar kan pengar uhnya terhadap sistem
s a r a f, o b a t p s i ko a k t i f d i k l a s i f i k a s i k a n
menjadi empat golongan sebagai berikut :

1. Depresan, merupakan obat penghambat fungsi neuron dalam


sistem saraf. Contohnya barbiturat (pil tidur), opiat, morfin,
metadon, kodein, opium, heroin, etanol, anastetik (eter, kloroform,
dan sejumlah hidrokarbon lain), serta obat-obatan penenang
seperti valium (diazepam).
2. Stimulan, bersifat menstimulasi sistem saraf simpatetik, misalnya
amfetamin, kasein, metamfetamin, dan deksedrin.
3. Halusinogen, dapat mengakibatkan timbulnya perasaan khayalan
(halusinasi) bagi si pemakai. Halusinogen meliputi LSD
menyebabkan paranoia yang mengarah pada perilaku agresif, STP
(mirip amfetamin), DMT, mesakolin (dari pohon kaktus peyote),
psilosobin (dari jenis jamur), dan PCP (fenseklidin) suatu obat bius
hewan.
4. Euforia, dapat menyebabkan perasaan nyaman atau gembira.
Contohnya mariyuana dan ganja ( menyebabkan orang mabuk dan
kacau).
BEBERAPA PENGARUH LAIN ADANYA OBAT-OBATAN DI
DALAM TUBUH MANUSIA TERHADAP SISTEM SARAF

Kurang percaya diri


Timbul rasa Takut jika tidak Gangguan memori
menggunakannya

Hilangnya kendali
Kerusakan pada alat Timbul keram perut
otot gerak dan
respirasi dan tubuh gemetar
denyut jantung lemah

Overdosis bisa
menyebabkan
kematian
CONTOH DARI PSIKOTROPIKA
Untuk menyembuhkan
para pecandu diperlukan Diperlukan Ditumbuhkann
Tekad si
terapi yang tepat dengan dukungan moral ya nilai agam
mengurangi mengonsumsi pemakai untuk
obat-obatan sedikit demi dari keluarga dan dalam diri si
lingkungan segera sembuh
sedikit di bawah
pengawasan dokter
pemakai

Cara untuk mengobati yang sudah


kecanduan
KELAINAN/PENYAKIT
PADA SISTEM
REGULASI MANUSIA
GANGGUAN PADA SISTEM SARAF,DAPAT TERJADI KARENA
BEBERAPA FAKTOR SEPERTI KECELAKAAN, INFEKSI
KUMAN, KEKURANGAN NUTRISI, DLL. DIANTARANYA :

 Sakit kepala , biasanya timbul karena sistem saraf yang


terlalu tegang.

 Amnesia , kondisi medis yang ditandai dengan


ketidakmampuan penderita untuk mengenali kejadian atau
mengingat apa yan terjadi dalam suatu periode tertentu pada
masa lampau akibat goncangan batin atau karena cedera
otak.

 Meningitis , gangguan saraf yang terjadi karena membran


pelindung otak mengalami peradangan akibat infeksi
virus,luka fisik,kanker,atau obat-obatan tertentu.
GANGGUAN PADA SISTEM ENDOKRIN
o SINDROM ADRENOGENITAL , KELAINAN PADA SISTEM ENDOKRIN
YANG TERJADI AKIBAT KEKURANGAN GLUKORKORTIKOID .

o SINDROM CUSHING , KUMPULAN GEJALA-GEJALA PENYAKIT


YANG TERJADI KARENA SEKRESI GLUKORKORTIKOID YANG
BERLEBIHAN .

o STRUMA(PENYAKIT GONDOK) , GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN


YANG DITANDAI DENGAN PEMBENGKAKAN TIROID SEHINGGAN
MENIMBULKAN BENJOL PADA BAGIAN LEHER DEPAN

o HIPOTIROIDEA ,PENYAKIT YANG DISEBABKAN KARENA


KEKURANGAN HORMON TIROID,YAITU KEKURANGAN YODIUM
PADA MAKANAN.
GANGGUAN PADA ALAT INDERA

Hipermetropi (rabun Anosmia Mati rasa (pada Kudis (scabies)


dekat) (kehilangan rasa bau) lidah)  Merupakan
kondisi medis dimana anosmia dapat  Mati rasa ada yang penyakit kulit yang
mata tidak dapat disebabkan oleh bersifat sementara, disebabkan oleh
melihat benda-benda adanya polip atau biasanya terjadi infeksi caplak atau
yang jaraknya dekat tumor pada rongga karena meminum tungau (sarcoptes
karena lensa mata
terlalu pipih sehingga hidung, reseptor atau memakan scabiei).
bayangan jatuh tepat di pembau rusak karena sesuatu yang terlalu
bayangan bintik infeksi virus, dan dingin atau terlalu
kuning.penderita rabun terjadi gangguan panas.
dekat dapat ditolong korteks otak karena
menggunakan lensa tumor atau benturan
cembung. kepala.
‫‪T E R I M A K A S I H ATA S‬‬
‫‪P E R H AT I A N N YA‬‬
‫واالسال م عليكم ورحمة هللا وبر كا ته‬