Anda di halaman 1dari 12

OLEH

KELOMPOK 2 :
•AFNI DEWI APRILIA
•DWI WAHYUNI
•ISKANDAR SYAH
•APRILIZA YANTI
•NI PUTU PUSPA AMERTI PUTRI
•LUH CAKRAWARTYA BELLA A.
•EVA KHARISMA APRILIA
•MARIANA
•MUHAMAD MUZAKIR IRFAN
•MUHAMMAD NUR HUSNULLAH
PENGERTIAN ANEMIA
Anemia adalah keadaan saat jumlah sel
darah merah atau jumlah hemoglobin dalam
sel darah merah berada di bawah normal.

Anemia Gizi adalah kekurangan kadar Hb


dalam darah yang disebabkan karena
kekurangan zat gizi yang diperlukan untuk
pembentukan Hb.
PENYEBAB PENYAKIT ANEMIA
o Kehilangan darah atau Perdarahan hebat
o Berkurangnya pembentukan sel darah merah
o Gangguan produksi sel darah merah
o Peningkatan destruksi eritrosit
o Kekurangan gizi
o Penyakit kronik
o Kelainan darah
o Ketidaksanggupan sum-sum tulang membentuk
sel-sel darah
TANDA-TANDA PENYAKIT ANEMIA
 Lesu, lemah , letih, lelah, lalai (5L)
 Sering mengeluh pusing dan mata berkunang-
kunang, dan konjungtiva pucat
 Gejala lebih lanjut adalah kelopak mata, bibir,
lidah, kulit dan telapak tangan menjadi pucat
 Nyeri tulang
MACAM-MACAM ANEMIA

 Secara patofisiologi anemia terdiri dari :


1. Penurunan produksi
2. Peningkatan penghancuran
 Secara umum anemia dikelompokan menjadi :
1. Anemia mikrositik hipokrom
a. Anemia defisiensi besi
Untuk membuat sel darah merah diperlukan
zat besi (Fe). Kebutuhan Fe sekitar 20 mg/hari,
dan hanya kira-kira 2 mg yang diserap. Jumlah
total Fe dalam tubuh berkisar 2-4 mg.

b. Anemia penyakit kronik


Penyakit ini banyak dihubungkan dengan
berbagai penyakit infeksi
2. Anemia makrositik
a. Anemia Pernisiosa
Anemia yang terjadi karena kekurangan
vitamin B12.
b. Anemia defisiensi asam folat
Anemia ini umumnya berhubungan
dengan malnutrisi.
3. Anemia karena perdarahan
a. Perdarahan akut
Timbul renjatan bila pengeluaran darah
cukup banyak, sedangkan penurunan kadar
Hb baru terjadi beberapa hari kemudian.
b. Perdarahan kronik
Pengeluaran darah biasanya sedikit –
sedikit sehingga tidak diketahui pasien.
4. Anemia hemolitik
Pada anemia hemolitik terjadi penurunan
usia sel darah merah ( normal 120 hari ), baik
sementara atau terus menerus.
5. Anemia aplastik
Terjadi karena ketidaksanggupan sumsum
tulang untuk membentuk sel-sel darah.
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN
PENYAKIT ANEMIA
 PENCEGAHAN
Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan
cara mengonsumsi makanan yang sehat,
variasi makanan, termasuk:
Besi
Folat
Vitamin B-12
Vitamin C
PENANGANAN
Penanganan anemia dapat dilakukan dengan
berbagai cara, yaitu:
Konseling untuk membantu memilih bahan
makanan dengan kadar besi yang cukup secara
rutin pada usia remaja.
Meningkatkan konsumsi besi
Suplementasi besi
Skrining anemia